PEJATEN_PENDIDIKAN_PILIHAN KELAS KREATIF DI KOMUNITAS SALIHARA_OCI_1100 px X 600 px-01.jpg

Pendidikan

Pilihan Kelas Kreatif di Komunitas Salihara

Satu cara untuk secara efektif meningkatkan kesehatan mental adalah dengan menjalankan hobi. Pekerja, mahasiswa, para professional, atau wirausaha, penting untuk memiliki hobi atau kegiatan di luar rutinitas agar hidup tidak menjemukan. Dalam hal ini, mengikuti kelas kreatif di Komunitas Salihara bisa menjadi pilihan Anda untuk mengembangkan hobi.

Mengutip laman www.salihara.org, Senin (8/10/2018), Kelas kreatif yang juga disebut lab di Salihara terdiri dari beberapa kelas. Ada Kelas Akting Salihara, Kelas Menulis dan Berpikir Kreatif, dan Lab Visual Dimensional Morphology. Dengan mengikuti lokakarya ini, Anda bisa menambah keterampilan akan hobi yang ditekuni. Jika tekun menjalani hobi, tidak menutup kemungkinan Anda bisa menambah penghasilan dengan keterampilan baru yang dimiliki. Hobi pun bisa berubah menjadi profesi.

Kelas Akting Salihara

Kelas ini ditujukan buat Anda yang tertarik dengan dunia teater atau film. Dalam Kelas Akting Salihara biasanya akan mempelajari "Sistem Stanislavski", sebuah metode seni peran yang disarikan dari catatan-catatan tokoh teater Rusia Konstantin Stanislavski (1863-1938). Sistem Stanislavski dikenal sebagai salah satu sumber penting dalam seni peran aliran realism. Jangan lupa, keterampilan berakting ini juga bisa berguna bagi siapa saja di panggung kehidupan sehari-hari.

[Baca Juga : Kelas Terbuka Belajar Biola di Taman Suropati Menteng]

Kelas Akting Salihara terbuka untuk umum tanpa menimbang latar pengalaman seni peran pesertanya. Program ini terbagi menjadi dua, Kelas 1 untuk peserta baru dan Kelas 2 untuk mereka yang pernah mengikuti Kelas 1 di tahun sebelumnya. Setelah mengikuti kelas sebanyak 22 pertemuan, para peserta terpilih akan terlibat dalam pembacaan drama atau pertunjukan teater di Teater Salihara.

Kelas Akting Salihara tiap tahunnya dikelola oleh seniman teater yang berbeda-beda. Pada 2018 ini oleh Rukman Rosadi. Ia adalah seorang aktor dan sutradara. Bersama Saturday Acting Club Yogyakarta ia menyutradari banyak lakon, antara lain, pertunjukan teater-tari kolaborasi dengan California Art Institute dan UCLA California, A Cup of Java (2009). Lalu, Holocaust Rising (2008-2011), The Queen and the Rebels (2012), The Art of Improvisation (2016) yang mendapat Hibah Seni Karya Inovatif Kelola, Hedda Gabler (2017) dan lain-lain.

Selain teater, ia juga membintangi film layar lebar seperti Negeri Tanpa Telinga (2014), Istirahatlah Kata-Kata (2016) dan Ziarah (2017). Selain itu, Rukman Rosadi juga merupakan pengajar bidang keaktoran di Jurusan Teater Fakultas Seni Pertunjukkan Institut Seni Indonesia Yogyakarta.

Laboratorium Visual Dimensional Morphology

Dimensional Morphology adalah suatu laboratorium visual yang khusus disusun secara modular dan sistematis untuk generasi modern. Kelas ini mendorong para praktisi kreatif untuk bereksperimen secara kolektif dengan berbagai elemen visual sebagai metode riset, analisa, serta memecahkan masalah dalam berbagai transformasi yang terjadi dalam keseharian kita.

Kelas kreatif visual ini dikelola olah Melissa Sunjaya, seniman yang telah menerima beberapa penghargaan atas pencapaiannya sebagai pendiri TULISAN, sebuah label yang mempersembahkan edisi karya seni ilustrasi. Melalui brand berbasis komunitas ini, ia mendirikan sebuah lokacipta yang memanifestasikan berbagai karya seni imajinatif dari Hindia Timur Baru (pandangannya tentang generasi baru dari Indonesia), berdasarkan seni tulis, gambar dan desain.

Melissa Sunjaya merupakan praktisi visual yang telah memiliki pengalaman selama 20 tahun dan banyak melakukan eksibisi seni. Ia memenangkan beberapa penghargaan seperti Entrepreneurial Winning Women pada tahun 2013 oleh Ernst and Young, Indonesia’s Inspiring Youth and Woman, dan untuk kategori Seni pada tahun 2012 oleh Indosat, Young Online Entreupreneur pada tahun 2011 oleh CIMB Niaga, dan 10 Best Young International Designers pada tahun 2001 oleh Salone Satellite.

Dalam kelas ini, materi yang diberikan yaitu Visual Elemen dan Prinsip-Prinsip Desain, Tipografi dan Sistem Grid, Ungkapan dengan Bahasa Visual, Hukum dan Etika dalam Desain, dan ditutup dengan Pameran Akhir.

Sasaran utama peserta kelas Dimensional Morphology adalah para peminat visual yang baru memulai dan ingin lebih mendalami desain visual. Untuk yang telah memiliki pengalaman, program studi ini akan sangat berguna karena akan banyak membahas dunia visual secara mendalam.

Kelas Menulis dan Berpikir Kreatif

Kelas ini dikelola oleh penulis kondang Ayu Utami. Kelas ini biasanya dibuka pada periode Juni hingga Agustus setiap tahunnya. Setiap kelas berisi 45 orang dan tulisan yang diselesaikan di akhir kursus akan diterbitkan.

Penulis berusia 48 tahun ini mengatakan kelas kreatif yang dibuka tiap akhir pekan selalu ramai peminat. Hari Sabtu ditujukan untuk kelas menulis tulisan pendek. Sedangkan Minggu diperuntukkan bagi mereka yang belajar menulis tulisan panjang. Kelas ini dibuka untuk umum, dengan berbagai tingkat kemampuan menulis dan latar belakang pendidikan atau profesi.

Kelas Sabtu merupakan Kelas Menulis Karya Pendek memberi dasar-dasar sikap kreatif. Peserta dibimbing untuk menggarap ide bahkan saat tak ada ilham. Beberapa jurus sederhana dan mendasar, seperti Empat Pola Pikir, Empat Model Makna, Cilukba akan diterapkan dalam tulisan pendek yang berbeda model setiap sesi: cerita mini, cerita pendek, puisi, presentasi dan teks informatif. Kursus ini cocok untuk pemula dan mereka yang ingin memberi struktur pada proses kreatif.

[Baca Juga : Kursus Robotik untuk Anak di Gading Serpong]

Kelas Minggu mengenai Kelas Menulis Karya Panjang melatih peserta mempersiapkan karya panjang (novel, buku). Peserta akan membuat struktur dan plot, mematangkan beberapa bagian, memilih bahasa yang tepat, melakukan riset, memberi bobot pada karya. Jurus-jurus yang diajarkan yaitu Lima Mekanisme Pikir, Kunci 3 T, Langkah 1-2-3. Kursus ini cocok untuk mereka yang ingin menjadi penulis, terutama yang sedang menyiapkan karya. Kelas mana yang menarik dan sesuai dengan hobi Anda? Silakan cari info lebih lanjut di situs web Salihara dan langsung mendaftar di sana.

Read More

Artikel Lainnya

Film Dignitate Hadirkan Kisah Cinta SMA oleh Artis-artis Ternama

Berita Kawasan

Film Dignitate Hadirkan Kisah Cinta SMA oleh Artis-artis Ternama

22 January 2020, 18:00

PT MD Pictures TBK merilis film pertama di tahun 2020 dengan judul Dignitate: Ketika Terlalu Gengsi Menyatakan Rasa

Ini Alasan FITmee Gunakan Shirataki untuk Produknya

Bisnis

Ini Alasan FITmee Gunakan Shirataki untuk Produknya

22 January 2020, 17:00

Ternyata selain sehat, ada alasan pemberdayaan petani lokal dalam penggunaan shirataki dalam produk FITmee.

Melalui Flash Sale, Ribuan realme 5i dan Buds Air Laku Terjual

Bisnis

Melalui Flash Sale, Ribuan realme 5i dan Buds Air Laku Terjual

22 January 2020, 16:00

Sejak pertama kali diperkenalkan ke publik Indonesia, produk realme 5i dan realme Buds Air ternyata langsung laku terjual.

2040 Indonesia akan Bebas Polusi Plastik

Berita Kawasan

Dapatkan Indonesia Capai Target 2040 Bebas Polusi Plastik?

22 January 2020, 15:00

Pemerintah berencana mewujudkan Indonesia terbebas dari polusi plastik tahun 2040 dengan lima langkah yang mengedepankan konsep ekonomi sirkuler.


Comments


Please Login to leave a comment.