RedDoorz Dapat Investasi Untuk Kembangkan Bisnis Di Asia Tenggara

Bisnis

RedDoorz Dapat Investasi Untuk Kembangkan Bisnis Di Asia Tenggara

RedDoorz merupakan platform pemesanan hotel atau pun penginapan dengan harga terjangkau. Platform ini rupanya bertumbuh dengan cepat di Kawasan Asia Tenggara. Hal itu dinyatakan dengan, pengumuman yang dilakukan RedDoorz pada 20 Agustus 2019 lalu yang menyatakan, mereka mendapatkan pendanaan awal sebesar US$ 70 juta dari keseluruhan pendanaan Seri C.

Pendanaan ini dipimpin Asia Partners, sebuah perusahaan ekuitas yang didirikan sejumlah eksekutif senior dengan rekam jejak sangat baik di dunia bisnis. Asia Partners bertujuan untuk meningkatkan skala perusahaan teknologi seperti Sea, Naspers, Bukalapak, dan RedDoorz agar bisa berkembang secara global dan beroperasi di seluruh wilayah.

[Baca Juga: Potensi Bisnis Budget Hotel di Pasar Minggu]

Bukan hanya Asia Partners yang bergabung namun, Rakuten Capital dan Mirae Asset-Naver Asia Growth Fund juga ikut bergabung dalam pendanaan ini. Bahkan investor sebelumnya, Qiming Venture Partners dan International Finance Corporation (IFC) juga kembali memberikan dukungannya dengan ikut berpartisipasi.

Berkat adanya pendanaan ini, kini RedDoorz menjadi salah satu perusahaan startup dengan pendanaan terbaik di Singapura khususnya dalam kategori perusahaan penyedia layanan akomodasi online dengan harga terjangkau di seluruh Asia Tenggara.

“Kami menyambut dengan baik bergabungnya para investor baru yang berpengalaman dengan misi membangun RedDoorz. Babak baru pendanaan ini merupakan bukti pertumbuhan bisnis selama beberapa tahun terakhir. RedDoorz sudah beroperasi di beberapa pasar paling dinamis di dunia dan kami berencana untuk berekspansi ke pasar baru,” kata Founder dan CEO RedDoorz Amit Saberwal.

[Baca Juga: Potensi Bisnis Budget Hotel di Pasar Minggu]

Berdasarkan rilis yang didapatkan PingPoint pada (20/8/2019), Amit menyebutkan, dengan adanya dukungan dari investor dan beberapa investor baru yang telah berhasil membangun bisnis teknologi dan digital, kami mengambil langkah yang tepat untuk mengembangkan bisnis ke pasar Asia Tenggara.

RedDoorz akan memanfaatkan pendanaan baru untuk masuk ke pasar baru dan memperkuat posisinya di kawasan yang telah ada dengan mengembangkan berbagai hal seperti teknologi, pengalaman pelanggan, sumber daya manusia serta investasi pemasaran, pendanaan juga akan digunakan untuk membangun pusat teknologi di Vietnam yang akan melengkapi pusat teknologi regional di India, dan meningkatkan kualitas staf hotel serta mengadakan pelatihan kerja dengan mitra hotel yang ada di Singapura, Indonesia, Vietnam dan Filipina.

Co-Founders Asia Partners Oliver Rippel, mengatakan “Misi kami adalah membantu membangun dan mendampingi calon perusahaan unicorn berikutnya dalam bidang teknologi di Asia Tenggara. Kami percaya pada kemampuan mitra kami untuk menangkap peluang besar yang ada di segmen perjalanan terjangkau (backpacker). Investasi ini menegaskan keyakinan kami pada visi dan rencana RedDoorz."

Read More

Artikel Lainnya

Pedagang-Musiman-Souvenir-Imlek-270115-zk-1.jpg

Berita Kawasan

Catat! Ini Rangkaian Acara Perayaan Imlek di Ibu Kota

21 January 2020, 16:01

Kegiatan ini menjadi kali pertama Pemprov bekerjasama dengan beberapa komunitas untuk mengadakan acara perayaan Imlek

Diet Telur, Cara Turunkan Berat Badan yang Murah dan Sehat

Kesehatan

Diet Telur, Cara Turunkan Berat Badan yang Murah dan Sehat

21 January 2020, 12:00

Diet merupakan salah satu pola yang mengatur pola makan Anda agar lebih metabolisme tubuh Anda lebih sehat dan berat badan ideal.

Inilah Pengalaman Lutesha dalam Film Sebelum Iblis Menjemput Ayat 2

Berita Kawasan

Inilah Pengalaman Lutesha dalam Film Sebelum Iblis Menjemput Ayat 2

21 January 2020, 10:00

Bagaimana pengalaman perdana Lutesha bermain film horor? Ini cerita aktris muda tersebut ketika berperan dalam film Sebelum Iblis Menjemput Ayat 2.

Sudah Masuk 25 Tahun Lakukan Hal Ini untuk Cegah Penuaan Dini

Kecantikan dan Fashion

Sudah Masuk 25 Tahun? Lakukan Hal Ini untuk Cegah Penuaan Dini

21 January 2020, 09:00

Memasuki umur 25 tahun, kolagen dalam tubuh secara alamiah berkurang. Namun, ada beberapa cara agar kondisi kulit tetap prima.


Comments


Please Login to leave a comment.