BEKASI_KESEHATAN_PROLANIS-JADI-PROGRAM-UNGGULAN-DI-KLINIK-BPJS-KESEHATAN_OCI_REVISI-01.jpg

Kesehatan

Prolanis Jadi Program Unggulan di Klinik BPJS Kesehatan

Program pengelolaan penyakit kronis atau Prolanis dikembangkan secara khusus di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) untuk mengajak peserta penyandang diabetes melitus (DM) maupun hipertensi untuk dapat bekerja bersama-sama dalam mengelola kesehatannya dengan baik. Klinik yang menerapkan program ini mendapat apresiasi khusus dari BPJS Kesehatan.

"Melalui program Prolanis, harapannya penyandang penyakit kronis bisa mengelola kesehatannya dengan baik agar kualitas hidup pasien tersebut tetap optimal, meskipun sedang menderita diabetes melitus ataupun hipertensi," kata Sekretaris Utama BPJS Kesehatan Afrizayanti seperti dikutip dari beritasatu.com (28/08/2018).

Afrizayanti menambahkan, program ini membutuhkan kerja sama yang komprehensif antara penderita dan keluarganya, FKTP serta BPJS Kesehatan. Tujuan utamanya agar penderita dan keluarganya dapat mengawasi kesehatan diri secara mandiri, sehingga tercapai keadaan yang baik dan stabil atas gangguan yang terjadi. "Prolanis diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan kemandirian peserta dalam upaya memulihkan penyakit dan mencegah timbulnya komplikasi penyakit kronis, serta meningkatkan status kesehatan bagi peserta Prolanis," tuturnya.

[Baca Juga : Puskesmas Kebon Jeruk Jakarta Prioritaskan Layanan Lansia]

Terdapat tujuh aktivitas Prolanis yang dikembangkan, di antaranya konsultasi medis, senam Prolanis atau edukasi klub Prolanis, pemantauan status kesehatan berupa Pemeriksaan rutin setiap bulan, pemeriksaan kesehatan rutin 3-6 bulanan, pemeriksaan rutin enam bulanan cek lab kimia darah (microalbuminuria, ureum, kreatinin, kolesterol total, kolesterol LDL, kolesterol HDL dan trigliserida), lalu terdapat kegiatan kunjungan rumah, pelayanan obat, mentoring spesialis, dan reminder melalui SMS gateaway.

FKTP Terbaik Nasional

Suksesnya program Prolanis menjadi penentu dalam pemilihan lima pemenang "Primary Care Award" dari BPJS Kesehatan. Klinik di Polres Kabupaten Bekasi memperoleh penghargaan untuk kategori Klinik Polri. Klinik Polresta Bekasi yang berdiri sejak 2004, memiliki program unggulan yang mencakup program pengelolaan penyakit kronis (Prolanis), program sosial Indonesia tersenyum (PSIT) dan bakti sosial. Untuk prolanis, berdasarkan berita di situs BPJS kesehatan, Klinik Polresta Bekasi tidak hanya sekadar memberikan konsultasi medis, melakukan penyuluhan maupun pemeriksaan kesehatan berkala, tapi juga menggelar senam sehat yang rutin dilakukan sejak April 2014.

“Kami juga memberikan pelayanan kunjungan ke rumah pasien (home visit), konsultasi via telepon seluler 24 jam serta pelayanan kesehatan keliling,” kata Penanggungjawab Klinik Polresta Bekasi dr. Frinda Theresia Barus, dalam acara Diskusi Media bertema “Testimoni FKTP Terbaik Nasional” di Media Center BPJS Kesehatan Kantor Pusat, Jakarta.

[Baca Juga : 5 Lokasi di Bekasi yang Bisa Dijadikan Arena Berolahraga]

Untuk program PSIT, Klinik Polresta Bekasi selain memberikan pelayanan home visit juga berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menjembatani proses operasi serta melakukan pendampingan pasien ke rumah sakit dengan menggunakan ambulan mulai dari operasi hingga kontrol operasi.

“Untuk program ini bisa dibilang semacam CSR, sebagaimana telah kami lakukan untuk pasien hidrosefalus dan pasien bibir sumbing. Adapun untuk program bakti sosial, antara lain kami memberikan pengobatan umum, menggelar donor darah tiap triwulan dan khitanan massal,” ucap Frinda masih dari sumber yang sama.

Frinda menambahkan, dengan segala inovasi dalam hal pelayanan yang dilakukan Klinik Polresta Bekasi, diharapkan peserta BPJS Kesehatan dapat merasakan pelayanan kesehatan secara prima sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup yang optimal.

Direktur Utama BPJS Kesehatan, Fachmi Idris mengatakan penghargaan "Primary Care Award" merupakan upaya untuk meningkatkan peran dan optimalisasi fungsi FKTP dalam memberikan pelayanan kepada peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). "FKTP memiliki fungsi sebagai kontak pertama dari peserta BPJS Kesehatan, dan peserta akan secara kontinu mengakses pelayanan kesehatan," ujar Fachmi seperti dikutip dari beritasatu.com. FKTP juga memiliki peran terhadap koordinasi dan pelayanan kesehatan konverhensif bagi peserta sepeti yang dilakukan Klinik Polresta Bekasi melalui program Prolanisnya.


Read More

Artikel Lainnya

Hadirkan Menu Desserts di Cabang Gandaria City, Fore Coffee Gandeng Oma Ell y.jpg

Kuliner

Hadirkan Menu Desserts di Cabang Gandaria City, Fore Coffee Gandeng Oma Elly

07 December 2022, 16:31

Fore Coffee baru-baru ini mengumumkan menu pendamping baru yang tepat untuk jadi teman minum kopi dan menu ini merupakan hasil kreasi kolaborasi dengan Oma Elly.

Bantu Sesama, Kawan Lama Group Gelar Aksi Donor Darah di 27 Kot a.jpg

Bisnis

Bantu Sesama, Kawan Lama Group Gelar Aksi Donor Darah di 27 Kota

07 December 2022, 14:29

Pada akhir pekan lalu, Kawan lama Group kembali menggelar aksi donor darah secara serentak di puluhan gerai ACE serta Informa yang tersebar di 27 kota.

Amartha Gandeng Puluhan Ribu UMKM di Sumatera Barat untuk Go Digital.jpg

Bisnis

Amartha Gandeng Puluhan Ribu UMKM di Sumatera Barat untuk Go Digital

07 December 2022, 12:26

Perusahaan Amartha mengumumkan berhasil menggandeng hingga lebih dari 50.000 UMKM di Sumatera Barat untuk proses adopsi digitalisasi via Amartha+.

Wow, Perwakilan Indonesia Raih Juara Kedua di Kompetisi Chatime Global Tea-Rist a.jpg

Bisnis

Wow, Perwakilan Indonesia Raih Juara Kedua di Kompetisi Chatime Global Tea-Rista

06 December 2022, 16:16

Hadapi perwakilan Chatime dari enam negara lainnya, tea-rista Chatime Indonesia berhasil menyabet juara kedua di kompetisi brewed tea tingkat dunia di Taiwan.


Comments


Please Login to leave a comment.