Puskesmas di Kota Bogor Tetap Beroperasi Normal dengan APD Lengkap

Kesehatan

Puskesmas di Kota Bogor Tetap Beroperasi Normal dengan APD Lengkap

Pada masa pandemi COVID-19, masyarakat disarankan untuk tidak berkunjung ke rumah sakit atau pun klinik kesehatan selama sakitnya masih bisa ditangani di rumah. Hal tersebut dilakukan agar tak banyak orang yang terkena paparan Virus Corona yang tentunya lebih banyak tersebar di rumah sakit sebagai tempat terdepan.

Walaupun tidak direkomendasikan untuk berkunjung ke rumah sakit, tapi masyarakat bisa berobat ke Klinik atau pun Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas). Pemerintah Kota Bogor pun meminta Puskesmas tetap membuka pelayanan kesehatan dan harus mampu mendeteksi dini COVID-19 sebelum masyarakat masuk ke rumah sakit.

Puskesmas BogorTengah misalnya, yang tetap beroperasi dari hari Senin sampai Sabtu dengan jam operasional, Senin - Kamis mulai dari pukul 07.30 WIB - 13.00 WIB dan Jumat – Sabtu mulai pukul 07.30 WIB - 12.00 WIB.

Puskesmas di Kota Bogor Tetap Beroperasi Normal dengan APD Lengkap

Melansir dari kotabogor.go.id (22/4/2020) Kepala Puskesmas Bogor Tengah Dina Sita Dewi menyebutkan, karena COVID-19 ini memiliki karakteristik yang mudah menular, tenaga medis yang bekerja di Puskesmas harus sangat berhati-hati ketika menangani pasien dengan menerapkan protokol kesehatan.

“Alhamdulillah kami tetap menjalankan tugas kami sebagai garda terdepan sebagai pelayan masyarakat pada saat pandemi COVID-19 seperti ini,” kata Dina.

[Baca Juga: Tanggap COVID-19, Kota Bogor Punya 2 Kabar Baik]

Puskesas Bogor Tengah tetap membuka poli umum dan poli lainnya, selain itu juga pelayanan persalinan akan tetap buka selama 24 jam. Akan tetapi masyarakat yang berkunjung diwajibkan melewati prosedur kesehatan seperti pengecekan suhu tubuh dan menggunakan Alat Pelindung Diri (APD).

“Jadi pada saat akan masuk ke Puskesmas ada petugas yang mengecek suhu tubuh dan memeriksa kelengkapan APD, seperti penggunaan masker dan hand sanitizer,” tutur Dina.

Walaupun tetap beroperasi seperti biasa, Puskesmas Bogor Tengah juga menjalankan kebijakan work from home (WFH) dengan sistem shift atau pembagian tim. Sehingga tak semua petugas masuk di hari yang bersamaan.

[Baca Juga: Positif Covid-19, Wali Kota Bogor Isolasi Diri]

Untuk pembagian tugas karena ada kebijakan WFH, pihaknya membagi dalam 2 tim secara bergantian dengan jumlah keseluruhan 40 pegawai. Hal ini dilakukan agar semuanya bisa tetap optimal melayani. Puskesmas Bogor Tengah juga berhasil bertahan di tengah kesulitan APD, awalnya memang APD mengalami kelangkaan, tapi hingga kini banyak bantuan yang mengalir sehingga stok APD menjadi aman.

Namun, pihak Puskesmas masih memiliki kendala untuk mendeteksi COVID-19, salah satu alasannya adalah banyak masyarakat yang tidak jujur pada saat berobat mengenai gejala yang dirasakan dan sebelumnya sudah dari mana saja.


Read More

Artikel Lainnya

Pastikan Anak Terlindung dari Campak via Vaksinasi, Pemkot Surabaya Siap Sweepin g.jpg

Kesehatan

Pastikan Anak Terlindung dari Campak via Imunisasi, Pemkot Surabaya Siap Sweeping

27 January 2023, 13:57

Banyaknya kasus campak di wilayah perbatasan Surabaya-Madura, mendorong Pemkot Surabaya untuk bergerak secara agresif demi memastikan anak-anak Kota Pahlawan sudah mendapatkan imunisasi campak.

Selama 2022 Ada Puluhan Suspek Campak, Dinkes Kota Yogyakarta Dorong Imunisasi Anak.jpg

Kesehatan

Selama 2022 Ada Puluhan Suspek Campak, Dinkes Kota Yogyakarta Dorong Imunisasi Anak

27 January 2023, 10:55

Dinkes Kota Yogyakarta meminta agar orangtua melindungi buah hatinya dari ancaman penyakit campak dengan segera datang ke puskesmas untuk mendapatkan imunisasi.

East Ventures Pimpin Pendanaan Awal untuk Startup Manufaktur In i.jpg

Bisnis

East Ventures Pimpin Pendanaan Awal untuk Startup Manufaktur Ini

26 January 2023, 15:30

Baru-baru ini perusahaan startup manufaktur Imajin disebut berhasil meraih suntikan pendanaan awal yang dipimpin East Ventures.

Ukur Kemampuan Bahasa Indonesia Mahasiswa, Dosen Unpad Hadirkan Tes Khusus.jpg

Pendidikan

Ukur Kemampuan Bahasa Indonesia Mahasiswa, Dosen Unpad Hadirkan Tes Khusus

26 January 2023, 13:28

Tim dosen Unpad berhasil membuat inovasi tes khusus yang dapat menunjukan bagaimana kompetensi mahasiswa dalam berbahasa Indonesia.


Comments


Please Login to leave a comment.