Ramai Restoran AYCE, Ini yang Buat Hanamasa Eksis Sejak 1987

Kuliner

Ramai Restoran AYCE, Ini yang Buat Hanamasa Eksis Sejak 1987

Anda tentu sudah familiar dengan restoran yang memiliki konsep All You Can Eat (AYCE) bukan? Biasanya restoran ini menyediakan berbagai menu yang bisa dinikmati sepuasnya namun Anda hanya perlu satu kali bayar dengan harga flat. Konsep restoran seperti ini sedang ramai di Jakarta, bukan hanya shabu-shabu atau yakiniku, tapi ada juga Korean BBQ, steamboat, ramen, sushi, dan masih banyak yang lainnya.

Ramai Restoran AYCE, Ini yang Buat Hanamasa Eksis Sejak 1987

Lalu sebenarnya, siapa yang mengawali konsep restoran AYCE di Indonesia? Bisa dibilang, Hanamasa lah pioneer restoran AYCE di Indonesia. Hanamasa sendiri merupakan restoran Jepang All You Can Eat yang pertama kali buka di Indonesia. Hanamasa sudah menjadi self service restaurant sejak tahun 1987. Outlet Hanamasa pertama di Indonesia terletak di Mahakam, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. 32 tahun berjaya di Indonesia, Hanama berhasil membuka 28 gerai di seluruh Indonesia.

Ramai Restoran AYCE, Ini yang Buat Hanamasa Eksis Sejak 1987

Selama 30 tahun lebih berdiri, Hanama tak pernah sepi pengunjung bahkan kabarnya, Hanamasa akan menambah gerai baru di daerah Kebagusan, Jakarta. Hanamasa awalnya hanya menjual berbagai menu makanan Jepang, namun karena banyaknya permintaan dari pelanggan setianya, Hanama akhirnya berinovasi untuk menambahkan produk-produk baru, seperti olahan Thailand, manisan, asinan, jajanan tradisional Indonesia, dan lain sebagainya.

[Baca Juga: Kampanye #TersisaPercuma, Hanamasa Ajak Konsumen Habiskan Makanan]

Namun untuk bertahan selama 30 tahun di tengah terpaan banyakanya competitor yang bermunculan tentu tidak mudah, saat ditemui PingPoint.co.id di bilangan Senayan 13 November lalu, Marketing Manager Anita Setyowati menyebutkan, Hanamasa selalu menjaga kualitas makanan dan pelayanannya, kenyamanan tempat, dan juga kebersihan.

Ramai Restoran AYCE, Ini yang Buat Hanamasa Eksis Sejak 1987

“Kami bahkan punya training centre di Cibubur, bukan hanya waitress saja, namun kasir, SPV, manager toko, semuanya kami training agar sesuai SOP (Standart Operation Protokol) kami,” ujar Anita. Anita menambahkan, Hanamasa juga selalu mendengarkan masukan pelanggan yang masuk. Misalnya dengan menambahkan menu-menu baru agar pelanggan semakin puas dan betah kembali ke Hanamasa.

[Baca Juga: Kiat Makan di Restoran AYCE Agar Bisa Coba Semua Menunya]

Selain itu yang membuat Hanamasa berbeda dengan tempat lainnya adalah Hanamasa tidak memiliki batas waktu saat kondisi restoran sedang sepi dan tidak ada waiting list. Batas waktu hanya diperuntukan saat kondisi restoran sedang ramai.

Read More

Artikel Lainnya

Ingin Kurus? Jangan Coba-coba Makan Ini di Malam Hari

Kesehatan

Ingin Kurus? Jangan Coba-coba Makan Ini di Malam Hari!

10 December 2019, 18:00

Mengonsumsi makanan yang banyak mengandung kalori saat malam hari akan membuat berat badan naik. Ingin kurus? hindari jenis makanan ini jelang tidur!

Avrist Senang dengan Hasil Program Avrist Warrior Woman

Bisnis

Avrist Senang dengan Hasil Program Avrist Warrior Woman

10 December 2019, 17:00

Melihat antusiasme serta perkembangan bisnis peserta Avrist Warrior Woman, perusahaan Avrist menilai program CSR ini sukses.

Pedagang Pakaian Bekas di Pasar Senen Direlokasi

Berita Kawasan

Pedagang Pakaian Bekas di Pasar Senen Direlokasi

10 December 2019, 16:00

Dalam rangka menata trotoar di Jalan Raya Senen, Pemkot Jakarta Pusat relokasi para pedagang pakaian bekas.

Ular Sanca Besar Ditangkap Petugas Kelurahan Kebagusan

Berita Kawasan

Ular Sanca Besar Ditangkap Petugas Kelurahan Kebagusan

10 December 2019, 15:00

Warga Kelurahan Kebagusan baru-baru ini dikejutkan dengan kemunculan ular yang panjangnya lebih dari satu meter. Petugas pun sigap menangkapnya.


Comments


Please Login to leave a comment.