Pono.id, Aplikasi Jasa Titip Online Pedagang Tradisional di Solo

Bisnis

Pono.id, Aplikasi Jasa Titip Online Pedagang Tradisional di Solo

Pandemi COVID-19 berimbas pada berkurangnya aktivitas transaksi di pasar tradisional. Apalagi sejak diberlakukannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Tak sedikit masyarakat yang beralih ke metode berbelanja secara daring atau online.

Meski demikian, kini telah hadir layanan berbelanja online pun telah hadir di pasar tradisional Solo. Warga Kota Solo dapat menggunakan jasa titip online berbelanja di pasar tradisional melalui platform digital Pono.id. Platform ini dibuat bukan oleh perusahaan digital, yaitu PT Jitu Boga Persada. Tujuan adanya layanan ini yaitu untuk membantu para pedagang di pasar tradisional yang ada di Solo agar tetap berjualan di tengah pandemi COVID-19.

Pono.id, Aplikasi Jasa Titip Online Pedagang Tradisional di Solo

"Kami melihat saat pandemi ini masyarakat tetap memerlukan kebutuhan sehari-hari. Meski demikian, masyarakat tetap harus memutus mata rantai COVID-19 sehingga kami luncurkan Pono ini," kata Direksi Pono Jimmy Soegiharto sebagaimana dilansir dari antaranews.com (13/5/2020).

Lebih lanjut, Jimmy menjelaskan bahwa konsep bisnis Pono.id yakni jasa titipan belanja secara online di pasar tradisional. Konsumen bisa memesan barang yang dijual di pasar tradisional dan akan dikirim oleh ojek online ojol.

"Yang pasti Pono ini akan membantu masyarakat. Sebetulnya ini sudah berjalan dua tahun tetapi masih di kalangan sendiri. Dari promosi yang kami lakukan, banyak yang memanfaatkannya untuk belanja," katanya.

Dukungan Pemkot

Sampai saat ini, sudah ada empat pasar tradisional di Kota Solo yang bergabung menjadi mitra Pono.id. Dia berharap ke depannya agar seluruh pasar tradisional bergabung menjadi mitra. "Dengan kerja sama dengan Pemkot Surakarta harapannya seluruh pasar tradisional bisa masuk. Akses kami ke para pedagang bisa lebih dimudahkan," katanya.

Pihaknya pun turut mengapresiasi dukungan dari Pemerintah Kota Surakarta terhadap Pono.id. Asisten Pengembang Ekonomi Kota Surakarta Agus Sutrisno mengatakan meski pandemi COVID-19 melanda, tak berarti kebutuhan masyarakat menjadi terhenti.

[Baca Juga: Pedagang Pasar Tradisional di Solo Buka Layanan Pesan Antar]

"Memang adanya pandemi ini dampaknya luar biasa, kita harus bisa jaga jarak, tinggal di rumah. Meski demikian, di sisi lain teknologi hadir membantu masyarakat memenuhi kebutuhannya termasuk platform IT Pono," katanya.

Menurutnya, layanan ini membuat transaksi pasar tradisional tetap ramai. Meskipun konsumen tidak berkunjung langsung ke pasar.

"Pasar tradisional tidak hilang kumandangnya. Tetap ramai meski tanpa kehadiran pembeli karena hadirnya teknologi. Dengan begitu pasar tradisional tidak kalah dengan industri saat ini yang mengikuti revolusi industri 4.0," katanya.


Read More

Artikel Lainnya

Wayang Jogja Night Carnival 2022 Siap Digelar Akhir Pekan Ini!.jpg

Berita Kawasan

Wayang Jogja Night Carnival 2022 Siap Digelar Akhir Pekan Ini!

04 October 2022, 17:54

Pekan ini warga Kota Gudeg akan dihibur dengan acara Wayang Jogja Night Carnival 2022 sebagai acara puncak HUT Kota Yogyakarta ke-266.

East Ventures Pimpin Pendanaan Startup Penyewaan Kebutuhan Rumah dan Kanto r.jpg

Properti dan Solusi

East Ventures Pimpin Pendanaan Startup Penyewaan Kebutuhan Rumah dan Kantor

04 October 2022, 15:58

Perusahaan startup product-as-a-service Bioma baru-baru ini disebut meraih suntikan pendanaan pre-seed yang dipimpon oleh East Ventures serta Init-6.

Unik! Brand Ini Hadirkan Produk Sepatu dari Ceker Ayam.jpg

Kecantikan dan Fashion

Unik! Brand Ini Hadirkan Produk Sepatu dari Ceker Ayam

03 October 2022, 17:32

Alih-alih menggunakan kulit sapi, kambing, atau reptil, salah satu brand di Kota Bandung menggunakan ceker ayam sebagai bahan baku produk sepatunya.

Melalui Buku Ini, Masyarakat Diajak Sajikan dan Lestarikan Kuliner Asli Betawi.jpg

Kuliner

Lestarikan Kuliner Asli Betawi Melalui Buku

03 October 2022, 14:30

Belum lama ini Yayasan Nusa Gastronomi Indonesia, istri Gubernur DKI Jakarta dan istri mantan Sekda DKI Jakarta berkolaborasi guna menghasilkan buku yang mengulas resep tradisional khas Betawi.


Comments


Please Login to leave a comment.