Melalui Program KKN-T, IPB Berencana Dorong Pengembangan Komoditas di Pul au Tidung.jpg

Pendidikan

Program KKN-T IPB Akan Dorong Pengembangan Komoditas di Pulau Tidung

Sudah bukan hal asing lagi bahwa sektor pariwisata merupakan salah satu sektor yang paling terkena dampak negatif pandemi COVID-19. Contohnya adalah Pulau Tidung di area Kepulauan Seribu. Selama masa pandemi, pulau ini berkali-kali terkena efek kebijakan pengetatan pemerintah yang memicu surutnya wisatawan yang datang sehingga sangat berdampak terhadap ekonomi Pulau Tidung yang mayoritas bergantung terhadap sektor wisata. Melihat situasi ini, Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat atau LPPM IPB University berencana untuk mendorong perekonomian di sini agar tidak terlalu bergantung dengan pariwisata.

Rencana tersebut disampaikan ketika rombongan LPPM IPB University mengunjungi Pulau Tidung Besar baru-baru ini. Di mana kunjungan ini bertujuan untuk melakukan penjajakan lokasi sekaligus mengevaluasi pulau di Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan itu sebagai lokasi Kuliah Kerja Nyata atau KKN-T 2022 IPB University. Dalam kunjungan itu, tim LPPM langsung bertemu dengan Wakil Camat Kepulauan Seribu Selatan.

Melalui Program KKN-T, IPB Berencana Dorong Pengembangan Komoditas di Pulau Tidung.jpg

Pada peninjauan tersebut, terungkap bahwa masyarakat Kepulauan Seribu memang memberikan respons positif dengan kehadiran para mahasiswa yang melakukan KKN di wilayahnya. Mengingat ini bukan kali pertama, IPB University menggandeng wilayah Kepulauan Seribu untuk menggelar KKN-T dan salah satu kegiatan terakhirnya bisa mendorong warga tak hanya mengandalkan bantuan yang datang karena sepinya wisatawan.

“Masyarakat kita tentu tidak bisa berdaya jika mendapat bantuan terus. Alhamdulillah sekarang mereka sudah bisa melakukan pembenihan ikan kerapu dan bawal sendiri,,” tutur Wakil Camat Kepulauan Seribu Selatan Ade Slamter, sebagaimana dikutip dari ipb.ac.id (6/1/2022).

[Baca Juga: Sempat Ditutup Akibat COVID-19, Wisata Pulau Tidung Kembali Dibuka untuk Publik]

Pada peninjauan di Pulau Tidung Besar terkait agenda KKN-T 2022, Ade melihat masyarakat di sini memang sempat beradaptasi dengan pariwisata yang sempat vakum dengan mencoba melakukan budidaya buah-buahan seperti anggur dan belimbing. Namun khususnya untuk buah belimbing tampaknya masyarakatnya kurang puas dengan hasil yang didapatkan dari penjualannya. Melihat situasi inilah yang memicu pihak LPPM IPB University diharapkan dapat mengupayakan bagaimana jika para mahasiswa serta dosen dapat membantu untuk mendorong penjualan komoditas belimbing hasil warga Pulau Tidung Besar.

“Ini pemasarannya apa kurang menarik atau masalah apa ya? Padahal belimbing harganya lumayan daripada pepaya atau manga. Oleh karena itu, kegiatan KKN diharapkan dapat diarahkan ke pengolahan dan pemasaran komoditas belimbing,” imbuh Ade.


Read More

Artikel Lainnya

Jelang Imlek 2022, Ini Curhatan Pengrajin Barongsai di Tengah Pandemi.jpg

Bisnis

Jelang Imlek 2022, Ini Curhatan Pengrajin Barongsai di Tengah Pandemi

18 January 2022, 16:06

Walau menjelang perayaan Imlek 2022, pengrajin barongsai di Kota Tangerang mengaku kesulitan menjual produknya akibat pandemi COVID-19.

Gaungkan Budaya Literasi, SMPN 6 Yogyakarta Dirikan Tugu .jpg

Pendidikan

Gaungkan Budaya Literasi, SMPN 6 Yogyakarta Dirikan Tugu

18 January 2022, 15:01

SMPN 6 Yogyakarta menghadirkan tugu khusus dengan tujuan menggaungkan budaya literasi di sekolahnya.

Pemprov DKI Jakarta Siap Gelar Tantangan Baca Jakarta 4 Kali Setahun.jpg

Pendidikan

Pemprov DKI Jakarta Siap Gelar Tantangan Baca Jakarta 4 Kali Setahun

18 January 2022, 14:02

Dengan tujuan semakin mendorong geliat minat baca di Ibu Kota, program tantangan Baca Jakarta di tahun 2022 ini siap digelar lebih banyak dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Bahas Kampus Merdeka, Mendikbudristek Temui Mahasiswa Unpad.jpg

Pendidikan

Bahas Kampus Merdeka, Mendikbudristek Temui Mahasiswa Unpad

18 January 2022, 13:03

Mendikbudristek Nadiem pada pekan ini berkunjung ke Unpad untuk membahas mengenai penerapan program MBKM di universitas negeri tersebut.


Comments


Please Login to leave a comment.