PKK Jakarta Utara Olah Sampah Spanduk Kampanye Jadi Tas

Berita Kawasan

PKK Jakarta Utara Olah Sampah Spanduk Kampanye Jadi Tas

Berakhirnya pelaksanaan Pemilu 2019 hingga kini sebenarnya masih meninggalkan sisa sampah yang dulu sempat bermunculan di pohon, tiang, hingga papan di pinggiran jalan. Tentu saja yang dimaksud adalah sampah spanduk kampanye pemilihan presiden dan anggota legislatif. Melihat masih adanya keberadaan sampah tersebut, tim penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Jakarta Utara memutuskan untuk mengolahnya menjadi tas belanja.

PKK Jakarta Utara Olah Sampah Spanduk Kampanye Jadi Tas

“Inspirasinya datang ketika melihat banyak spanduk yang menumpuk dan sudah tidak terpakai lagi. Kalau dibiarkan saja akan menjadi sampah, akhirnya kita sepakat untuk mengolah sampah spanduk ini menjadi tas yang bisa dipakai belanja ke pasar,” ucap Ketua Tim Penggerak PKK Jakarta Utara Rosnawati Lologau di Tempat Kumpul Kreatif Jakarta Utara, sebagaimana dikutip dari utara.jakarta.go.id (11/7/2019).

[Baca Juga: Agar Larangan Kantong Plastik Tidak Jadi Bumerang]

Dalam kegiatan ini, tim Penggerak PKK Jakarta Utara juga mengajak sekitar 50 anggota PKK Pokja II yang berasal dari enam kecamatan untuk mengikut proses pelatihan pengolahan sampah spanduk. Menurut Rosnawati, pelatihan ini baik untuk peningkatan keahlian para anggota PKK dalam daur ulang sampah spanduk.

“Sampah spanduk yang sudah tidak terpakai itu kita olah menjadi sesuatu yang bisa digunakan kembali yaitu tas belanja. Jadi kalau mau ke pasar kita bisa bawa tas spanduk ini sehingga mengurangi penggunaan sampah plastik,” tutur Wakil Ketua II Ketua Tim Penggerak PKK Jakarta Utara Siti Nurlaila.

PKK Jakarta Utara Olah Sampah Spanduk Kampanye Jadi Tas

Pada hari pertama, puluhan anggota PKK Pokja II tersebut akan mengikuti pelatihan teori serta praktek untuk mengenai pembuatan pola tas belanja dengan bahan dasar spanduk, termasuk proses pembersihannya. Selanjutnya di hari kedua mereka akan mendapatkan bekal terkait proses produksinya hingga menjadi barang siap pakai.

[Baca Juga: 3 Furnitur Ini Bisa Dibuat dari Sampah]

Selain menjadi barang yang memiliki nilai ekonomi, pelatihan anggota PKK dari enam kecamatan di Jakarta Utara itu dipandang juga penting untuk kebersihan lingkungan dari sampah spanduk. “Mereka juga ikut berpartisipasi dalam upaya mengurangi sampah dengan cara mendaur ulang. Kami harap peserta bisa menularkan kemampuannya kepada masyarakat di lingkungannya masing-masing,” ujar Siti.

Para peserta pelatihan pengolahan sampah spanduk ini juga merasa senang karena mereka mendapatkan tambahan ilmu yang bisa menghasilkan pundi-pundi rupiah. Salah satu peserta bahkan menyatakan, pelatihan ini juga menjadi ajang silaturahmi di antara para anggota PKK dari kecamatan lain di Jakarta Utara.

Read More

Artikel Lainnya

Toyota Hadirkan Aplikasi mToyota Guna Tingkatkan Layanan Digital

Bisnis

Toyota Hadirkan Aplikasi mToyota Guna Tingkatkan Layanan Digital

09 December 2019, 18:00

Toyota berikan pelayanan digital kepada konsumen setia lewat Mobile Apps mToyoya

Film Kucumbu Tubuh Indahku Borong Piala Citra FFI 2019

Berita Kawasan

Film Kucumbu Tubuh Indahku Borong Piala Citra FFI 2019

09 December 2019, 17:00

Dari 12 nominasi yang didapat, film Kucumbu Tubuh Indahku karya Garin Nugroho sukses meraih delapan penghargaan di ajang FFI 2019.

Rayakan 10 Tahun Pernikahan, Musisi Endah N Rhesa Luncurkan Sebuah Biografi

Berita Kawasan

Rayakan 10 Tahun Pernikahan, Musisi Endah N Rhesa Luncurkan Biografi

09 December 2019, 16:00

buku ini akan mengangkat bagaimana peran sosok-sosok inspiratif yang ada di kehidupan Endah dan Rhesa selama berkarir di dunia musik.

LOKALisme By Ninja Xpress, Gandeng UKM untuk Tingkatkan Value Produk Lokal

Bisnis

LOKALisme By Ninja Xpress, Gandeng UKM untuk Tingkatkan Value ProdukLokal

09 December 2019, 15:00

Semangat yang digaungkan oleh LOKALisme ini disambut positif oleh brand dan kreator lokal berkualitas global yang berkolaborasi melalui Pop Up Market.


Comments


Please Login to leave a comment.