BOGOR_PROPERTI_PUNYA-RUMAH-DI-PUNCAK-BOGOR-MEMANG-ENAK-TAPI_IVAN_1100-px-X-600-px.jpg

Properti dan Solusi

Punya Rumah di Puncak Bogor Memang Enak, Tapi...

Kawasan Puncak, Bogor, memang terkenal akan keindahan dan keasrian alamnya. Udara di sana juga masih sangat segar karena belum tercemar. Maka tak heran, banyak yang beranggapan kalau memiliki rumah atau villa di sana, pasti akan sangat nyaman dan menyenangkan. Tapi, apa benar akan terasa demikian?

Faktanya, memiliki bangunan—baik tempat tinggal maupun rumah peristirahatan di daerah perbukitan seperti Puncak Bogor, punya lebih banyak risiko kerugian dibanding keuntungannya. Dari segi keuntungan, memang rumah akan terasa sangat nyaman karena lingkungan asri di sekitarnya. Tapi di saat yang bersamaan, risiko kerugian juga akan muncul. Nah, dikutip dari berbagai sumber (4/7/2018), berbagai risiko memiliki rumah di kawasan perbukitan atau dataran tinggi ini antara lain:

  • Harus Siap dengan Segala Kondisi

Tinggal di dataran tinggi seperti kawasan pegunungan atau perbukitan Puncak Bogor, bisa jadi hal yang sangat menyenangkan. Tapi tentu saja, harus disertai dengan perlengkapan yang telah disiapkan dengan matang. Soalnya, beberapa hal seperti kondisi alam, cuaca, dan medan yang harus dilalui tidak sama dengan perumahan pada umumnya.

  • Akses Terbatas

Lokasi yang jauh dari pemukiman kota biasanya jarang atau bahkan tidak dilalui transportasi publik. Akses jalan yang tidak terlalu memadai juga bisa jadi kendala berat jika Anda punya aktivitas rutin di daerah bawah sana. Alhasil, Anda tak akan punya waktu banyak untuk hal yang terburu-buru. Persiapan bekal makanan dan bantuan medis pun perlu direncanakan secara matang.

[Baca Juga : Hunian Masa Depan untuk Generasi Milenial]

  • Jaringan Komunikasi Masih Terbatas

Berada di daerah pegunungan berarti Anda siap dengan jaringan komunikasi yang tidak terlalu memuaskan. Memang kawasan Puncak Bogor sudah jadi objek wisata sehingga banyak tersedia jaringan komunikasi. Tapi, tetap saja tidak selengkap yang ada di kota atau kawasan pemukiman konvensional. Jadi, bersiaplah untuk bertahan dengan alat atau jaringan komunikasi yang mungkin kurang lancar di sana.

  • Masalah Lahan

Daerah yang berkontur perbukitan atau pegunungan rentan dengan tanah longsor dan aktivitas alam tak terduga lainnya. Anda harus benar-benar mempertimbangkan lahan yang akan dijadikan area tempat tinggal. Mulai dari ada atau tidaknya tebing yang curam, pepohonan yang rawan tumbang, serta semua aspek lingkungan lainnya. Jangan lupa juga tentang sumber air bersih. Sangat sulit mendapatkan air bersih di daerah pegunungan, kecuali memang ada sumber air di sana. Satu lagi, daerah perbukitan seperti Puncak Bogor juga sebagian besarnya merupakan kawasan yang dilindungi atau tidak untuk perumahan. Jadi, harus benar-benar hati-hati dan memenuhi seluruh syarat jika memang ingin membangun dan punya rumah di sana.

  • Harus Eksplorasi Lingkungan Sekitar dan Tetangga

Sebelum membangun atau memiliki rumah di lingkungan perbukitan, kenali lingkungan sekitar dan warga masyarakat yang telah tinggal lama di sekitar situ. Anda akan punya banyak informasi lengkap tentang bagaimana mereka bertahan hidup di daerah pegunungan selama bertahun-tahun, dengan segala kendala yang ada. Anda juga akan banyak mengetahui tentang perizinan dan pengaturan infrastruktur yang juga mencakup lokasi rumahmu nantinya.

[Baca Juga : 5 Keuntungan Punya Rumah di Bogor]

  • Biaya Hidup Lebih Mahal

Dari semua kendala yang telah dibahas, sepertinya semuanya butuh persiapan finansial yang cukup besar. Anda akan membutuhkan lebih banyak lilin, genset, bahan bakar, penerangan tambahan, cadangan air bersih, dan perbekalan makanan yang cukup hingga beberapa minggu karena akses jalan yang jauh atau kurang memadai ke pusat kota. Jangan lupa juga, perhatikan kesiapan fisik untuk bertahan di wilayah pegunungan yang dingin. Jadi intinya, persiapkan diri dari segi psikologi, fisik, dan finansial jika memang ingin memiliki rumah di kawasan perbukitan asri seperti Puncak Bogor.

Read More

Artikel Lainnya

3 Cara Meningkatkan Libido Menurut Pakar Kesehatan Seksual

Kesehatan

3 Cara Meningkatkan Libido Menurut Pakar Kesehatan Seksual

10 August 2020, 20:00

sekitar 41 persen perempuan melaporkan mengalami masalah kronis dengan hasrat, gairah, atau orgasme.

Hadir di Gandaria City, Susen Resmikan Gerai Perdananya di Indonesia.jpg

Kecantikan dan Fashion

Hadir di Gandaria City, Susen Resmikan Gerai Perdananya di Indonesia

10 August 2020, 18:00

Baru-baru ini salah satu unit bisnis Kawan Lama Group secara resmi memboyong brand fashion Susen ke Tanah Air dengan peresmian gerai pertamanya.

Gelar Kopdar RW, Camat Kalideres Bahas Kemunculan Klaster COVID-19 Baru.jpg

Berita Kawasan

Gelar Kopdar RW, Camat Kalideres Bahas Kemunculan Klaster COVID-19 Baru

10 August 2020, 16:00

Pada Kopdar RW di wilayahnya, Camat RW membahas pentingnya penerapan 3M apalagi saat ini sudah muncul klaster baru.

Dirjen Dikti Kemendikbud Ikut Pantau Penyelenggaran Ujian SMUP Unpad .jpg

Pendidikan

Dirjen Dikti Kemendikbud Ikut Pantau Penyelenggaraan Ujian SMUP Unpad

10 August 2020, 15:07

Dirjen dari Kemendikbud RI menyempatkan diri untuk melihat langsung proses ujian SMUP Unpad yang digelar secara daring.


Comments


Please Login to leave a comment.