Presiden Disebut Perlu Andil untuk Hentikan Kisruh Internal TVRI

Bisnis

Presiden Disebut Perlu Andil untuk Hentikan Kisruh Internal TVRI

Saat ini kisruh di dalam internal Televisi Republik Indonesia (TVRI) menyeruak ke publik usai Dewan Pengawas (Dewas) TVRI mengambil keputusan untuk memecat Diraktu Utama Helmy Yahya. Hal ini disinyalir sebagai buntut dari permasalahan yang terjadi antara Direksi serta Dewas TVRI. Apalagi alasan pemecatannya diklaim karena TVRI di bawah kepemimpinan Helmy memutar program yang tak sesuai jati diri bangsa, seperti Liga Inggris. Hal inilah yang membuat para panelis dalam diskusi TVRI Mau ke Mana memandang Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo (Jokowi) perlu turut andil.

Diskusi TVRI Mau Ke Mana digelar oleh Mata Ruang di M Bloc Space dengan panelisnya terdiri dari Tompi, Glenn Fredly, sosiolog Imam Prasodjo, Hendri Satrio dari lembaga survei Kedai Kopi, pengamat hukum Ester Indah Yusuf, dan perwakilan Direksi TVRI Apni Jaya Putra.

Presiden Disebut Perlu Andil untuk Hentikan Kisruh Internal TVRI

Dengan Tompi yang pertama menyuarakan bahwa terbukanya kekisruhan dalam internal TVRI ini merupakan momen yang tepat untuk TVRI melakukan pembenahan diri. Karena berdasarkan pengalamannya, pembenahan ini juga bisa dimulai dari semua pihak yang dianggap mengganggu kemajuan TVRI.

“Jadi masalahnya bisa kebuka, masyarakat bisa menilai dan yang salah-salah, mudah-mudahan bisa segera disingkirin. Termasuk ya siapapun mau Dewas, mau karyawan, siapapun yang selama ini terasa sudah kelamaan di situ, enggak bakal biasa diapa-apain. Ya ini saatnya penyingkiran secara berjamaah yang terstruktur dan benar,” tutur pelantun Menghujam Jantungku itu dalam diskusi TVRI Mau ke Mana di M Bloc Space, Jalan Panglima Polim No.37, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan (12/2/2020).

[Baca Juga: Mengintip Polemik Kisruh TVRI]

Pandangan sosiolog Imam Prasodjo melihat terdapat indikasi kisruh TVRI dapat meluas bila pemerintah tak andil dalam polemik ini. Di mana ia menyebut, kisruh internal antara Dewas dan Dirut TVRI sebenarnya dipicu ketidakhadiran negara secara serius dalam pengelolaan serta pengawasan terhadap TVRI.

Bahkan ia melihat bila tak segera dihentikan, maka kisruh ini dapat berkepanjangan seperti fenomena “cebong-kampret” di masa Pemilihan Presiden 2019 dengan staf TVRI bahkan publik terpecah untuk mendukung salah satu pihak yang kisruh dalam polemik ini.

[Baca Juga: Aplikasi One Id, Sekali Login Dapatkan Seluruh Layanan Informasi]

“Saya menduga bahwa yang menjadi ujung dari sebab konflik itu adalah ketidakseriusan negara di dalam melihat TVRI ini sebagai aset publik yang bisa menjadi bagian dari simbol negara ini juga,” ucap Imam.

Hal yang senada juga disuarakan Glenn Fredly dengan dirinya yang memandang bahwa kekisruhan ini dapat segera dihentikan jika pemerintahan sudah ikut di dalamnya. “Pak Jokowi harus hadir, Pak Jokowi harus intervensi ini,” tegas penyanyi beraliran R&B itu.


Read More

Artikel Lainnya

Pastikan Anak Terlindung dari Campak via Vaksinasi, Pemkot Surabaya Siap Sweepin g.jpg

Kesehatan

Pastikan Anak Terlindung dari Campak via Imunisasi, Pemkot Surabaya Siap Sweeping

27 January 2023, 13:57

Banyaknya kasus campak di wilayah perbatasan Surabaya-Madura, mendorong Pemkot Surabaya untuk bergerak secara agresif demi memastikan anak-anak Kota Pahlawan sudah mendapatkan imunisasi campak.

Selama 2022 Ada Puluhan Suspek Campak, Dinkes Kota Yogyakarta Dorong Imunisasi Anak.jpg

Kesehatan

Selama 2022 Ada Puluhan Suspek Campak, Dinkes Kota Yogyakarta Dorong Imunisasi Anak

27 January 2023, 10:55

Dinkes Kota Yogyakarta meminta agar orangtua melindungi buah hatinya dari ancaman penyakit campak dengan segera datang ke puskesmas untuk mendapatkan imunisasi.

East Ventures Pimpin Pendanaan Awal untuk Startup Manufaktur In i.jpg

Bisnis

East Ventures Pimpin Pendanaan Awal untuk Startup Manufaktur Ini

26 January 2023, 15:30

Baru-baru ini perusahaan startup manufaktur Imajin disebut berhasil meraih suntikan pendanaan awal yang dipimpin East Ventures.

Ukur Kemampuan Bahasa Indonesia Mahasiswa, Dosen Unpad Hadirkan Tes Khusus.jpg

Pendidikan

Ukur Kemampuan Bahasa Indonesia Mahasiswa, Dosen Unpad Hadirkan Tes Khusus

26 January 2023, 13:28

Tim dosen Unpad berhasil membuat inovasi tes khusus yang dapat menunjukan bagaimana kompetensi mahasiswa dalam berbahasa Indonesia.


Comments


Please Login to leave a comment.