Prioritaskan Jabodetabek, Ini Kriteria Pasien COVID-19 di Wisma Atlet

Kesehatan

Prioritaskan Jabodetabek, Ini Kriteria Pasien COVID-19 di Wisma Atlet

Per hari Rabu (25/3/2020) sore, pandemi COVID-19 telah menginfeksi 790 masyarakat Indonesia, dan merenggut 58 korban jiwa. Dari angka itu dilaporkan Provinsi DKI Jakarta adalah wilayah tertinggi yang terpapar virus SARS-CoV-2 ini, tercatat ada 463 kasus dengan korban jiwa sebanyak 31 orang.

Angka kasus yang terus bertambah setiap harinya, dikhawatirkan akan sulit diimbangi dengan jumlah rumah sakit rujukan yang telah ada berikut tenaga medisnya. Pemerintah pun mengambil langkah mengubah Komplek Wisma Atlet Kemayoran menjadi rumah sakit darurat COVID-19.

Prioritaskan Jabodetabek, Ini Kriteria Pasien COVID-19 di Wisma Atlet

Rumah sakit darurat yang memiliki kapasitas menampung 12.000 orang ini mulai dioperasikan sejak Senin (23/3/2020) kemarin. Untuk tahap pertama jumlah kapasitas yang disiapkan oleh pemerintah sebanyak 3.000 pasien.

[Baca Juga: Wisma Atlet Kemayoran Bakal Jadi Lokasi Penanganan Pasien COVID-19]

Dalam keterangan resmi yang diunggah di akun Youtube resmi BNPB, Pangdam Jayakarta Mayjen TNI Eko Margiyono menyatakan, hingga Kamis (26/3/2020) pagi rumah sakit darurat ini sudah menampung 208 pasien yang berasal dari penjuru nusantara. Akan tetapi dia menegaskan, bahwa pasien berasal dari wilayah Jabodetabek akan menjadi prioritas.

Prioritaskan Jabodetabek, Ini Kriteria Pasien COVID-19 di Wisma Atlet

“Kami juga ingin menyampaikan bahwa rumah sakit ini untuk menampung pasien yang berada di Jabodetabek. Namun pada kenyataannya, di hari pertama saja ada pasien datang dari Surabaya dan Semarang. Cuma tetap akan kami terima,” jelasnya.

[Baca Juga: Terima 100.000 Alat Rapid Test, Pemprov DKI Prioritaskan Warga Khusus]

Selain diprioritaskan dari segi wilayah, nantinya pasien yang akan diprioritaskan untuk ditangani di rumah sakit ini harus memenuhi kriteria tertentu. Dia menjelaskan, warga yang menyandang status Orang Dalam Pemantauan (ODP) dengan usia lanjut atau lansia akan lebih diutamakan untuk ditangani.

Prioritaskan Jabodetabek, Ini Kriteria Pasien COVID-19 di Wisma Atlet

“Jadi dengan beberapa kriteria. Kriteria pertama ODP itu usianya lebih dari 60 tahun. Sedangkan warga yang terkategori Pasien Dalam Pengawasan atau PDP, keluhan ringan, sesak ringan sampai sedang, harus dari kalangan yang berusia lebih dari 15 tahun,” tandasnya.

Sekadar catatan, rumah sakit darurat COVID-19 ini menggunakan dua tower yang berada di dalam komplek Wisma Atlet Kemayoran. Rincian dari dua tower tersebut adalah Tower 6 yang berkapasitas menampung 1.300 pasien, dan Tower 7 memiliki daya tampung sebanyak 1.300 pasien.


Read More

Artikel Lainnya

Bulu Mata Menjulang dengan Maybelline Sky High Waterproof Mascara

Kecantikan dan Fashion

Bulu Mata Menjulang dengan Maybelline Sky High Waterproof Mascara

02 July 2022, 12:51

Maybelline Sky High Waterproof Mascara ini mengandung ekstrak bambu dan fiber yang dapat membantu memanjangkan dan menebalkan bulu mata.

Hadirkan Full Team, Tiket Konser Pre-sale 1 & 2 Dewa 19 di Candi Prambanan Ludes!.jpg

Hobi dan Hiburan

Hadirkan Full Team, Tiket Konser Pre-sale 1 & 2 Dewa 19 di Candi Prambanan Ludes!

01 July 2022, 15:58

Dengan kehadiran formasi lengkap, empat vokalis dan dua drummer di satu panggung, pemesanan tiket konser 30 Tahun Dewa 19 di Candi Pramabanan jenis pre-sale satu serta dua telah habis dengan tiket harga normal yang saat ini tersedia.

Melalui Flexi Hospital & Surgical, Astra Life Gaungkan Asuransi Kesehatan Cashles s.jpg

Bisnis

Melalui Flexi Hospital & Surgical, Astra Life Gaungkan Asuransi Kesehatan Cashless

01 July 2022, 14:44

Demi mengikuti tren digitalisasi serta iklim cashless yang bersifat kekinian, Astra Life juga memiliki produk asuransi kesehatan yang bersifat non-tunai.

Setelah Dihancurkan di Masa Penjajahan, Gapura Chinatown di Jakarta Kembali Berdiri.jpg

Berita Kawasan

Setelah Dihancurkan di Masa Penjajahan, Gapura Chinatown di Jakarta Kembali Berdiri

01 July 2022, 10:42

Baru-baru ini gapura Chinatown di kawasan Glodok Jakarta kembali diresmikan usai proyek restorasinya pasca-puluhan tahun yang lalu dihancurkan tentara Jepang.


Comments


Please Login to leave a comment.