Ratusan Miliar Disiapkan untuk Pemulihan Surabaya Pasca Pandemi

Berita Kawasan

Ratusan Miliar Disiapkan untuk Pemulihan Surabaya Pasca-Pandemi

Pada hari ke-9 pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) jumlah total kasus positif COVID-19 di Surabaya naik menjadi 569 kasus. Sebanyak 408 pasien masih dalam masa perawatan, 88 pasien dinyatakan sembuh, dan 73 pasien telah dinyatakan meninggal dunia. Demikian pembaruan data di laman lawancovid-19.surabaya.go.id, Rabu (6/5/2020) kemarin.

Meski badai pandemi belum berlalu tapi perencanaan untuk masa pemulihan Kota Surabaya setelah pandemi, tengah dipersiapkan. Menurut Pemerintah Kota, pendanaan untuk masa pemulihan adalah persoalan utama yang harus dipersiapkan terlebih dulu.

Ratusan Miliar Disiapkan untuk Pemulihan Surabaya Pasca Pandemi

Terkait itu, DPRD Kota Surabaya menyebut Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Surabaya 2020 masih 0 rupiah atau belum ke luar untuk keperluan bantuan sosial (bansos) baik berupa sembako maupun bantuan langsung tunai (BLT) untuk warga terdampak COVID-19.

Maka, anggaran yang direncanakan dalam APBD Surabaya 2020 sebesar Rp160 miliar akan digunakan sebagai tabungan untuk persiapan bansos pada Juli dan Agustus, jika saat masa recovery atau pemulihan pasca-bencana berlangsung, sebab warga masih perlu dibantu.

Sejurus dengan itu, Pemerintahan Kota (Pemkot) Surabaya perlu segera menyiapkan mekanisme penggunaan anggarannya. “untuk bansos berupa BLT dan sembako untuk warga terdampak selama tiga bulan ke depan yakni Mei, Juni dan Juli, masih dioptimalkan bantuan dari Kementerian Sosial (Kemensos), Pemprov Jatim dan pihak swasta,” ucap Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya Reni Astuti, dikutip bisnis.com (6/5/2020).

[Baca Juga: 20 RS Rujukan COVID-19 di Surabaya Tak Bisa Lagi Tampung Tambahan Pasien]

Sementara itu, Pemkot Surabaya mulai menyalurkan bantuan sosial berupa sembako untuk 26.122 kepala keluarga (KK) yang terdampak COVID-19 di Kota Pahlawan, Jawa Timur, Rabu (6/5/2020). Koordinator Perencanaan, Data, Pakar dan Analisis Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan warga terdampak Covid-19 yang mendapatkan sembako kali ini merupakan warga yang tidak masuk dalam data Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) Surabaya.

Adapun kriteria warga terdampak COVID-19 ini adalah warga yang pendapatannya berkurang dan tidak bisa menyimpan, seperti terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) dan pedagang sentra wisata kuliner (SWK) yang dagangannya sepi. "Setelah dilakukan verifikasi ulang, warga terdampak COVID-19 ini sebanyak 26.122 KK," katanya.


Read More

Artikel Lainnya

Respons Fashionista Luring dan Daring Tinggi, JFW 2023 Sukses Digelar.jpg

Kecantikan dan Fashion

Respons Fashionista Luring dan Daring Tinggi, JFW 2023 Sukses Digelar

25 November 2022, 16:36

Pihak penyelenggaran JFW 2023 mengungkapkan bahwa ini merupakan salah satu penyelenggaraan Jakarta Fashion Week dengan animo serta respons yang sangat positif dari fashionista di Tanah Air.

Doku Talk Tantangan Ekonomi 2023 Bisa Jadi Peluang di Indonesia.jpg

Bisnis

Doku Talk: Tantangan Ekonomi 2023 Bisa Jadi Peluang di Indonesia

25 November 2022, 14:34

Tak bisa dipungkiri terdapat potensi tantangan ekonomi di tahun 2023 bagi Tanah Air tapi di sisi lain menurut praktisi keuangan di Doku Talk disebut momen ini juga dapat menjadi peluang tersendiri.

Unik, Tarantula Diangkat Jadi Tema Pernikahan Ratu Tarantula Asal Bandun g.jpg

Kecantikan dan Fashion

Unik, Tarantula Diangkat Jadi Tema Pernikahan Ratu Tarantula Asal Bandung

25 November 2022, 11:32

The Ming Cu yang dikenal sebagai ratu tarantula dari Kota Bandung baru-baru ini menggelar pernikahannya dan menariknya, hobi hewan berbisanya itu dijadikan tema dari resepsinya!

Cianjur Berduka, Pakar Unpad Paparkan Pemicu Gemp a.jpg

Pendidikan

Cianjur Berduka, Pakar Unpad Paparkan Pemicu Gempa

24 November 2022, 17:14

Pakar Unpad mengungkapkan analisanya mengenai sebenarnya apa yang menjadi pemicu guncangan gempa Cianjur.


Comments


Please Login to leave a comment.