Polisi Ungkap Peredaran Daging Babi Bertuliskan Daging Sapi di Bandung

Berita Kawasan

Polisi Ungkap Peredaran Daging Babi Bertuliskan Daging Sapi di Bandung

Jelang Hari Raya Idul Fitri, sejumlah pasar di Kota Bandung dikejutkan dengan adanya penjualan daging bagi bertuliskan daging sapi. Hal itu tentunya meresahkan masyarakat yang ingin merayakan Lebaran. Pasalnya daging babi haram untuk dikonsumsi bagi para pemeluk agama Islam.

Mengetahui kabar tersebut, Satreskrim Polresta Bandung langsung melakukan penyelidikan. Berdasarkan laporan masyarakat, polisi akhirnya berhasil mengamankan dua orang warga Desa Kiangroke, Banjaran Kabupaten Bandung yang berperan sebagai pengepul daging babi.

[Baca Juga: Trik Menyimpan Daging Agar Lebih Tahan Lama]

Kedua pengepul yakni Paino (46) dan Tuyadi (55) diamankan beserta barang bukti 500 kg daging babi di kediamannya. Kedua pengepul tersebut menjual daging babi kepada masyarakat seolah-olah menjual daging sapi.

"Kita langsung amankan keduanya, beserta barang bukti 500 kilo daging babi," kata Kapolresta Bandung Kombes Pol Hendra Kurniawan.

Setelah berhasil mengamankan pengepul, Polisi pun kembali melakukan pengembangan terkait kasus daging “palsu” tersebut. Hasilnya, polisi kembali mengamankan dua orang pelaku lainnya, yakni Andri Sudrajat (39) dan Asep Rahmat (38) yang berperan sebagai pengecer daging babi.

Polisi Ungkap Peredaran Daging Babi Bertuliskan Daging Sapi di Bandung

Dari hasil pemeriksaan terhadap para pelaku, diketahui mereka mendapat pasokan daging babi dari Kota Solo, Jawa Tengah. Daging tersebut dibeli dengan harga Rp45.000 per kilogram lalu dijual kembali hingga Rp90.000 ke masyarakat.

"Pengepul menjual ke pengecer Rp60.000 per kilogram. Sementara pengecer menjualnya dengan harga Rp75.000 sampai Rp90.000 per kilogramnya ke masyarakat. Keempat pelaku sudah kurang lebih tujuh bulan menjual daging babi ini," terang Hendra.

Total barang bukti yang diamankan pihak kepolisian adalah 100 kilogram daging babi tambahan dari 500 kilogram hasil sitaan dari pelaku, dua freezer, satu timbangan, satu kilogram borax, satu mobil, satu motor, dan 12 besi pancing untuk menggantung daging.

[Baca Juga: Percepat Penanganan COVID-19, Kota Bandung Segera Resmikan Lab BSL-2]

Untuk wilayah penyebarannya, pelaku diduga telah menjual daging ‘palsu’ tersebut baik kepada masyarakat atau para penjual bakso. Mereka memasarkan produknya tersebut mulai dari Kecamatan Banjaran, Baleendah dan Majalaya.

Adapun keempat pelaku akan dikenakan pasal 91A Jo pasal 58 ayat 6 UU RI nomor 41 tahun 2014, tentang peternakan dan kesehatan hewan, lalu pasal 62 ayat 1 Jo pasal 8 ayat 1 UU RI nomor 8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen dengan ancaman pidana 5 tahun penjara.


Read More

Artikel Lainnya

Jakarta Concert Week 2023 Siap Digelar di GJAW.jpg

Hobi dan Hiburan

Jakarta Concert Week 2023 Siap Digelar di GJAW

07 February 2023, 14:00

Gaikindo Jakarta Auto Week 2023 nantinya tak hanya berisikan pameran otomotif tapi juga siap didampingi acara konser seru bertajuk Jakarta Concert Week 2023.

Sukses Raih Penghargaan Acer Smart School Awards 2022, Ini 12 Pemenangnya.jpg

Pendidikan

Sukses Raih Penghargaan Acer Smart School Awards 2022, Ini 12 Pemenangnya

07 February 2023, 11:00

Melalui Acer Smart School Awards 2022, Acer beri penghargaan kepada belasan sekolah dan para guru kreatif yang dipandang mendorong transformasi pendidikan Indonesia.

Ini Komunitas Unpad Peduli Anabul Penghuni Area Kampus.jpg

Pendidikan

Ini Komunitas Unpad Peduli Anabul Penghuni Area Kampus

06 February 2023, 14:53

Bergabung dalam UnpadSF, sejumlah mahasiswa Universitas Padjadjaran mengisi sela-sela waktunya untuk membantu serta melindungi anabul yang tinggal di sekitaran kampus Unpad.

CFD Kota Medan Bawa Berkah Bagi Pengusaha UMKM.jpg

Bisnis

CFD Kota Medan Bawa Berkah Bagi Pengusaha UMKM

06 February 2023, 12:51

Selain untuk berolahraga, CFD Kota Medan juga menjadi momen berkumpul bersama keluarga serta teman dan ini menjadi berkah tersendiri bagi pelaku usaha UMKM Kota Melayu Deli.


Comments


Please Login to leave a comment.