UP PTSP Kecamatan Bentuk Masdarin Untuk Kurangi Penolakan

Bisnis

Proyek Kolaborasi Masdarin Untuk Kurangi Penolakan Izin Usaha

Tujuh Kepala Unit Pelayanan Terpadu Satu Pintu (UP PTSP) Kecamatan yang terdiri dari Kecamatan Duren Sawit, Jatinegara, Makasar, Tebet, Pancoran, Pademangan, dan Kalideres menyampaikan presentasi mengenai proyek perubahan PTSP dalam acara Diklat Kepemimpinan III di Badan Pengembangan Sumberdaya Manusia (BPSDM) Provinsi DKI Jakarta Jalan Abdul Muis, Petojo Selatan Gambir, Jakarta Pusat (2/5/2019).

Ketujuh UP PTSP Kecamatan di bawah bimbingan Dr. Susi Setiawaty, menunjukan berbagai inovatif kolaboratif dalam meningkatkan pelayanan bagi masyarakat. “Saya sangat bangga, proyek yang disampaikan ini akan membawa perubahan karena sangat inovatif. Selain itu, proyek ini dapat meningkatkan pelayanan masyarakat sekaligus meningkatkan kinerja PTSP. Artinya, kolaborasi ini bisa menggugurkan stigma yang menyebutkan instansi pemerintah sulit berkoordinasi,” ujar Susi, selaku pembimbing.

[Baca Juga: Bekraf Dukung Pelaku Usaha Kreatif Lewat Program Satu Pintu]

Melansir dari timur.jakarta.go.id (3/5/2019), Wakil Kepala Dinas PM PTSP Provinsi DKI Jakarta H. Denny Wahyu Haryanto, selaku mentor dari para Kepala UP PTSP Kecamatan tersebut mengatakan apa yang dilakukan ketujuh peserta sangat baik dan bermanfaat bagi masyarakat umum maupun pemprov. Menurutnya, langkah yang dibentuk oleh UP PTSP ini bisa jadi contoh kecamatan lain.

Menurutnya, yang menarik dari proyek besutan Kepala UP PTSP Kecamatan tersebut adalah akan diadakannya pemberdayaan masyarakat untuk proses perizinan. Kemudian ada juga program pembentukan kader atau kelompok Masyarakat Sadar Perizinan (Masdarin).

[Baca Juga: Pemerintah Tangerang Selatan Adakan Layanan Kartu Identitas Anak]

Denny menjelaskan, Masdarin adalah gagasan yang menimbulkan adanya penolakan berkas permohonan perizinan yang disebabkan oleh ketidaksesuaian ketentuan. Hal ini disebabkan karena kurangnya pengetahuan warga akan persyaratan dan ketentuan mengenai perizinan. Perizinan yang dimaksud antara lain mencakup izin usaha, kegiatan badan usaha, ketataruangan, dan kelayakan fungsi bangunan.

Sebenarnya pihak PTSP sudah menyebarluaskan informasi mengenai perizinan melalui onlineoutlet, media cetak, maupun kru Antar Jemput Izin Bermotor (AJIB). Tapi tetap saja dirasa kurang karena pihak PTSP tidak bisa mengedukasi warga satu persatu. Kendala ini disebabkan karena kurangnya staf PTSP sedangkan permintaan dari masyarakat tinggi.

[Baca Juga: Lewat PKT, Jakarta Pusat Targetkan Cetak 5.600 Wirausahawan Baru]

Karena itu lah, diajukan pemberdayaan masyarakat dengan membentuk kader-kader yang sadar perizinan. Nantinya, kader ini akan didik dan dilatih, sehingga mampu untuk menyebarluaskan pengetahuan tentang perizinan. Upaya ini dilaksanakan dengan harapan penolakan berkas permohonan perizinan akan berkurang.

Read More

Artikel Lainnya

Sosok KH.Tubagus Muhammad Falak yang Dijadikan Nama Jalan di Kota Bogor

Berita Kawasan

Sosok KH.Tubagus Muhammad Falak yang Dijadikan Nama Jalan di Kota Bogor

24 October 2020, 18:03

Peresmian dilakukan Wali Kota Bogor Bima Arya usai mengikuti peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2020 Tingkat Kota Bogor di Pondok Pesantren Al Falak, Pagentongan, Bogor Barat, Kota Bogor.

Maybelline X Janji Jiwa Luncurkan Superstay Matte Ink Coffee Edition

Kecantikan dan Fashion

Maybelline X Janji Jiwa Luncurkan Superstay Matte Ink Coffee Edition

24 October 2020, 15:08

Masih sama dengan edisi sebelumnya, Maybelline Superstay Matte Ink Coffee Edition diklaim memiliki formula lip cream yang intens, tahan lama hingga 16 jam, dan transferproof.

Warga Warakas, Tanjung Priok Manfaatkan Lahan Kolong Tol untuk Urban Farming

Berita Kawasan

Warga Warakas, Tanjung Priok Manfaatkan Lahan Kolong Tol untuk Urban Farming

24 October 2020, 12:21

Lahan seluas sekitar 500 meter persegi tersebut dikelola Kelompok Wanita Tani (KWT) Hijau Daun RW 09, Kelurahan Warakas, Tajung Priok, Jakarta Utara.

Naughty by Nature, Gerai KFC Tematik Pertama di Indonesia.jpg

Kuliner

Naughty by Nature, Gerai KFC Tematik Pertama di Indonesia

23 October 2020, 17:21

Dengan berbagai menu yang tak ditemukan di gerai lainnya, Naughty by Nature hadir sebagai KFC tematik pertama yang ada di Indonesia.


Comments


Please Login to leave a comment.