PMI Gandeng LBM Eijkman Untuk Mengobati Pasien COVID-19

Kesehatan

PMI Gandeng LBM Eijkman untuk Pengambangan Obat COVID-19

Palang Merah Indonesia (PMI) terus berupaya untuk menekan jumlah kasus COVID-19 yang terus bertambah setiap harinya. Setelah rutin melakukan mitigasi dan pencegahan penyebaran virus dengan cara melakukan penyemprotan disinfektan di beberapa wilayah Indonesia, kini PMI pun menggandeng Lembaga Biologi Molekuler (LBM) Eijkman untuk mengembangkan obat yang rencananya akan digunakan sebagai terapi bagi para pasien COVID-19.

PMI Gandeng LBM Eijkman Untuk Mengobati Pasien COVID-19

Salah satu bahan yang akan digunakan sebagai obat bagi penderita COVID-19 itu diambil dari plasma darah seorang pasien COVID-19 yang sudah sembuh. Dalam kerjasama itu, kedua lembaga tersebut juga telah menandatangani memorandum of understanding (MoU) dalam rangka kerja sama penelitian penyakit infeksi dan non infeksi di Markas PMI.

[Baca Juga: PMI Jakarta Timur Disinfeksi GKPS Cijantung]

“Kami dari PMI akan berkoloborasi dengan lembaga Eijkman yang telah mengambil inisiatif untuk melakukan suatu engineering Plasma darah untuk pengobatan COVID-19. Di mana pasien COVID-19 yang telah sembuh darahnya akan diambil dan plasmanya akan digunakan untuk menerapi pasien-pasien COVID-19” ujar Sekretaris Jenderal PMI Sudirman Said dalam keterangan tertulis yang diterima PingPoint.co.id (16/4/2020).

Sementara itu, Kepala Lembaga Eijkman, Amin Subandrio menjelaskan bahwa pihaknya dalam membuat obat terapi untuk pasien COVID-19 adalah dengan cara mengambil Plasma Convalescent dari darah pasien COVID-19 yang telah dinyatakan 4 minggu sembuh. Diharapkan, anti bodi yang ada di dalam plasma darah pasien yang telah sembuh tersebut akan membantu memerangi virus yang ada dalam tubuh pasien COVID-19.

PMI Gandeng LBM Eijkman Untuk Mengobati Pasien COVID-19

"Plasma darah tersebut nantinya akan diberikan kepada pasien yang dalam kondisi berat dengan jumlah virus yang masih banyak, sementara anti bodinya belum bekerja dan menunggu vaksin masih lama," kata Amin.

[Baca Juga: Pemeriksaan Tes COVID-19 di LBM Eijkman Gratis, Apa Saja Syaratnya?]

Selain itu, yang menjadi alasan LBM Eijkman tertarik untuk menerima tawaran bekerjasama dengan PMI karena organisasi tersebut merupakan salah satu lembaga yang memiliki kemampuan dan wewenang untuk menarik darah dari pasien. Selain itu PMI juga telah memiliki fasilitas pemisahan plasma darah. PMI sendiri saat ini memiliki 15 fasilitas pengolahan plasma yang tersebar di 15 kota di Indonesia.

Untuk diketahui, penggunaan plasma darah dari pasien COVID-19 yang telah sembuh kepada pasien COVID-19 yang masih dalam perawatan juga sedang coba dilakukan di rumah sakit-rumah sakit di beberapa negara seperti di Amerika Serikat dan juga Perancis. Bahkan Iran telah mengklaim berhasil menyembuhkan ribuan dengan menggunakan plasma darah pasien yang sudah sembuh.


Read More

Artikel Lainnya

Melalui Buku Ini, Masyarakat Diajak Sajikan dan Lestarikan Kuliner Asli Betawi.jpg

Kuliner

Lestarikan Kuliner Asli Betawi Melalui Buku

03 October 2022, 14:30

Belum lama ini Yayasan Nusa Gastronomi Indonesia, istri Gubernur DKI Jakarta dan istri mantan Sekda DKI Jakarta berkolaborasi guna menghasilkan buku yang mengulas resep tradisional khas Betawi.

3 Startup Naungan East Ventures Ini Dukung Ekosistem Kopi Tanah Air.jpg

Bisnis

3 Startup Naungan East Ventures Ini Dukung Ekosistem Kopi Tanah Air

03 October 2022, 11:28

East Ventures setidaknya telah mendanai tiga perusahaan startup yang mendukung perkembangan ekosistem kopi di Tanah Air.

Semarakan 2022 PMPL SEA Championship, realme Gelar Esports Week.jpg

Bisnis

Semarak 2022 PMPL SEA Championship, realme Gelar Esports Week

30 September 2022, 15:45

Untuk merayakan pertandingam 2022 PMPL SEA Championship, realme memutuskan menghadirkan promo lucky draw bertajuk realme Esports Week.

Peresmian Selma Ciledug, Konsumen Diberikan Edukasi Kesehatan Jantung - Copy.jpg

Bisnis

Peresmian Selma Ciledug, Konsumen Diberikan Edukasi Kesehatan Jantung

30 September 2022, 13:44

Pada momen pembukaan cabang Selma terbaru di daerah Ciledug, ritel mebel di bawah naungan Kawan Lama Group itu menggelar program edukasi kesehatan jantung.


Comments


Please Login to leave a comment.