ads
POTENSI BISNIS TEMPAT NONGKRONG DI TEBET

Bisnis

Potensi Bisnis Tempat Nongkrong di Tebet

Kawasan Tebet merupakan pusat bisnis kreatif dengan deretan distro (distribution outlet) seperti kafe, restoran, salon, dan spa. Banyaknya sekolah favorit menjadikannya ideal sebagai tempat nongkrong di Tebet. Siswa SMPN 115, SMAN 26 dan SMAN 8 (Bukit Duri), menjadikan wilayah Tebet sebagai tempat nongkrong yang ramai.

Awalnya mereka biasa nongkrong di beberapa titik seperti Warung Kopi Wafa’99 atau Warkop Gembel. Wafa’99 berdiri menempel dengan tembok SMP 115 Negeri (Smabel). Sementara Warkop Gembel terletak di kawasan Tebet Barat menuju PSPT. Wafa’99 milik Haji Mansyur yang terkenal di kalangan anak-anak muda. Warung itu beroperasi sejak 1982 dan mulai 2001 buka 24 jam. Hingga kini warung tersebut masih bertahan, ramai, dan tetap berada di kaki lima. Harga makannya murah meriah, rata-rata Rp7.000.

Bukan hanya di warung kopi, pada awal millenium para ABG Tebet ini nongkrong di warnet (warung internet) yang kala itu baru mulai menjamur di kawasan Tebet untuk main game semacam CounterStrike, ataupun mereka yang masih baru mengenal sosial media semacam MIRC, Friendster, ataupun LiveConnector.

Memasuki 2003 hingga 2005, tren fashion yang sedang meledak kala itu pun memancing permintaan para kawula muda akan tuntutan berdandan yang keren. Hal itulah yang pada akhirnya membuat beberapa Distro mulai bermunculan di sekitar Jalan Tebet Utara Dalam, di samping SMPN 115 (Smabel) yang menuju Jalan Tebet Raya.

[Baca Juga : Berburu Kuliner dengan Harga Terjangkau di Pasar Tebet]

Bloop dan Endorse merupakan dua dari beberapa pionir awal yang mengawali gebrakan Distro di wilayah Tebet. Perkembangan pun terjadi bak jamur di musim hujan. Dengan makin intensnya wilayah Tebet dari kunjungan berbagai anak muda wilayah Jakarta lainnya, membuat beberapa masyarakat di daerah ini pun mencoba membuka peruntungannya, dengan merelakan rumah-rumah mentereng mereka sebagai tempat membuka usaha.

Anak-anak muda pun kini merubung tempat seperti kafe, distro, studio dan tempat les musik, restoran, toko waralaba, bilyard, factory outlet, barber shop, hingga vape store. Beragamnya tempat nongkrong itu merupakan surga para wirausahawan yang kemudian berlomba membuka lapak usahanya demi melihat peluang pasar dan profit dari budaya nongkrong yang tercipta di sekitar kawasan Tebet.

Makin Beragam

Hal itu pun beriringan dengan makin melebarnya cakupan pengunjung yang ingin sekadar mencari tempat nongkrong di Tebet. Kalau sebelumnya anak-anak sekolahan terlihat mendominasi beberapa titik tongkrongan, kini berbagai golongan masyarakat Jakarta bisa ditemukan di sana. Begitupun halnya dengan tempat makan, kafe atau bahkan restoran.

Di kawasan Tebet, lidah dari bangsa manapun yang kalian miliki sepertinya bisa dimanjakan semuanya, dengan jejeran tempat makan yang sangat bervarian. Sebut saja warung sushi, restoran Itali, kebab, restoran burger dan barbeque, hingga warung sunda pun dapat dijumpai di wilayah Tebet. Dengan semua itu, Tebet jelas mampu menjadi magnet bagi siapapun warga Jakarta yang ingin mencari kegembiraan bersama kolega atau sekadar mentraktir keluarganya di tempat-tempat makan yang ada di sana.

[Baca Juga : Pilihan Tempat Nongkrong Asyik di Bintaro]

Perubahan melaju kencang di Jalan Tebet Utara Dalam, Tebet, Jakarta Selatan beberapa tahun terakhir. Seiring membaiknya kondisi ekonomi negeri ini, kawasan permukiman itu berubah wajah jadi tempat nongkrong yang selalu ramai. Harga pasaran tanah di kawasan itu pun ikut melejit empat kali lipat dari Rp2,5 juta per meter tahun 2005 menjadi hampir Rp10 juta sekarang ini.

Puncak keramaian terjadi pada akhir pekan. Para pengunjung umumnya remaja dan anak muda, sebagian masih dengan seragam sekolah. Mereka datang berombongan dengan menggunakan mobil pribadi. Bila ingin mengunjungi salah satu tempat nongkrong di Tebet, bersiaplah berjibaku dengan kemacetan.

ads
ads
ads

Artikel Lainnya

Perhatikan Hal ini Ketika Membuat Taman di Rumah.jpg

Properti dan Solusi

Perhatikan Hal ini Ketika Membuat Taman di Rumah

20 February 2019, 4 a.m.  |  4 Views

Banyak manfaat miliki taman di halaman rumah. Taman memberikan sirkulasi udara yang baik. Memandanginya juga baik untuk mata lelah.

Eka Kurniawan Jaga Kesehatan dengan Bersepeda.jpg

Kesehatan

Eka Kurniawan Jaga Kesehatan dengan Bersepeda

20 February 2019, 5 a.m.  |  6 Views

Mengetik berjam-jam di depan layar komputer dapat mengganggu kesehatan. Sastrawan Eka Kurniawan mengatasinya dengan rajin bersepeda.

Ngopi Instagramable di Serpong 1.jpg

Kuliner

4 Tempat Ngopi Instagramable di Serpong

20 February 2019, 3 a.m.  |  4 Views

Secangkir kopi panas jadi kenikmatan hakiki yang tak terbantahkan. Tak ayal, tempat ngopi juga hadir dengan interior instagramable.

Taman Bacaan Inovator.jpg

Pendidikan

Taman Baca Inovator Lahir Atas Nama Literasi

19 February 2019, 4 a.m.  |  48 Views

Gerakan taman bacaan mungkin sudah banyak ditemukan. Namun, Yayasan Taman Baca Inovator punya sentuhan berbeda.


Comments

Please Login to leave a comment.

ads