Pilihan Jenis Karbohidrat Sehat Selain Nasi yang Wajib Anda Tahu

Kesehatan

Pilihan Jenis Karbohidrat Sehat Selain Nasi yang Wajib Anda Tahu

Orang Indonesia memang tidak bisa dipisahkan dari sumber pangan beras atau nasi yang sudah menjadi sumber makanan pokok. Namun, tahukah Anda? Dengan mengonsumsi nasi putih juga bisa menimbulkan berbagai masalah penyakit, terutama diabetes karena kandungan gulanya sangat tinggi. Nah, untuk mengurangi risiko terserang penyakit. Selain beras, Anda bisa mengonsumsi jenis karbohidrat pilihan lainnya, diambil dari berbagai sumber.

[Baca Juga: Ganti Asupan Nasi dengan Ubi Ungu]

Pilihan Jenis Karbohidrat Sehat Selain Nasi yang Wajib Anda Tahu Jelai

1) Jelai

Sumber karbohidrat selain beras yang terdengar asing di telinga yaitu Jelai dengan nama ilmiahnya disebut Hordeum vulgare. Jelai ini termasuk jenis serelia dan padi-padian. Tekstur jelai mirip dengan beras cokelat yang ketika diolah rasanya menyerupai nasi. Jelai sumber karbohidrat yang memiliki protein dan serat yang tinggi. Mengolah jelai sama seperti beras dan bisa diolah menjadi makanan yang enak untuk dikonsumsi.

Pilihan Jenis Karbohidrat Sehat Selain Nasi yang Wajib Anda Tahu Sorgum

2) Sorgum

Makanan pengganti nasi ini menjadi sumber pangan lokal wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT). Sorgum merupakan tanaman biji-bijian yang berasal dari jenis rumput-rumputan dan masih satu jenis dengan padi, jagung dan gandum. Biji sorgum dapat diolah menjadi tepung yang bisa digunakan sebagai campuran kue, hal ini tentu bisa mengurangi penggunaan tepung berat yang banyak dibutuhkan dalam membuat kue.

Sorgum memiliki kandungan serat yang cukup tinggi, yang dapat meningkatkan saluran pencernaan. Selain itu sorgum mengandung antioksidan yang efektif mengurangi bertumbuhnya jenis kanker.

Pilihan Jenis Karbohidrat Sehat Selain Nasi yang Wajib Anda Tahu Jewawut

3) Jewawut

Jewawut yang kaya kandungan nutrisi ini merupakan sejenis serealia dengan bijinya yang kecil sekitar 1 mm. Kandungan nutrisinya lebih baik dibandingkan dengan beras. Sumber pangan ini bukan jenis pangan baru, justru keberadaan jewawut sudah banyak dikonsumsi orang dulu sebelum beras banyak dikonsumsi masyarakat saat ini. Sumber pangan yang satu ini terkenal sebagai makanan pokok di beberapa provinsi di Indonesia, seperti Sulawesi Barat, Nusa Tenggara Timur, dan Jawa Tengah. Olahan Jewawut ini biasanya diolah warga Bengkulu menjadi bubur Sekoi yang ditemukan saat Ramadhan saja.

[Baca Juga: Diet Rendah Karbohidrat, Amankah?]

Jelai, Sorgum, dan Jewawut merupakan sebagian sumber karbohidrat selain beras yang memang asing terdengar. Selain itu, jagung, ubi, singkong, serta sagu juga bisa Anda konsumsi sebagai pengganti nasi yang mudah Anda dapatkan di pasar.


Read More

Artikel Lainnya

Karang Taruna Ratujaya Depok Adakan Festival BBM untuk Pembangunan Masjid

Berita Kawasan

Karang Taruna Ratujaya Depok Adakan Festival untuk Pembangunan Masjid

01 February 2023, 16:19

Festival BBM tersebut telah digelar oleh Katar RW 04 Ratujaya pada Sabtu, 28 Januari 2023 lalu.

Bogor Street Festival CGM 2023 Lebih Meriah, Jangan Sampai Ketinggalan

Berita Kawasan

Bogor Street Festival CGM 2023 Lebih Meriah, Jangan Sampai Ketinggalan!

01 February 2023, 13:56

Bogor Street Festival Cap Go Meh yang akan digelar pada 5 Februari mendatang, selain memberikan keberkahan dalam hal ekonomi, juga menjadi simbol kebersamaan dan persatuan.

Kenali PCOS, Pakar UNABPA Hingga Obesitas Bisa Jadi Pemicuny a.jpg

Kesehatan

Kenali PCOS, Pakar UNAIR: BPA Hingga Obesitas Bisa Jadi Pemicunya

31 January 2023, 16:40

Berdasarkan keterangan Pakar UNAIR, terdapat sejumlah pemicu kaum hawa terkena PCOS dengan di antaranya adalah paparan bahan kimia BPA sampai obesitas.

Walau Banyak Bisnis Penyewaan Buku Punah, Pitimoss Fun Library Mampu Tetap Eksis.jpg

Pendidikan

Walau Banyak Bisnis Penyewaan Buku Punah, Pitimoss Fun Library Mampu Tetap Eksis

31 January 2023, 12:38

Di tengah hantaman digitalisasi yang membuat akses membaca buku novel serta komik mudah, Pitimoss Fun Library tetap mampu bertahan hingga hampir 20 tahun terakhir.


Comments


Please Login to leave a comment.