PPSB Jakarta Barat Gelar Pelatihan Musik Keroncong untuk Pelajar

Pendidikan

PPSB Jakarta Barat Gelar Pelatihan Musik Keroncong untuk Pelajar

Pusat Pelatihan Seni Budaya (PPSB) Jakarta Barat (Jakbar) menggelar pelatihan seni musik keroncong pada 7 Oktober 2019 lalu di gedung Satuan Pelayanan Latihan Kesenian Jakarta Barat, Jalan Rama Raya no 1, Kelurahan Rawa Buaya. Keroncong merupakan musik yang berakar dari musik Portugis yang lebih dikenal dengan fado. Musik ini diperkenalkan para pelaut dan budak kapal niaga Portugis sejak abad ke-16 ke Indonesia.

Walau Portugis sejak lama meninggalkan Indonesia, tapi musik keroncong tetap tinggal. Selama perkembangannya musik keroncong terus dimodifikasi sehingga banyak terdapat unsur nusantara, misalnya dengan adanya penggunaan seruling dan beberapa komponen gamelan. Musik keroncong menggunakan set musik seperti biola, ukulele, selo, kadang perkusi juga digunakan. Set musik tersebut hingga kini masih digunakan oleh Keroncong Tugu, di Kampung Tugu, Jakarta Utara dan pindah ke Solo kemudian beradaptasi dengan irama yang lebih lambat.

[Baca Juga: Pelatihan Musik dan Tari di RPTRA Kepulauan Seribu]

Walaupun bukan musik asli nusantara, musik ini memiliki nilai sejarah yang kuat di Indonesia serta telah jadi musik tradisional yang dicintai banyak elemen di masyarakat. Sayangnya, musik keroncong tidak lagi jadi favorit anak muda masa kini. Maka dari itu, seperti yang dilansir dari barat.jakarta.go.id (8/10/2019) pelatihan mengenai seni musik keroncong dilaksanakan untuk para siswa.

Kepala Satuan Pelayanan Latihan Kesenian Jakbar M Fairza Maulana menyebutkan, pelatihan bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan wawasan para pelajar SMP dan SMA dalam bidang seni musik keroncong. Selain itu dalam rangka melestarikan seni musik keroncong serta menumbuhkan minat kepada generasi muda khususnya pelajar.

[Baca Juga: Jakarta City Philharmonic Siap Puaskan Peminat Musik Klasik]

Fairza melanjutkan, pelatihan digelar selama sepuluh hari dimulai pada 7 hingga 18 Oktober 2019. Peserta yang mengikuti pelatihan ini sebanyak 30 orang terdiri atas siswa-siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) di Jakarta Barat. Instruktur atau pelatih dari tenaga profesional dan seniman.

Setelah mengikuti pelatihan selama sepuluh hari, para peserta akan menampilkan keahliannya saat hari penutupan nanti. "Pelatihan ini gratis. Setelah mengikuti pelatihan sampai selesai, para peserta akan diberikan sertifikat," kata Fairza.

Read More

Artikel Lainnya

Cegah Virus Corona Masuk Indonesia, Kemenkes Siapkan 135 Thermoscanner

Kesehatan

Cegah Coronavirus Masuk Indonesia, Kemenkes Siapkan 135 Thermoscanner

25 January 2020, 10:00

Sebagai bentuk tindakan preventif penyebaran coronavirus, Kemenkes menyiapkan 135 thermoscanner di seluruh pintu masuk Indonesia.

Kinosaurus, Wadah Bertemunya Sineas dengan Penikmat Film

Berita Kawasan

Kinosaurus, Wadah Bertemunya Sineas dengan Penikmat Film

24 January 2020, 18:00

Dari awal pendiriannya, Kinosaurus menyimpan visi tersendiri yang sudah tercatat di benak para pendirinya. Apa sajakah itu?

Pemprov DKI Siapkan Berbagai Fasilitas untuk Menunjang Stasiun MRT Terintegrasi

Berita Kawasan

Pemprov DKI Siapkan Berbagai Fasilitas untuk Menunjang Stasiun MRT Terintegrasi

24 January 2020, 17:00

Fasilitas integrasi ini akan dilengkapi area komersial seperti restoran, kedai kopi, toilet, mushola, akses difabel berupa lift, dan akses eskalator untuk umum.

Hati-hati Coronavirus Kenali dan Cegah Penyakitnya

Kesehatan

Hati-hati Coronavirus: Kenali dan Cegah Penyakitnya

24 January 2020, 16:00

Coronavirus dengan mudah menyerang saluran pernapasan yang menyebabkan beragam penyakit pernapasan.


Comments


Please Login to leave a comment.