ads
POSYANDU DI PERUMAHAN DI CIBUBUR MULAI DIMINATI WARGA

Kesehatan

Posyandu di Kelurahan Cibubur Mulai Diminati Warga

Ibu rumah tangga perumahan di Cibubur mulai kembali mengaktifkan layanan Posyandu atau pos pelayanan terpadu. Misalnya ibu-ibu di Kelurahan Cibubur, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur. Mereka semakin rajin membawa anaknya ke pusat kesehatan Posyandu setempat untuk memeriksakan kesehatan bayi mereka dalam rangka menjaga kesehatan generasi muda yang akan datang.

Seperti dikutip dari rmoljakarta.com, ibu rumah tangga di RT. 02 RW. 04, Kelurahan Cibubur mendatangi Posyandu. Mereka antre membawa anak bayi mereka ke Posyandu Permata Bunda 3 untuk ditimbang, diukur tinggi dan beratnya, diperiksa kesehatannya, serta diberi makanan bergizi oleh petugas kesehatannya. Posyandu ini secara rutin menggelar pemeriksaan anak-anak untuk mengetahui perkembangan mereka.

Bukan hanya di wilayah Cibubur yang masuk Pemkot Jakarta Timur, Dinas Perlindungan Anak Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga (DPAPMK) Pemerintah Kota (Pemkot) Depok juga terus meningkatkan layanan Posyandu.

Posyandu Ramah Anak

DPAPMK Pemkot Depok seperti dikutip dari www.republika.co.id (13/8/2018) membentuk Posyandu Ramah Anak. Untuk mewujudkan hal tersebut, DPAPMK Pemkot Depok bekerja sama dengan Kantor Kecamatan memberikan pelatihan kepada kader Posyandu untuk memberikan pemahaman dan pengetahun kepada para kader terkait Posyandu Ramah Anak.

Pemkot Depok menargetkan akan membentuk Posyandu Ramah Anak di 11 kecamatan yang ada di Kota Depok pada 2018. Posyandu Ramah Anak ini menurutnya merupakan inovasi baru, karena selama ini yang baru terbentuk itu hanya Rukun Warga (RW) Ramah Anak.

Demi mewujudkan pembentukan Posyandu Ramah Anak di setiap kecamatan, Pemkot akan terus berupaya dengan secara rutin melakukan sosialisasi. Selain itu, pelatihan juga akan terus diberikan ke para kader. Posyandu Ramah Anak ini bukan untuk membentuk Posyandu baru tetapi yang sudah ada akan dimaksimalkan fungsinya

[Baca Juga : Warga Kalibata City Apartment Aktifkan Kembali Posyandu]

Tidak Dipandang Sebelah Mata

Posyandu memiliki peran yang strategis dalam upaya pencegahan penyakit dan perbaikan gizi masyarakat. Sayangnya, Posyandu masih dipandang sebelah mata. Padahal pos kesehatan ini menyediakan layanan imunisasi gratis yang sudah standar sesuai Kementrian Kesehatan.

Selain itu, para kader Posyandu dan bidan yang bertugas juga umumnya memiliki pengetahuan yang baik. Bukan hanya urusan ibu-anak, mereka juga memberikan informasi tentang kontrasepsi atau pencegahan demam berdarah.

Secara kuantitas jumlah Posyandu memang membanggakan. Jumlahnya mencapai 270.000. sayangnya, hampir setengahnya tidak aktif. Kalau pun aktif kualitasnya masih banyak yang perlu ditingkatkan. Bersadarkan berita di Kompas.com, revitalisasi atau penguatan kembali Posyandu sebenarnya sudah mulai digiatkan sejak tahun 1999 tetapi sampai sekarang belum terlihat bukti keberhasilannya.

Padahal, di desa atau lingkungan warga, Posyandu bisa menjadi garda terdepan dalam pelayanan kesehatan. Apalagi Posyandu seharusnya bisa melayani 22 juta penduduk Indonesia yang masuk kelompok anak-anak. Selain anak-anak, Posyandu sebenarnya bisa memberikan pelayanan kepada orang lanjut usia (lansia) yang jumlahnya semakin tahun terus meningkat seiring peningkatan usia harapan hidup.

[Baca Juga : Prolanis Jadi Program Unggulan di Klinik BPJS Kesehatan]

Tantangan yang dihadapi Posyandu di zaman modern ini tentu tidak ringan. Salah satunya adalah mencari kader yang berkualitas. Meski bersifat sukarela, para kader seharusnya mendapatkan apresiasi yang layak dari masyarakat. Para kader Posyandu membutuhkan dukungan dari tokoh masyarakat atau pemuka agama untuk mempromosikan Posyandu.

Upaya lain untuk meningkatkan minat masyarakat ke Posyandu adalah membuat program Posyandu Plus. Bentuknya bisa melakukan pemberian makanan tambahan, melakukan ceramah gizi dan kesehatan, atau mengadakan Pendidikan Anak Usia Dini. Hal-hal tersebut sudah dilakukan warga di perumahan di Cibubur. Hasilnya, pertisipasi warga pun terus meningkat di Posyandu.

ads
ads
ads

Artikel Lainnya

Perhatikan Hal ini Ketika Membuat Taman di Rumah.jpg

Properti dan Solusi

Perhatikan Hal ini Ketika Membuat Taman di Rumah

20 February 2019, 4 a.m.  |  4 Views

Banyak manfaat miliki taman di halaman rumah. Taman memberikan sirkulasi udara yang baik. Memandanginya juga baik untuk mata lelah.

Eka Kurniawan Jaga Kesehatan dengan Bersepeda.jpg

Kesehatan

Eka Kurniawan Jaga Kesehatan dengan Bersepeda

20 February 2019, 5 a.m.  |  7 Views

Mengetik berjam-jam di depan layar komputer dapat mengganggu kesehatan. Sastrawan Eka Kurniawan mengatasinya dengan rajin bersepeda.

Ngopi Instagramable di Serpong 1.jpg

Kuliner

4 Tempat Ngopi Instagramable di Serpong

20 February 2019, 3 a.m.  |  4 Views

Secangkir kopi panas jadi kenikmatan hakiki yang tak terbantahkan. Tak ayal, tempat ngopi juga hadir dengan interior instagramable.

Taman Bacaan Inovator.jpg

Pendidikan

Taman Baca Inovator Lahir Atas Nama Literasi

19 February 2019, 4 a.m.  |  48 Views

Gerakan taman bacaan mungkin sudah banyak ditemukan. Namun, Yayasan Taman Baca Inovator punya sentuhan berbeda.


Comments

Please Login to leave a comment.

ads