Perpustakaan Indonesia Peringkat Kedua Terbanyak di Dunia

Pendidikan

Perpustakaan Indonesia Peringkat Kedua Terbanyak di Dunia

Sebanyak 164.610 perpustakaan ada di Indonesia. Berdasarkan data lembaga jejaring perpustakaan yang berbasis di Amerika Serikat atau Online Computer Library Center (OCLC), Indonesia menempati peringkat kedua terbanyak sedunia.

Melansir laman perpusnas.go.id (2/7/2019). Kepala Perpustakaan Nasional (Perpusnas) Muhammad Syarif Bando mengatakan, urutan pertama ditempati India dengan jumlah perpustakaan sebanyak 323.605 dan terbanyak ketiga ditempati Rusia dengan jumlah 113.440.

Perpustakaan Indonesia Peringkat Kedua Terbanyak di Dunia

Untuk diketahui, banyaknya perpustakaan yang tersebar di seluruh pulau di Indonesia melingkupi beberapa jenis perpustakaan, yaitu, perpustakaan umum yang terdiri atas 42.460 perpustakaan, perpustakaan perguruan tinggi sebanyak 6.552 perpustakaan, perpustakaan khusus 2.057 perusahaan dan perpustakaan sekolah sebanyak 113. 541.

[Baca Juga: Siswa Kembangan Selatan Manfaatkan Layanan Perpustakaan Keliling]

Tentunya prestasi ini membuat bangga berbagai pihak terutama Komisi X DPR RI yang mendukung usulan anggaran Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI sebesar Rp258 miliar. Anggaran tersebut akan diberikan melalui Pagu Indikatif Tahun Anggaran 2020. Sebesar Rp603 miliar sudah dianggarkan dan disampaikan dalam Rapar Dengar Pendapat (RDP).

Jumlah anggaran tersebut tak sebanding dengan banyaknya prestasi yang diraih Perpusnas, sebagaimana dilansir laman dpr.go.id (2/07/2019), Anggota Komisi X Mujib Rohmat prihatin dengan kecilnya anggaran Perpusnas. Padahal, Perpusnas selama tiga tahun berturut-turut sukses mendapatkan status opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.

[Baca Juga: Kunjungan Perpustakaan Umum DKI Sudah Hampir Mencapai Target]

“Soal anggaran yang kecil, kita prihatin dan mempertanyakan apakah ada faktor-faktor sebuah anggaran itu digunakan untuk hal lainnya. Padahal menurut catatan kami, Pemerintah pada tahun depan fokusnya lebih kepada pembangunan sumber daya manusia, salah satu upaya untuk memacu kualitas perkembangan manusia adalah melalui Perpusnas,” ujar Legislator Dapil I Jawa Tengah ini.

Menurutnya, Komisi X juga mengusulkan bahwa tambahan anggaran juga bisa didapat dengan cara memaksimalkan anggaran dari kementerian lain, Kemendes misalnya. “Anggaran percepatan desa setiap tahun mendapatkan anggaran dari Pemerintah Pusat sebesar Rp1 miliar. Kita berharap kebutuhan anggaran yang diajukan Perpusnas bisa secara tertulis diajukan, sehingga setiap desa ada alokasi dana untuk pengembangan perpustakaan yang berarti juga pengembangan minat baca masyarakat,” tambah Mujib.


Read More

Artikel Lainnya

Tak Sampai Rp2 Juta! Redmi 10A Resmi Hadir di Indonesi a.jpg

Hobi dan Hiburan

Tak Sampai Rp2 Juta! Redmi 10A Resmi Hadir di Indonesia

20 May 2022, 18:40

Xiaomi Indonesia secara resmi meluncurkan produk entry-level mereka yang terbaru dengan kehadiran Redmi 10A.

East Ventures Suntik Pendanaan Awal ke Startup Pendidikan MySkill.jpg

Bisnis

East Ventures Suntik Pendanaan Awal ke Startup Pendidikan MySkill

20 May 2022, 16:37

Startup yang berfokus meningkatkan skill para pencari kerja di Tanah Air, My Skill, disebut meraih pendanaan awal dari East Ventures.

Sampai 29 Mei 2022, Toys Kingdom Gandaria City Adakan Diskon Hingga 90 %.jpg

Bisnis

Sampai 29 Mei 2022, Toys Kingdom Gandaria City Diskon Hingga 90%

20 May 2022, 14:36

Bagi Anda yang berniat membelikan mainan untuk buah hati maka bisa memanfaatkan momen Crazy Sale di Toys Kingdom Mall Gandaria City.

CFD Akan Kembali Digelar di Wilayah Ibu Kot a.jpg

Berita Kawasan

CFD Akan Kembali Digelar di Wilayah Ibu Kota

20 May 2022, 11:34

Pemprov DKI Jakarta mengumumkan akan melakukan uji coba penerapan CFD alias Hari Bebas Kendaraan Bermotor di wilayahnya pada akhir pekan ini.


Comments


Please Login to leave a comment.