Manfaat Rasa Pahit pada Pare.jpg

Kesehatan

Rasa Pahit Pare Ternyata Punya Manfaat yang Berlimpah

Mendengar kata pare atau peria, mungkin Anda akan membayangkan rasa pahit yang menjadi ciri khas. Pare ialah salah satu jenis tumbuhan merambat yang mudah ditemukan di negara tropis seperti di Indonesia. Wajar jika pare menjadi bagian dari kekayaan kuliner Indonesia.

Rasanya yang pahit justru menjadi kelebihan dari sayuran berwarna hijau ini. Meski memiliki rasa pahit di lidah, pare disinyalir memiliki banyak manfaat yang berlimpah bagi kesehatan.

Berbagai kandungan mineral yang terkandung di dalam pare. Seperti yang dilansir dari Verywellhealth.com (8/2/2019), selain mengandung zat besi, kalium, kalsium, seng, fosfor, dan magnesium.

Maka wajar jika rasa pahit yang ditawarkan pare ternyata mampu membawa manfaat yang berlimpah untuk tubuh Anda. bagi para penderita diabetes, mengonsumsi pare bisa membantu untuk mengelola penyakit yang diderita, namun bukan menghilangkan penyakit secara total. Karena pare mengandung charantin, polipeptidap dan vicine yang merupakan zat aktif antidiabetes.

[Baca Juga: Ini Makanan-Minuman yang Harus Dihindari Penderita Diabetes]

Mengutip laporan yang diterbitkan dalam Cochrane Database of Systematic Reviews pada 2012, para peneliti menganalisis empat uji klinis yang sebelumnya diterbitkan (total 479 peserta) menguji potensi manfaat pare dalam pengobatan diabetes tipe 2.

Setelah diuji, peneliti menemukan bahwa pare belum bisa untuk memiliki efek signifikan dalam kontrol gula darah jika dibandingan dengan obat diabetes atau plasebo. Namun, fare bisa bermanfaat untuk mengelola penyakit diabetes.

Bukan hanya membantu mengelola penyakit diabetes, mengonsumsi pare dapat menurunkan kolesterol tinggi yang Anda derita. Dalam sebuah studi berbasis hewan yang diterbitkan dalam Nutrition Research pada 2013, para ilmuwan telah mengamati bahwa hewan yang diberi makanan dengan ekstrak pare mengalami penurunan signifikan dalam kadar kolesterol.

[Baca Juga: Empat Manfaat Minyak Kelapa untuk Kecantikan]

Jika Anda mengalami obesitas, sebaiknya Anda perbanyak konsumsi pare sebagai lauk-pauk makanan Anda sehari-hari. Hal ini karena pare dapat membantu mengurangu penumpukan lemak visceral yang ada dalam perut.

Namun, sebaiknya Anda lebih berhati-hati dalam mengonsumsi pare. Karena buah yang dalam bahasa Inggris disebut bitter melon bisa menjadi berbahaya karena dapat memicu efek samping seperti sakit kepala, mual, muntah, dan sakit perut.


Read More

Artikel Lainnya

Ikut Salat Tarawih Berjamaah, Ini Pesan Ganjar Pranowo untuk Warga Jawa Teng ah.jpg

Berita Kawasan

Ikut Tarawih Berjamaah, Ini Pesan Ganjar Pranowo untuk Warga Jawa Tengah

16 April 2021, 15:06

Walau saat ini salat Tarawih sudah diperbolehkan, Ganjar Pranowo meminta agar warga Jawa tengah tetap memperhatikan protokol kesehatan tanpa aja kesusu.

Vaksinasi COVID-19 di Kota Surabaya Sudah Sentuh Lebih dari 600 Ribu Jiwa.jpg

Kesehatan

Vaksinasi COVID-19 di Kota Surabaya Sudah Lebih dari 600.000 Jiwa

16 April 2021, 14:07

Pemkot Surabaya mengumumkan program vaksinasi COVID-19 di wilayah mereka sudah mencapai total lebih dari 600.000 orang.

Dunia Usaha dan Pariwisata di Kota Batu, Bantu Cegah COVID-19

Berita Kawasan

Banyak Bendera Hijau di Kota Batu, Libur Lebaran akan Ramai

16 April 2021, 12:01

Tren angka terjangkit COVID-19 di Kota Batu dapat dikendalikan dengan baik. Hal ini menjadi salah satu dasar bagi tempat wisata untuk tetap buka ketika libur Lebaran 2021.

Pemkot Bogor Sambut Baik Perpanjangan SIM Secara Online.jpg

Berita Kawasan

Pemkot Bogor Sambut Baik Perpanjangan SIM Secara Online

16 April 2021, 11:17

Wali Kota Bogor bersama dengan Kapolresta Bogor Kota mengikuti launching aplikasi SIM Nasional Presisi atau SINAR untuk pembuatan SIM baru serta perpanjangan SIM A dan C oleh Kapolri secara virtual di Mako Polresta Bogor Kota, Selasa (13/4/2021).


Comments


Please Login to leave a comment.