Tinjau Persiapan New Normal, Pemkot Bogor Pastikan Penerapan Protokol Kesehatan .jpg

Berita Kawasan

Persiapan New Normal, Pemkot Bogor Pastikan Protokol Kesehatan

Dengan semakin gencarnya wacara new normal atau kenormalan baru, maka Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor pun mulai mengizinkan rumah ibadah hingga beragam tempat usaha dan restoran untuk kembali terbuka untuk umum. Hal ini memang sudah masuk ke dalam agenda Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB di masa transisinya. Namun walau sudah diizinkan kembali beroperasi, pihak pengelola masih terus diwajibkan untuk memastikan menerapkan protokol kesehatan untuk cegah COVID-19.

Demi memastikan protokol kesehatan tersebut dijalankan, Pemkot Bogor pun pada akhir pekan lalu melakukan peninjauan terhadap hal ini. Dengan Wali Kota Bogor Bima Arya yang langsung meninjau ke lapangan untuk melihat proses berjalannya protokol kesehatan tersebut. Salah satu lokasi yang dikunjungi adalah Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh (GMAHK) yang berada di Jalan Pajajaran.

Tinjau Persiapan New Normal, Pemkot Bogor Pastikan Penerapan Protokol Kesehatan.jpg

“Prioritas utama di Kota Bogor ketika diaktivasi semua adalah tempat ibadah. Dengan catatan harus ada protokol kesehatan yang ketat. Kemarin, saya bersyukur dan bagaiga melihat bagaimana masjid-masjid itu protokol kesehatannya cukup ketat, rapi sekali, jaga jarak. Dan yang mendorong juga gereja-gereja untuk juga kembali menyelenggarakan aktivitas bersama,” ujar Bima Arya, sebagaimana dikutip dari kotabogor.go.id (6/6/2020).

Dalam peninjauan yang digelar pada Sabtu lalu itu, Wali Kota Bogor itu menyebut, GMAHK merupakan gereja pertama di wilayahnya yang kembali terbuka untuk publik. Dengan Bima Arya yang memastikan bahwa protokol kesehatan di sana sudah memang dijalankan dengan baik.

[Baca Juga: Masuk Masa New Normal, Sleman Persiapkan Sektor Pariwisata]

Hal serupa kembali dilakukan Bima Arya pada 7 Juni 2020. Dirinya kali ini melakukan pemantauan terhadap rumah makan di Kota Bogor untuk melihat apakah pengelola memang menjalankan protokol kesehatan demi cegah COVID-19 sesuai aturan. Walau banyak yang sudah patuh, Bima Arya masih menemukan rumah makan yang dipandang melanggar.

“Hasil tadi patroli bersama Satpol PP, masih ditemukan pelanggaran protokol kesehatan, terutama kapasitas jumlah pengunjung,” tegas orang nomor satu di Kota Bogor tersebut. Sekadar informasi, Pemkot Bogor mengeluarkan kebijakan untuk rumah makan serta toko non-pangan yang ingin beroperasi kembali di masa PSBB transisi harus melakukan pengecekan suhu tubuh kepada semua pelanggannya, membatasi jumlah pengunjung hingga 50 persen, dan wajib menyediakan tempat cuci tangan.

[Baca Juga: Jelang New Normal, PHRI Buat Panduan Pencegahan COVID-19]


Read More

Artikel Lainnya

Semarakan 2022 PMPL SEA Championship, realme Gelar Esports Week.jpg

Bisnis

Semarak 2022 PMPL SEA Championship, realme Gelar Esports Week

30 September 2022, 15:45

Untuk merayakan pertandingam 2022 PMPL SEA Championship, realme memutuskan menghadirkan promo lucky draw bertajuk realme Esports Week.

Peresmian Selma Ciledug, Konsumen Diberikan Edukasi Kesehatan Jantung - Copy.jpg

Bisnis

Peresmian Selma Ciledug, Konsumen Diberikan Edukasi Kesehatan Jantung

30 September 2022, 13:44

Pada momen pembukaan cabang Selma terbaru di daerah Ciledug, ritel mebel di bawah naungan Kawan Lama Group itu menggelar program edukasi kesehatan jantung.

Romokalisari Adventure Land Bawa Berkah untuk UMKM Setempat - Copy.jpg

Bisnis

Romokalisari Adventure Land Bawa Berkah untuk UMKM Setempat

30 September 2022, 11:42

Ternyata Romokalisari Adventure Land yang belum lama ini diresmikan disebut berhasil meningkatkan pemasukan para pelaku UMKM di sana.

Rayakan Peningkatan Okupansi Berkat tiket.com, RedDoorz Berikan Penghargaa n.jpg

Bisnis

Rayakan Peningkatan Okupansi Berkat tiket.com, RedDoorz Berikan Penghargaan

29 September 2022, 19:46

Usai berkolaborasi selama empat tahun terakhir, tiket.com baru-baru ini mendapatkan penghargaan dari RedDoorz yang memandang perusahaan OTA itu berhasil membantu peningkatan industri pariwisata di Tanah Air.


Comments


Please Login to leave a comment.