Personel Bandara Soetta Dibekali Gadget untuk Tingkatkan Layanan.jpg

Berita Kawasan

Personel Bandara Soetta Dibekali Gadget untuk Tingkatkan Layanan

Personil pelayanan dan operasional di Bandara Internasional Soekarno-Hatta mulai 18 Februari 2019 dibekali komputer tablet atau gadget. Angkasa Pura II (AP II) sebagai pengelola bandara tersebut menyebut program ini sebagai Digital Officer (with) Digital Device (DODD).

Trobosan ini dilakukan untuk melayani penumpang pesawat lebih baik dan cepat. Perangkat digital tersebut antara lain digunakan oleh personil Terminal Services (customer services), Aviation Security (Avsec), dan Safety, Risk & Quality Control.

Presiden Direktur AP II, Muhammad Awaluddin mengatakan, program DODD membuat permasalahan yang muncul tiba-tiba di lapangan dapat diselesaikan lebih cepat. “Dengan dilengkapi tablet, para personil di lapangan akan bekerja lebih cepat untuk menemukan solusi dalam menyelesaikan suatu isu,” kata Awaluddin seperti dilansir dari indoaviation.co.id (20/2/2019).

[Baca Juga: Wali Kota Tangerang Isyaratkan Bangun Proyek Mercusuar]

Melalui DODD, secara otomatis meningkatkan Millennial Airport Travel Experience (MATE) bagi penumpang pesawat di bandara, yang mana hal ini merupakan salah satu program utama korporasi.

“Sekitar 60% penumpang pesawat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta adalah generasi milenial. Oleh karena itu, kami juga harus menerapkan standar pelayanan yang tepat bagi milenial. Personil yang dilengkapi gadget kami yakini dapat menghadirkan Millennial Airport Travel Experience terhadap para penumpang pesawat,” jelas Awaluddin.

Gadget yang digunakan para personil ini dilengkapi dengan seluruh aplikasi pendukung kerja, yakni i-Perform, i-Mate App, Flight Management Module, dan aplikasi lainnya yang dibutuhkan untuk proses operasional.

Program DODD ini tidak hanya diterapkan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, namun di seluruh bandara yang dikelola AP II dengan total perangkat sebanyak 200 unit.

[Baca Juga: Joyflight jadi Daya Tarik di Angkasa Expo & Halim Open Day 2019]

Direktur Utama AP II Muhammad Awaluddin mengatakan, program DODD dapat menyelesaikan permasalahan yang muncul di lapangan dengan cepat. Lebih lanjut, penggunaan tablet di tingkat operasional dapat membuat bandara beroperasi lebih efektif dan efisien. “Dengan dilengkapi tablet, para personil di lapangan akan bekerja lebih cepat untuk menemukan solusi dalam menyelesaikan suatu isu,” ujarnya.

Di sisi lain, Digital Officer (with) Digital Device otomatis meningkatkan Millennial Airport Travel Experience (MATE) bagi penumpang pesawat di bandara yang merupakan salah satu program utama korporasi.

“Sekitar 60 persen penumpang pesawat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta adalah generasi milenial. Oleh karena itu, kami juga harus menerapkan standar pelayanan yang tepat bagi milenial. Personel yang dilengkapi gadget kami yakini dapat menghadirkan Millennial Airport Travel Experience terhadap para penumpang pesawat,” jelas Awaluddin.


Read More

Artikel Lainnya

Tiramisusu.jpg

Kuliner

Tiramisusu, Oleh-Oleh Viral Khas Bandung

16 April 2021, 18:01

Salah satu oleh-oleh khas Bandung yang saat ini tengah viral adalah Tiramisusu. Tiramisusu merupakan produk terbaru dari Chocomory besutan Cimory. Tak kalah lezat dengan Brownies Amanda dan Molen Kartika Sari

Terima Penghargaan dari Ganjar, Gibran Tegaskan Ini Berkat Wali Kota Sebelumnya .jpg

Berita Kawasan

Terima Penghargaan dari Ganjar, Gibran Tegaskan Ini Berkat Wali Kota Sebelumnya

16 April 2021, 16:07

Gibran menegaskan, penghargaan yang diraihnya dari Ganjar Pranowo ini merupakan hasil dari prestasi Wali Kota Solo sebelumnya.

danau-siombak.jpg

Hobi dan Hiburan

Menunggu Waktu Berbuka Sambil Menikmati Keindahan di Danau Siombak

16 April 2021, 15:32

Danau Siombak adalah danau buatan bekas penggalian tanah timbunan pada sekitar tahun 1980.

Ikut Salat Tarawih Berjamaah, Ini Pesan Ganjar Pranowo untuk Warga Jawa Teng ah.jpg

Berita Kawasan

Ikut Tarawih Berjamaah, Ini Pesan Ganjar Pranowo untuk Warga Jawa Tengah

16 April 2021, 15:06

Walau saat ini salat Tarawih sudah diperbolehkan, Ganjar Pranowo meminta agar warga Jawa tengah tetap memperhatikan protokol kesehatan tanpa aja kesusu.


Comments


Please Login to leave a comment.