Ramai-ramai Bermasker, Cara Pengguna MRT Agar Merasa Lebih Aman

Berita Kawasan

Ramai-ramai Bermasker, Cara Pengguna MRT Agar Merasa Lebih Aman

Pengumuman resmi Presiden Joko Widodo mengenai pasien dengan Virus Corona positif membuat banyak kepanikan di masyarakat. Kondisi ini mengharuskan diambil langkah-langkah pencegahan khususnya di ruang-ruang publik. PingPoint menelusuri beberapa stasiun Moda Raya Terpadu (MRT), dari rute Bunderan Senayan hingga Bunderan HI sehari setelah pengumuman tersebut.

Sepanjang mata memandang langkah pencegahan yang telah dilaksanakan, baru sebatas pengimbauan untuk menggunakan cairan pembersih tangan, perangkat elektronik seperti pendeteksi suhu badan belum terpasang.

Dari pantauan PingPoint di beberapa stasiun MRT, aktivitas para penumpang MRT terlihat normal dan biasa saja. Yang berbeda hanya banyaknya orang yang menggunakan masker. Mereka tidak ada gestur ketakutan yang berlebih, masker membuat mereka merasa lebih aman.

Ramai-ramai Bermasker, Cara Pengguna MRT Agar Merasa Lebih Aman

Banyak pengguna MRT memilih untuk menggunakan masker saat beraktivitas di ruang publik. Hal ini sesuai dengan himbauan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) yang menyatakan bagi setiap pengguna transportasi umum untuk selalu menggunakan masker.

Cindy (27), karyawan yang bekerja di kawasan Dukuh Atas ini mengaku takut dan mencoba waspada. Dirinya berkaca pada kejadian masyarakat Wuhan Tiongkok yang harus terisolir bersama warga Kota lainnya karena penyebaran penyakit dengan nama ilmiah COVID-19 ini.

[Baca Juga: Ajakan Boikot Beli Masker Secara Daring Meramaikan Banyak Grup WA]

“Mencegah lebih baik dari pada mengobati, saya lebih baik sesak karena masker dari pada sesak karena corona. Masyarakat kita juga kesadarannya kurang, bersin dan batuk suka sembarangan tidak ditutup dari pada mengharapkan kesadaran mereka mending kita yang masih sehat lebih nunjukin kesadaran saja deh,” tuturnya kepada PingPoint.

Berbeda dengan Vienty (33), karyawati di bilangan Sudirman Jakarta Pusat ini, mengaku memang sudah terbiasa menggunakan masker saat beraktivitas di luar. Menurut pengakuannya, kebiasaan ini sudah dilakoninya sejak enam bulan lalu.

Thermal Scanner Belum Terpasang, Aktivitas Stasiun MRT Masih Normal

“Kalau saya memang sudah enam bulan lebih selalu pakai masker kemana-mana, karena saya sedang hamil. Jadi saya selalu menjaga kesehatan saya, karena kesehatan kandungan tergantung dari si ibu yang mengandung,” ungkapnya kepada PingPoint.

Di sisi lain, resminya masuk penyakit Corona ke Tanah Air tak hanya berdampak terhadap timbulnya kepanikan di kalangan masyarakat. Tetapi juga dimanfaatkan para oknum yang mengejar pundi-pundi keuntungan dari kondisi ini. Kenaikan harga masker yang meroket adalah salah satu contohnya.

Sekadar informasi, dihimpun dari berbagai sumber, kini harga masker N95 sudah menembus angka Rp. 1.7 Juta per kotaknya. Sementara untuk masker bedah nilainya berada di kisaran Rp. 250 ribu hingga Rp. 350 ribu per kotaknya.

[Baca Juga: Thermal Scanner Belum Terpasang, Aktivitas Stasiun MRT Masih Normal]

Read More

Artikel Lainnya

Pemprov DKI Siapkan Tambahan 17.900 Petak Makam untuk Februari

Berita Kawasan

Pemprov DKI Siapkan Tambahan 17.900 Petak Makam untuk Februari

27 January 2021, 20:21

Pemprov DKI Jakarta menyiapkan 17.900 petak makam yang akan siap pada Februari 2021 menyusul meningkatnya kasus aktif di Ibu Kota hingga pekan ini.

Pakan Lele Alternatif dari Enceng Gondok Keong Sawah dari Mahasiswa UNY

Pendidikan

Pakan Lele Alternatif dari Enceng Gondok & Keong Sawah dari Mahasiswa UNY

27 January 2021, 19:27

Penelitian yang dilakukan mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta tersebut dilandasi keprihatinan mahalnya harga pakan lele buatan pabrik di pasaran.

Awan Panas 3 Kilometer Gunung Merapi Buat Sejumlah Warga Sleman Mengungsi

Berita Kawasan

Awan Panas 3 Kilometer Gunung Merapi Buat Sejumlah Warga Sleman Mengungsi

27 January 2021, 18:26

Gunung Merapi mengeluarkan 36 kali awan panas guguran pada Rabu, 27 Januari 2021 pagi hingga siang hari dengan jarak luncur terjauh 3 kilometer.

Tiket.com Gandeng Kemenparefkraf Gercep Pulihkan Industri Pariwisata Indonesia .jpg

Bisnis

Tiket.com Gandeng Kemenparefkraf Gercep Pulihkan Industri Pariwisata Indonesia

27 January 2021, 17:21

Di tahun 2021 ini, Tiket.com umumkan dukungannya terhadap berbagai program Kemenparekraf dalam memulihkan sektor pariwisata Indonesia yang terkena imbas pandemi COVID-19.


Comments


Please Login to leave a comment.