Puskesmas Cipondoh Gelar Imunisasi untuk Pelajar SD

Kesehatan

Puskesmas Cipondoh Gelar Imunisasi untuk Pelajar SD

Puskesmas Cipondoh baru-baru ini mengirimkan stafnya ke sejumlah sekolah dalam rangka memberikan imunisasi campak ke siswa-siswi kelas satu sekolah dasar (SD). Kegiatan kesehatan ini digelar dalam momen Program Bulan Imunisasi Anak Sekolah atau BIAS dari Puskesmas Cipondoh, Kota Tangerang. Imuniasi ini disebut diadakan demi melindungi kesehatan pelajar SD di Kota Tangerang dari penyakit campak.

Sekadar informasi, BIAS merupakan program yang dilaksanakan untuk mempertahankan Eliminasi Tetanus Neonatorum, pengendalian penyakit difteri serta campak dalam jangka panjang melalui imunisasi DT (Difteri Tetanus), TT (Tetanus Toksoid) dan campak pada anak sekolah. Salah satu target program ini adalah siswa-siswi kelas 1 SD untuk jenis imunisasi campak.

Puskesmas Cipondoh Gelar Imunisasi untuk Pelajar SD

Perwakilan dokter dari Puskesmas Cipondoh dr.Rizky Adiarti menjelaskan, program BIAS ini dilakukan dengan menurunkan sejumlah petugas secara bergiliran dari satu sekolah ke sekolah lainnya. Untuk proses imunisasinya, petugas puskesmas akan langsung melakukannya di lingkungan sekolah dengan dampingan para guru.

“Sebelumnya, kami sudah memberikan sosialisasi pentingnya imunisasi kepada para orangtua siswa. Saat ini tinggal eksekusinya mulai 5 Agustus kemarin hingga seminggu ke depan di sejumlah sekolah di wilayah Cipondoh,” ujar Rizky, sebagaimana dikutip dari tangerangkota.go.id (9/8/2019).

[Baca Juga: Puskesmas Pancoran Rayakan Pekan Imunisasi Dunia]

Dr Rizky menjelaskan, program BIAS ini merupakan kegiatan yang penting untuk anak-anak, khususnya di tingkat SD. Mengingat pada usia ini, anak-anak mudah terluka yang dipicu ketika mereka bermain. Bisa saja mereka terkena tusukan duri, paku, hingga kaca dan dengan kondisi lingkungan mungkin saja kotor, tak bisa dipungkiri mereka dapat terkena infeksi virus.

Hal ini diperparah jika mereka melakukan kontak dengan anak lain yang terkena campak maka bisa saja ia ikut terpapar infeksi dari paramiksovirus. Menurut dr.Rizky, kegiatan imunisasi ini diharapkan dapat membuat pelajar yang sudah diberikan vaksin terhindar dari virus.

[Baca Juga: Manfaat Imunisasi DPT Bagi Balita]

“Imunisasi yang telah diperoleh pada waktu bayi belum cukup melindungi anak terhadap penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi sampai usia anak sekolah. Hal ini karena sejak anak mulai memasuki usia sekolah dasar terjadi penurunan kekebalan yang diperoleh saat imunisasi ketika bayi. Maka, imunisasi lanjutan seperti ini penting dan dibutuhkan anak,” pungkas dokter yang praktek di Puskesmas Cipondoh tersebut.


Read More

Artikel Lainnya

Selama 2022 Ada Puluhan Suspek Campak, Dinkes Kota Yogyakarta Dorong Imunisasi Anak.jpg

Kesehatan

Selama 2022 Ada Puluhan Suspek Campak, Dinkes Kota Yogyakarta Dorong Imunisasi Anak

27 January 2023, 10:55

Dinkes Kota Yogyakarta meminta agar orangtua melindungi buah hatinya dari ancaman penyakit campak dengan segera datang ke puskesmas untuk mendapatkan imunisasi.

East Ventures Pimpin Pendanaan Awal untuk Startup Manufaktur In i.jpg

Bisnis

East Ventures Pimpin Pendanaan Awal untuk Startup Manufaktur Ini

26 January 2023, 15:30

Baru-baru ini perusahaan startup manufaktur Imajin disebut berhasil meraih suntikan pendanaan awal yang dipimpin East Ventures.

Ukur Kemampuan Bahasa Indonesia Mahasiswa, Dosen Unpad Hadirkan Tes Khusus.jpg

Pendidikan

Ukur Kemampuan Bahasa Indonesia Mahasiswa, Dosen Unpad Hadirkan Tes Khusus

26 January 2023, 13:28

Tim dosen Unpad berhasil membuat inovasi tes khusus yang dapat menunjukan bagaimana kompetensi mahasiswa dalam berbahasa Indonesia.

Kota Tangerang Sukses Turunkan Jumlah Kasus Stunting di Tahun 2022.jpg

Kesehatan

Kota Tangerang Sukses Turunkan Jumlah Kasus Stunting di Tahun 2022

26 January 2023, 11:25

Pemkot Tangerang baru-baru ini mengungkap data yang menunjukan bahwa pihaknya telah berhasil secara perlahan menurunkan jumlah kasus stunting di wilayahnya.


Comments


Please Login to leave a comment.