ads
KOMUNITAS UKM BERKEMBANG DI PLAZA CIBUBUR

Bisnis

Plaza Cibubur Dukung Perkembangan Komunitas UKM

Wilayah Cibibur terus berkembang menjadi sebuah kota yang lengkap dengan berbagai fasilitas dan infrastruktur di dalamnya. Sebut saja seperti perumahan, pusat perbelanjaan, pusat perdagangan mal, rumah sakit, dan area rekreasi. Belum lagi ke depannya akan ada sentuhan moda transportasi Light Rail Transit (LRT). Itu semua akan memberi dampak pada perkembangan area dan pertumbuhan ekonomi. Salah satunya perkembangan Usaha Kecil Menengah (UKM) yang bisa dilihat di Plaza Cibubur.

Bagi masyarakat di Kota Cibubur dan sekitarnya, Plaza Cibubur bukan sebuah tempat yang asing. Pusat perbelanjaan modern ini sejak tahun 2005 melakukan pengembangan dengan membuka Plaza Cibubur Extension (Plaza Cibubur 2), berupa penambahan bangunan empat lantai dengan luas terbangun 17.000 meter persegi. Plaza Cibubur 3 sudah dimulai pembangunannya sejak Januari 2012 lalu, dengan luas bangunan 9.000 meter persegi, dengan konstruksi bangunan disiapkan untuk ekspansi ke empat lantai.

Dalam perkembangannya, manajemen Plaza Cibubur menetapkan lokasi-lokasi pameran cassual leasing sebanyak 40 persen diperuntukan bagi untuk UKM. Nantinya di lantai 3 Plaza Cibubur akan ditempatkan gerai-gerai UKM berdampingan dengan handphone center, juga akan ada pusat jajanan rakyat yang ekslusif.

Pengembangan UKM

Plaza Cibubur menginginkan tenantt yang masuk di Plaza Cibubur selalu tumbuh dan berkembang. Agar selalu berkembang ia akan membantu para tenantt untuk meningkatkan kapasitas dan kemampuan bisnisnya, melakukan pendekatan untuk melakukan bimbingan bagi pelayanan dan kemajuan tenan, termasuk para UKM.

Perkembangan UKM tidak lepas dari komunitas. Di Cibubur ada beberapa komunitas UKM yang anggotanya saling membantu dengan berbagi pengetahuan dan informasi terkini seputar tren bisnis. Salah satu komunitas bernama Creatives Business Woman Indonesia (CBWI) pada akhir tahun lalu sukses menyelanggarakan Gebyar Akhir Tahun 2017 di Kampung China, Kota Wisata Cibubur.

[Baca Juga : Memupuk Jiwa Mandiri di Bumi Perkemahan Cibubur]

CBWI menyelenggarakan rangkaian acara seperti bazar, lomba, dan wahana permainan. Pada puncak acara di malam tahun baru ada lomba fashion show batik kasual, lomba mewarnai untuk anak TK dan SD dengan tema flora dan fauna, serta lomba menghias cupcake untuk umum.

Komunitas pengusaha wanita yang terletak di daerah Cibubur ini memang rutin menggelar event Bazar Garage Sale di daerah wisata Kampung China Cibubur. Barang barang yang di bazarkan terdiri dari barang yang bekas layak pakai dan ada juga yang barang yang baru.

Bazar ini rutin diadakan sebulan sekali oleh komunitas ini. Tidak hanya pakaian atau barang barang layak pakai, bazar ini juga membuka stand untuk makanan juga minuman hasil olahan para pengusaha UKM wanita. Bazar ini juga diramaikan dengan aneka macam lomba seperti lomba menggambar, lomba memasak,dan lainnya.

Komunitas yang dimotori Henny Eriaty sebagai ketua umum dan Aisyah Linggo sebagai Ketua ini sudah berdiri sejak tahun 2015. Bersama dengan Hj.Endang Syarwan Hamid mantan anggota DPRRI sebagai penasihat dari komunitas CBWI, komunitas ini terus mengembangkan visi misinya untuk memajukan pengusaha pengusaha wanita yang ada di kawasannya.

Belajar UKM Secara Virtual

Selain komunitas yang memberikan peluang usaha langsung seperti CBWI, ada pula komunitas daring yang membentuk Online Class UKM bernama WA Creative Thinking Class. Pendirinya Arief Budiman yang merupakan seorang trainer yang sering membuat seminar dengan UKM yang melihat peluang akan pengembangan kreativitas di ruang lingkup SME.

“WA Creative Thinking Class ini didirikan untuk pemecahan masalah yang biasa terjadi di wirausaha, apalagi SME ya, pasti banyak trouble, dan tentunya tidak instan untuk mengatasi masalah ini,” kata Arief pada Senin (16/7/2018). Dengan adanya grup WhatsApps (WA) ini, diharapkan para anggotanya terpacu untuk pengembangan pola pikir kreatif di antara pengusaha SME.

[Baca Juga : Tips Memulai Bisnis Oleh-oleh Kue Kering]

Anggota grup WA ini terdiri dari wirausahawan yang sudah mulai berbisnis 1-3 tahun dan menemukan banyak kesulitan, serta berniat ingin memajukan usahanya. Grup ini tidak ada sistem keanggotaan. “Untuk pertama kali ini yang bersifat basic, maka kami charge Rp99.000 per orang, untuk tiga hari selama dua jam setiap jam 20.00-22.00 WIB,” jelas Arief.

Peserta yang mengikuti kelas ini mendapatkan manfaat langsung ketika ingin mengatasi masalah wirausaha. “Kehadiran kami sekaligus untuk membuktikan pada wirausahawan: Setiap masalah yang dihadapi pasti akan selesai, yang penting tetap berkepala dingin, dan rajin mencari jalan keluar, tentunya dikombinasikan kreativitas ya,” tutur Arief.

Dirinya mengakui, tentunya bisnis daring atau apapun itu pasti hits, tapi cepat juga hilangnya. Namun, dia tetap bersemangat dan siap menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi. Ke depannya, mereka akan mengadakan Seminar Creative Thinking dan Pengaplikasiannya dalam Menyukseskan Bisnis. Kegiatan offline ini masih direncanakan di sela-sela kesibukan pekerjaan consulting yang harus ditangani.

Dengan dukungan komunitas, perkembangan UKM di kawasan Cibubur dan sekitarnya diharapkan dapat terus maju dan berkembang bersama. Menurut data Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) memberi kontribusi sangat besar terhadap ekonomi Indonesia dengan menyerap tenaga kerja lebih dari 114 juta orang di hampir 58 juta unit usaha. Tentunya sumber daya manusia yang terserap adalah warga sekitar UKM.

Dengan demikian, kontribusi UKM untuk meningkatkan warga setempat sangatlah besar. Tidak ada salahnya pengusaha besar memberikan kesempatan pada UKM seperti yang dilakukan Plaza Cibubur. Dan, sebagai warga masyarakat, membeli dan mengonsumsi produk lokal sudah cukup sebagai kontribusi kemajuan UKM setempat.

ads
ads
ads

Artikel Lainnya

Kampus PUPR Jadi Contoh Greenship Neighborhood.jpg

Properti dan Solusi

Kampus PUPR Jadi Contoh Greenship Neighborhood

T3 24 February 2019, 10:00 a.m.  |  2 Views

Kampus PUPR yang dikembangkan Kementerian PUPR sebagai percontohan Greenship Neighborhood.

Buruknya Infrastruktur Pendidikan di Bekasi.jpg

Pendidikan

Tahun 2019 Jadi Prioritas Infrastruktur Pendidikan di Bekasi

T3 24 February 2019, 09:00 a.m.  |  2 Views

Untuk meningkatkan kualitas pendidikan di setiap daerah, termasuk Jawa Barat pembanguan infrastruktur seharusnya jadi perhatian penting bagi pemerintah setempat.

Vaksin Rabies Gratis di Stan Dinas KPKP Jakarta.jpg

Berita Kawasan

Vaksin Rabies Gratis di Stan KPKP Jakarta Indonesia Pet Show 2019

T3 23 February 2019, 09:00 a.m.  |  5 Views

Dinas KPKP Jakarta memberikan layanan vaksi gratis untuk pengunjung yang membawa hewan peliharaan mereka ke JIPS 2019.

Kampung Batik Siap Tampil di Festival Budaya Musim Semi Belanda.jpg

Kecantikan dan Fashion

Kampung Batik Siap Tampil di Festival Budaya Musim Semi Belanda

T3 23 February 2019, 10:00 a.m.  |  4 Views

Belanda merupakan negara pertama yang akan diperkenalkan batik buatan warga di wilayah paling timur Kota Tangerang ini.


Comments

Please Login to leave a comment.

ads