Tak Lagi Social Distancing, Kini WHO Menyebutnya Physical Distancing

Berita Kawasan

Physical Distancing Perlu Libatkan Tokoh Masyarakat dan RT/RW

Jumlah pasien positif COVID-19 di Indonesia terus mengalami peningkatan. Hingga 30 Maret 2020, jumlah pasien positif COVID-19 sudah mencapai 1.414 orang. Sebanyak 122 orang dilaporkan meninggal dunia dan baru 75 orang dinyatakan sembuh.

Pelbagai upaya dicanangkan oleh pemerintah, termasuk physical distancing. Namun sayangnya, dalam pelaksanaannya belum semua masyarakat patuh dengan imbauan pemerintah tersebut.

Menurut Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo, kebijakan social dan physical distancing perlu melibatkan tokoh masyarakat mulai dari tingkat desa hingga RT/RW. Menurutnya, mereka bisa menerjemahkan kebijakan social dan physical distancing ke dalam bahasa yang mudah dipahami masyarakat, seperti bahasa daerah.

Kala Social Distancing, Ini Hal yang Harus Dilakukan

“Tentunya tentang apa itu ancaman virus ini, mulai dari bagaimana cara virus ini menular dan apa langkah-langkah yang kita lakukan agar masyarakat tidak dengan mudah terpapar,” ujar Doni , dilansir dari Setkab.go.id (31/3/2020).

Doni menjelaskan, masyarakat harus sadar betul bahwa 90 persen orang terinfeksi virus SARS-CoV-2 atau Virus Corona yang menyebabkan COVID-19 ini melalui tangan. Seseorang dapat terpapar manakala menyentuh benda atau fasilitas publik lalu memegang mata, hidung dan mulut tanpa cuci tangan.

[Baca Juga: Tips untuk Si Ekstrover Selama Physical Distancing]

Menurut Doni, hal tersebut menjadi faktor penyebab terbesar seseorang terinfeksi COVID-19. Maka dari itu, ia mengimbau agar masyarakat membiasakan diri mencuci tangan dengan sabun dan air yang mengalir.

“Oleh karenanya imbauan untuk selalu cuci tangan bukan hanya sekadar cuci tangan, tetapi juga tangan kita harus betul-betul bisa dikontrol,” sambung Doni.

Kelompok Rentan

Selain itu, masyarakat diminta untuk saling mengingatkan satu sama lain. Sebab, kemungkinan ada anggota keluarga yang memiliki riwayat pulang dari luar negeri lalu telah menyentuh droplet atau barang-barang yang sudah terpapar Virus Corona.

Masyarakat juga diharapkan dapat memberi perlindungan prioritas kepada anggota keluarganya yang paling rentan, yakni kelompok usia lanjut dengan cara tidak menyentuhnya dan pemisahan rumah. “Yang pertama adalah mereka yang berusia lanjut, hal ini harus menjadi prioritas. Karena sebagian besar yang terpapar bahkan mengakibatkan meninggal dunia adalah keluarga kita yang berusia lanjut,” katanya.

[Baca Juga: Tak Lagi Social Distancing, Kini WHO Menyebutnya Physical Distancing]

Doni menambahkan, perlakuan yang sama juga dilakukan kepada orang-orang yang memiliki riwayat penyakit asma, hepatitis, darah tinggi, ginjal, dan jantung. Masyarakat yang memiliki riwayat penyakit tersebut harus memiliki kesadaran bahwa mereka masuk dalam kelompok tang rentan tersebut. Termasuk mereka yang memiliki imunitas yang kurang.

“Oleh karenanya, sekali lagi, diharapkan seluruh masyarakat harus bersatu padu, harus kompak, harus bisa bergotong-royong, saling memberikan dukungannya kepada satu sama lainnya sehingga segala hal yang dapat mengurangi terjadinya masyarakat kita yang terpapar bisa kita optimalkan,” imbuhnya.


Read More

Artikel Lainnya

Karedok Jadi Metode Penguatan Literasi untuk Anak Sekolah di Jakarta Utar a.jpg

Pendidikan

Karedok Jadi Metode Penguatan Literasi untuk Anak Sekolah di Jakarta Utara

09 December 2022, 15:51

Pemkot Jakarta Utara memiliki program bernama Karedok yang pada dasarnya menggabungkan kegiatan edukatif seru untuk menguatkan literasi bagi anak-anak sekolah di wilayahnya.

Suasana Kemeriahan Natal 2022 Terlihat di Kota Sol o.jpg

Berita Kawasan

Suasana Kemeriahan Natal 2022 Terlihat di Kota Solo

09 December 2022, 13:49

Sejak awal Desember 2022, suasana perayaan Natal sudah bisa dilihat di Kota Solo dengan lampu-lampu yang menghiasi jalan bahkan dibentuk ala pohon Natal.

Mulai Dijual Hari Ini, Infinix Note 12 2023 Dibanderol dari Rp2,6 Jutaa n.jpg

Bisnis

Mulai Dijual Hari Ini, Infinix Note 12 2023 Dibanderol dari Rp2,6 Jutaan

09 December 2022, 11:46

Infinix Indonesia pada pekan ini secara resmi meluncurkan Note 12 2023 dan sudah bisa dibeli dalam momen first sale pada hari ini 9 Desember 2022.

Cianjur Berduka, Tim Fakultas Keperawatan Unpad Berikan Layanan untuk Korban Gem pa.jpg

Kesehatan

Cianjur Berduka, Tim Fakultas Keperawatan Unpad Berikan Layanan untuk Korban Gempa

08 December 2022, 15:41

Selama tiga hari, relawan dari Fakultas Keperawatan Unpad berada di lokasi posko korban gempa Cianjur untuk memberikan layanan kesehatan fisik dan mental bagi para korban.


Comments


Please Login to leave a comment.