ads
ANCOL_KESEHATAN_PUSKESMAS CILINCING LUNCURKAN APLIKASI TUMBUH KEMBANG ANAK_OCI_1100 px X 600 px-01.jpg

Kesehatan

Puskesmas Cilincing Luncurkan Aplikasi Tumbuh Kembang Anak

Pemantauan tumbuh kembang anak pada 1.000 hari pertama kehidupan sangat penting, mengingat pesatnya pertumbuhan dan perkembangan pada usia ini. Yang disebut 1.000 hari pertama kehidupan yaitu mulai dari saat pembuahan di dalam rahim ibu sampai anak berusia 2 tahun.

Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menganjurkan pemantauan tumbuh kembang untuk bayi dianjurkan tiap bulan. Anak usia 12 sampai 24 bulan dianjurkan tiap tiga bulan, dan anak usia 24 bulan sampai 72 bulan dianjurkan tiap enam bulan. Untuk mempermudah proses ini, Puskesmas Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara meluncurkan aplikasi e-Cinta untuk memantau tumbuh kembang anak.

Berdasarkan berita yang dikutip dari situs utara.jakarta.go.id (04/09/2018), Puskesmas Kecamatan Cilincing meluncurkan sistem aplikasi e-Cinta ini sebagai metode baru untuk memonitor tumbuh kembang anak. Walikota Jakarta Utara Husein Murad mengapresiasi terobosan terbaru dari jajaran Puskesmas Kecamatan Cilincing yang telah berinovasi dalam pembuatan aplikasi ini.

"Inovasi baru untuk memonitor tumbuh kembang anak melalui sistem aplikasi e-Cinta. Saya harapkan apa yang sudah dilakukan Puskesmas Kecamatan Cilincing bisa diikuti oleh Puskesmas lainnya," jelas Husein Murad ketika menghadiri acara launching sistem aplikasi e-Cinta di Puskesmas Kecamatan Cilincing.

[Baca Juga : Program Kesehatan Jiwa di Puskesmas Cakung Jakarta Timur]

Saat me-launching, Walikota didampingi Kasudin Kesehatan Jakarta Utara M.Helmi, Kepala Puskesmas Kecamatan Cilincing drg. Leni Aryani, dan Camat Cilincing Purnomo. Jajaran lurah se-Kecamatan Cilincing dan unit terkait lainnya ikut menyaksikan proses launching sistem aplikasi e-Cinta.

Peningkatan Layanan Puskesmas

"Pelayanan kesehatan di Puskesmas sudah cukup baik. Hal ini terlihat dari banyaknya orang yang datang ke Puskesmas untuk segera mendapatkan layanan kesehatan. Itu menandakan bahwa masyarakat percaya dengan penanganan tenaga kesehatan di Puskesmas," ungkap Husein.

Di kesempatan itu pula, ia mengajak warga Jakarta Utara yang belum terdaftar dalam kepesertaan BPJS Kesehatan untuk segera mengurusnya agar mendapatkan penanganan tim medis dan fasilitas kesehatan--baik di Puskesmas ataupun Rumah Sakit. "Tidak ada alasan untuk tidak membuat BPJS Kesehatan karena prosesnya mudah dan cepat. Kalau tidak mampu maka akan masuk kategori Penerima Bantuan Iuran (PBI) sehingga dibebaskan iuran bulanannya karena telah dibayarkan oleh pemerintah. Siapapun pemegang BPJS Kesehatan harus dilayani dengan baik," tegasnya.

[Baca Juga : Layanan Bersalin 24 Jam di Puskesmas Terdekat]

Sementara itu, Drg. Leni Aryani yang menjabat sebagai Kepala Puskesmas Kecamatan Cilincing menyatakan kesiapannya untuk selalu berupaya sekuat tenaga memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik bagi warga di wilayah Kecamatan Cilincing. "Dari awal Agustus, kami baru menempati gedung baru ini. Baru dibuka pasien sudah banyak sekali dan kami harus kerja ekstra untuk melayani pasien yang ingin berobat," terangnya.

Dengan hadirnya sistem aplikasi e-Cinta di Puskesmas Cilincing, ia menyatakan pendeteksian dini mengenai tumbuh kembang anak akan semakin mudah terpantau. Selain itu, aplikasi ini mampu menghemat kertas karena petugas kesehatan akan mendata dan melaporkan secara daring. "Kalau ditemukan ada anak yang memiliki kelainan, kami akan membuka kelas cinta untuk membina ibu-ibu agar lebih memahami cara menangani anaknya sehingga lebih optimal," tambahnya.

ads
ads
ads

Artikel Lainnya

Perhatikan Hal ini Ketika Membuat Taman di Rumah.jpg

Properti dan Solusi

Perhatikan Hal ini Ketika Membuat Taman di Rumah

20 February 2019, 4 a.m.  |  4 Views

Banyak manfaat miliki taman di halaman rumah. Taman memberikan sirkulasi udara yang baik. Memandanginya juga baik untuk mata lelah.

Eka Kurniawan Jaga Kesehatan dengan Bersepeda.jpg

Kesehatan

Eka Kurniawan Jaga Kesehatan dengan Bersepeda

20 February 2019, 5 a.m.  |  5 Views

Mengetik berjam-jam di depan layar komputer dapat mengganggu kesehatan. Sastrawan Eka Kurniawan mengatasinya dengan rajin bersepeda.

Ngopi Instagramable di Serpong 1.jpg

Kuliner

4 Tempat Ngopi Instagramable di Serpong

20 February 2019, 3 a.m.  |  4 Views

Secangkir kopi panas jadi kenikmatan hakiki yang tak terbantahkan. Tak ayal, tempat ngopi juga hadir dengan interior instagramable.

Taman Bacaan Inovator.jpg

Pendidikan

Taman Baca Inovator Lahir Atas Nama Literasi

19 February 2019, 4 a.m.  |  48 Views

Gerakan taman bacaan mungkin sudah banyak ditemukan. Namun, Yayasan Taman Baca Inovator punya sentuhan berbeda.


Comments

Please Login to leave a comment.

ads