PPDB SMP Surabaya Ancam Eksistensi Sekolah Swasta & Protokol Kesehatan1.jpg

Pendidikan

PPDB SMP Surabaya Ancam Eksistensi Sekolah Swasta & Protokol Kesehatan

Hari ini, pendaftaran penerimaan peserta didik baru (PPDB) tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) Kota Surabaya resmi dibuka. Dikutip dari situs resmi PPDB SMP Surabaya, menegaskan bahwa seluruh proses dilakukan secara daring (online) melalui https://ppdb.surabaya.go.id/. Adapun proses pendaftaran, calon peserta didik baru (CPDB) bisa mengikutinya melalui beberapa jalur pendaftaran.

Yang pertama, jalur perpindahan tugas orang tua. Pendaftaran di jalur ini dibuka hingga esok hari, Selasa (16/6/2020). Pada jalur ini CPDB hanya diperbolehkan memilih satu sekolah yang sesuai dengan zonasi berdasarkan alamat tempat tinggal. Untuk proses verifikasi, dijadwalkan sama dengan waktu pendaftaran yang kemudian akan diumumkan sehari setelahnya, yakni Rabu (17/6/2020). Dan untuk proses daftar ulang diberikan batas waktu hingga Kamis (18/6/2020).

PPDB SMP Surabaya Ancam Eksistensi Sekolah Swasta & Protokol Kesehatan2.jpg

Ada pun syarat-syarat yang harus dipenuhi untuk CPDB yang menempuh jalur ini adalah sebagai berikut:

  • Surat keputusan pindah tugas atau dokumen lain yang sejenis
  • Kartu Keluarga tempat CPDB tercantum
  • Surat tanda bukti pendataan penduduk non permanen
  • Ijazah dan Sertifikat Hasil Ujian Sekolah (SHUS)

Jalur kedua adalah jalur prestasi, lomba dan rapor. Pendaftaran di jalur ini dibuka hari, Kamis (18/6/2020) hingga Senin (22/6/2020) pekan depan. Untuk proses verifikasi, dijadwalkan pada Selasa (23/6/2020) hingga Kamis (25/6/2020) yang kemudian akan diumumkan sehari setelahnya, yakni Jumat (26/6/2020). Dan untuk proses daftar ulang diberikan batas waktu hingga Sabtu (27/6/2020).

Jalur terakhir, jalur zonasi umum yang dibuka pada Sabtu (27/6/2020) hingga Senin (29/6/2020). Hasilnya akan diumumkan pada Selasa (30/6/2020), sedangkan batas daftar ulang dijadwalkan hingga Kamis (2/6/2020).

Berpolemik

Seakan tidak belajar dari pengalaman tahun sebelumnya, PPDB SMP Surabaya di tahun ini juga diwarnai polemik, antara sekolah negeri dengan sekolah swasta saling berebut siswa baru. Hal ini dipicu wacana Dinas Pendidikan Kota Surabaya yang ingin menambahkan jumlah pagu penerimaan menjadi 42 siswa, jauh melebihi ketentuan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) yang hanya memperbolehkan 32 siswa dalam satu pagu.

Sebagaimana dilansir surya.co.id, Minggu (14/6/2020) siang, Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Swasta wilayah Surabaya Timur, Wiwik Wahyuningsih mengungkapkan Disdik berdalih usulan penambahan pagu ini dilandasi bertambahnya jumlah data Masyarakat Berpengasulan Rendah (MBR), imbas pandemi COVID-19.

PPDB SMP Surabaya Ancam Eksistensi Sekolah Swasta & Protokol Kesehatan3.jpg

Alasan ini disebut Wiwik mengada-ngada dan juga mengancam keberadaan sekolah swasta. Menurutnya, jika usulan ini diresmikan maka imbasnya sekolah swasta terancam tidak mendapat murid pada sesuai kebutuhan, tentunya hal ini akan cukup mengganggu keberlangsungan sekolah swasta untuk bisa bertahan membuka sekolahnya.

Lebih lanjut dia menuturkan, berkaca pada PPDB tahun lalu, SMP swasta hanya mendapatkan kuota 13 ribu siswa baru. Karena hal tersebut, setidaknya pada saat itu sekitar 5-10 sekolah terpaksa tutup lantaran tidak mendapatkan siswa.

“Kalau dilihat dari jumlah lulusan SD diperkirakan 45 ribu diambil 22 ribu untuk negeri dan 23 ribu di swasta, ini terlihat berimbang memang. Tapi jadi tidak seimbang jika dilihat jumlah sekolahnya, sekolah negeri ada 63, sedangkan swasta ada 260 lebih. Berapa jumlah siswa lulusan SD yang mondok (masuk pondok pesantren) ini juga harus dipikirkan,” protes dia dia.

Sementara itu, Ketua MKKS SMP Swasta Surabaya, Erwin Darmogo, memandang sah-sah saja jika Disdik ingin menambah kuota, asalakan penambahan tersebut dilakukan pada jalur penerimaan afirmasi. Dia menyarankan, dengan jalur afirmasi lebih banyak diberlakukan pada sekolah negeri, maka kesempatan sekolah swasta menjaring siswa regular jadi lebih banyak. "Jadi ya, ndak masalah asal kuota keseluruhan tidak ditambah," tuturnya.

Protokol Kesehatan Terabaikan

Pengamat pendidikan dari Universitas Negeri Surabaya (Unesa) Martadi, menilai penambahan pagu itu sulit dijalankan pada situasi sekarang ini. Pasalnya, jika jumlah terlalu besar dan harus menggunakan protokol kesehatan COVID-19, dikhawatirkan sekolah akan kesulitan dalam mengatur jarak. Yang mana ketentuan untuk menjaga jarak fisik (physical distancing) antar 1-2 meter adalah sebuah aturan yang harus ditaati.

Dia pun menyarankan, kalau pun yang butuh ditambahkan adalah jumlah kelas atau rombongan belajar bukan kuota penerimaan murid baru. Selain urusan kesehatan, penambahan pagu siswa ini juga bisa berdampak pada kualitas pembelajaran sekolah negeri.

PPDB SMP Surabaya Ancam Eksistensi Sekolah Swasta & Protokol Kesehatan4.jpg

“Kalau dengan jumlah anak yang lebih berjarak satu meter belum tentu terpenuhi. Saya khawatir ini akan memicu cluster lagi. Karena jika ideal satu kelas berjarak 1 sampai 2 meter maka bisa menampung siswa hingga 24 anak,” tandas dia.

Meski Pemerintahan Kota (Pemkot) Surabaya hingga saat ini belum mengetahui pasti kapan dimulainya proses belajar mengajar tatap muka, namun Wali Kota Tri Rismaharini menekankan tentang pentingnya menaati protokol kesehatan.

Risma juga sempat meminta masing-masing sekolah untuk memikirkan masalah penerapan protokol kesehatan. Risma meminta hal itu disesuaikan dengan kondisi masing-masing, namun garis besarnya sudah jelas yakni Perwali nomor 28 tahun 2020. “Saya mohon Bapak dan Ibu bantu kami. Untuk kebaikan anak-anak kita sebagai generasi penerus,” ceplos Risma.


Read More

Artikel Lainnya

Terus Dorong Geliat Pariwisata Ibu Kota, Jakarnaval Digelar di Sirkuit E-Prix Jakarta.jpg

Berita Kawasan

Terus Dorong Geliat Pariwisata Ibu Kota, Jakarnaval Digelar di Sirkuit E-Prix Jakarta

12 August 2022, 16:43

Pada 14 Agustus 2022, Sirkuit Internasional E-Prix Jakarta akan menjadi lokasi acara puncak karnaval bernama Jakarnaval yang digelar untuk geliatkan wisata di Ibu Kota.

Dinkes Kota Tangerang Edukasi Warganya Terkait Obat Kadaluars a.jpg

Kesehatan

Dinkes Kota Tangerang Edukasi Warganya Terkait Obat Kadaluarsa

12 August 2022, 14:41

Setelah ramainya kabar mengenai balita di wilayahnya yang diberikan obat kadaluarsa, Dinkes Kota Tangerang berikan edukasi publik

KFC Hadirkan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum di Gerai Jakarta Barat Ini.jpg

Bisnis

KFC Hadirkan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum di Gerai Jakarta Barat Ini

12 August 2022, 10:30

Pada pekan ini, berkat kolaborasi PT Fast Food Indonesia dan PT Agra Surya Energi, KFC Indonesia meresmikan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum di salah satu gerainya.

Jelang HUT RI ke-77, Ini Gedung Saksi Sejarah Perobekan Bendera Belanda di Bandun g.jpg

Properti dan Solusi

Jelang HUT RI ke-77, Ini Gedung Saksi Sejarah Perobekan Bendera Belanda di Bandung

11 August 2022, 17:17

Jika Anda berencana wisata sejarah di Kota Bandung jelang HUT RI ke-77 maka gedung yang berada di area Jalan Braga ini menjadi salah satu objek yang bisa Anda kunjungi.


Comments


Please Login to leave a comment.