Presiden RI Menjajal MRT Bersama Penyandang Disabilitas

Berita Kawasan

Presiden RI Menjajal MRT Bersama Penyandang Disabilitas

Moda transportasi baru ibukota MRT Jakarta kembali dijajal Kepala Negara Republik Indonesia Joko Widodo. Pada Kamis, 21 Maret 2019, Presiden Jokowi mengajak Ibu Negara Iriana Widodo ditemani Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi menaiki MRT Jakarta dari stasiun Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat.

Sejumlah tokoh dari dunia hiburan seperti Gading Marten dan Chelsea Island juga turut serta dalam rombongan Presiden RI yang menjajal MRT untuk ketiga kalinya. Selain itu, para penyandang disabilitas dari berbagai komunitas seperti Jakarta Free Barrier Tourism juga ikut dalam perjalanan Presiden RI menggunakan MRT Jakarta dari stasiun Bundaran HI hingga stasiun Lebak Bulus sebagaimana dilansir jakartamrt.co.id (22/3/2019).

[Baca Juga: JPO Jelambar Unik dan Ramah Disabilitas Setelah Direvitalisasi]

Presiden Jokowi datang ke stasiun Bundaran HI dengan menggunakan bus transjakarta dari Halte Monas bersama Ibu Negara, Gubernur DKI Jakarta, Menteri Perhubungan RI serta Direktur Utama PT Transportasi Jakarta Agung Wicaksono. Setelah tiba di halte bus pengumpan Transjakarta Bundaran HI, rombongan Presiden disambut Direktur Utama PT MRT Jakarta William Sabandar beserta jajaran direksi lainnya.

Presiden Jokowi menyampaikan akan membenahi fasilitas yang sudah ada sesuai keluhan yang diterima dari komunitas disabilitas saat bersama-sama menjajal MRT Jakarta.

[Baca Juga: Mengintip Antusias Warga yang Ikut Uji Coba MRT Jakarta]

“Secara umum tadi kita sudah lihat baik. Namun tadi kita bersama-sama dengan komunitas disabilitas masih ada keluhan seperti jarak antara kereta dengan peron yang masih terlalu lebar serta tulisan di layar informasi yang kurang besar”, jelas Presiden Jokowi sebagaimana dilansir Jakartamrt.co.id (22/3/2019).

Berbagai koreksi yang diterima dari penumpang, Presiden Jokowi mengatakan akan coba dibenahi manajemen PT MRT Jakarta. Selain itu, Presiden Jokowi juga menyampaikan nantinya akan semakin banyak rute yang terintegrasi dengan moda transportasi lain untuk bisa menggunakan MRT Jakarta seperti integrasi yang sudah siap dan dicoba Presiden Jokowi yakni dari halte bus Transjakarta Bundaran HI menuju stasiun Bundaran HI yang hanya perlu menyebrang dengan jarak sekitar 10 meter.

[Baca Juga: LRT Jakarta Siap Beroperasi Akhir Maret 2019]

“Pemerintah pusat sudah bicara dengan DKI Jakarta, dengan walikota Depok, Bekasi, Bogor, Tangerang Selatan, Tangerang dan sepakat bahwa integrasi moda transportasi harus tersambung. Kita juga sepakat apa yang dibutuhkan akan disiapkan dan dikerjakan oleh pemerintah pusat serta pemerintah daerah, baik provinsi maupun kota,” tambahnya.

Mengutip akun Youtube Sekretariat Presiden (22/3/2019), Presiden Jokowi optimistis pengoperasian layanan MRT untuk masyarakat umum tidak akan menemui kendala berarti setelah Presiden RI tiga kali menjajal MRT Jakarta karena pihak pengelola sudah sejak lama melakukan sejumlah uji coba yang juga dihadiri masyarakat umum.


Read More

Artikel Lainnya

Launching TV Desa, Kota Batu Adakan Lomba Film Pendek

Berita Kawasan

Launching TV Desa, Kota Batu Adakan Lomba Film Pendek

27 September 2021, 22:08

Lomba film pendek yang tak bisa dilewatkan begitu saja.

BNS 1.jpg

Hobi dan Hiburan

Potret Pasar Malam yang Dimodernisasi Batu Night Spectacular

27 September 2021, 21:09

Desain-desain modern yang ditemukan di Jatim Park Grup kini bisa ditemukan di berbagai tempat wisata di Kota Batu.

Henju-2

Kecantikan dan Fashion

Henju By Gracy, Aksesori Jogja Sukses Taklukkan Pasar Dunia

27 September 2021, 20:08

Sampai saat ini Henju sudah tersebar di pasar-pasar aksesoris di berbagai negara. Konsumen terbesarnya berasal dari Amerika, Perancis , Inggris dan beberapa negara Eropa.

Penduduk Lansia Pada Masa Pandemi, Antara Meningkatnya Harapan Hidup dan Masuk Dalam Kelompok Rentan

Kesehatan

Lansia Kala Pandemi, Harapan Meningkat tapi Masih Kelompok Rentan

27 September 2021, 19:07

Lansia di Kota Semarang terus bertambah dengan semakin meningkatnya harapan hidup, di sisi lain mereka masuk kelompok rentan. Pelayanan kesehatan pada kelompok lansia pun terus ditingkatkan.


Comments


Please Login to leave a comment.