Resmi Berkat Unpad Desa Mirat Majalengka Jadi Desa Wisata

Berita Kawasan

Resmi! Berkat Unpad, Desa Mirat Majalengka Jadi Desa Wisata

Universitas Padjadjaran melalui Pusat Riset Pengembangan dan Pemberdayaan Desa bekerja sama dengan Pemerintah Desa Mirat, Kabupaten Majalengka mencanangkan kawasan Desa Mirat menjadi Desa Wisata.

Pencanangan kawasan Desa Mirat menjadi Desa Wisata, ditandai dengan peresmian Tugu Destinasi Pariwisata sebagai tanda Desa Mirat yang sudah menjadi Desa Wisata.

Peresmian tersebut dilakukan oleh Wakil Rektor Bidang Riset dan Inovasi Unpad Prof. Dr. Hendarmawan dengan disaksikan Kepala Desa Mirat Asep Sumeka dan berbagai pihak lainnya di halaman Kantor Desa Mirat, Sabtu (18/12/2021).

Sebelumnya, Prof. Reiza, Pusat Riset PPD Unpad, telah mengkaji pengembangan Desa Mirat sebagai Desa Wisata dalam dua tahun terakhir. Dari hasil kajian tersebut, desa ini memiliki potensi yang cukup besar untuk dikembangkan sebagai kawasan wisata. Terlihat dari banyaknya sumber daya alam, sumber daya budaya serta sumber daya hasil buatan manusia.

Resmi! Berkat Unpad, Desa Mirat Majalengka Jadi Desa Wisata.jpg

“Dari segi sumber daya alam, Desa Mirat punya kekayaan alam luar biasa, seperti obyek wisata Cadas Gantung, Tebing Jamparing, dan Goa Panangisan. Bahkan, bentang alamnya yang sangat indah bila dilihat dari atas bukit banyak yang menyebutnya sebagai Raja Ampatnya daratan. Untuk itu, kami bersama pemerintah dan masyarakat Desa Mirat bekerja sama untuk memberdayakannya sebagai destinasi wisata unggulan,” tutur Prof. Reiza, dikutip dari unpad.ac.id.

Sementara untuk potensi budaya, upaya pengembangan potensi budaya Desa Mirat akan diselaraskan dengan Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Kabupaten Majalengka Tahun 2021-2025 yang baru saja dikeluarkan tanggal 26 November 2021. Dalam Ripparkab tersebut, Kecamatan Leuwimunding, termasuk dalam Kawasan Strategis Pariwisata Seni Budaya Kreatif Jatiwangi dan sekitarnya, dengan tema primer seni budaya kreatif.

[Baca Juga: Nikmati A-Z Paket Wisata di Desa Wisata Sumberbulu, Jateng]

Guru Besar Fakultas Ilmu Budaya Unpad tersebut menjabarkan, kajian potensi budaya yang dilakukan Pusris PPD Unpad berangkat dari pendekatan Undang-Undang No. 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan.

Dalam UU tersebut, ada sepuluh Objek Pemajuan Kebudayaan yang memerlukan pelindungan, pemanfaatan, dan pembinaan. Kesepuluh OPK tersebut, yakni, manuskrip, tradisi lisan, adat istiadat, permainan rakyat, olahraga tradisional, pengetahuan tradisional, teknologi tradisional, seni, bahasa, dan ritus. Menariknya, Desa Mirat memiliki kesepuluh OPK tersebut.

“Karena itu, dengan potensi besar yang dimilikinya, Desa Mirat tidak saja layak dikembangkan sebagai desa wisata berbasis sumber daya alam, tetapi juga berbasis sumber daya budaya atau desa pemajuan kebudayaan,” tambah Prof. Reiza.


Read More

Artikel Lainnya

Tak Hanya Sekadar Pendanaan Startup, IDPM MPTM Juga Hadirkan Lowongan Pekerjaa n.jpg

Bisnis

Tak Hanya Sekadar Pendanaan Startup, IDPM MPTM Juga Hadirkan Lowongan Pekerjaan

28 November 2022, 15:58

East Ventures melalui IDPM MPTM berupaya membuka kesempatan kepada para founder startup meraih pendanaan dan mereka yang terdampak badai PHK industri digital mendapatkan pekerjaan baru.

Fore Coffee Perpanjang Periode The Classic Treasure Series Sampai Tahun Depa n.jpg

Kuliner

Fore Coffee Perpanjang Periode The Classic Treasure Series Sampai Tahun Depan

28 November 2022, 14:56

Setelah ribuan konsumennya bersuara, Fore Coffee memutuskan untuk memperpanjang menu seasonal The Classic Treasure Series sampai tahun depan.

Konser di Edutorium UMS, Dewa 19 Sukses Hibur Penggemarnya di Solo.jpg

Hobi dan Hiburan

Konser di Edutorium UMS, Dewa 19 Sukses Hibur Penggemarnya di Solo

28 November 2022, 10:55

Pada akhir pekan kemarin, band Dewa 19 bersama mantan anggotanya yang ikonik sukses manggung di Kota Solo melalui konser 30 Tahun Berkarya Dewa 19.

Respons Fashionista Luring dan Daring Tinggi, JFW 2023 Sukses Digelar.jpg

Kecantikan dan Fashion

Respons Fashionista Luring dan Daring Tinggi, JFW 2023 Sukses Digelar

25 November 2022, 16:36

Pihak penyelenggaran JFW 2023 mengungkapkan bahwa ini merupakan salah satu penyelenggaraan Jakarta Fashion Week dengan animo serta respons yang sangat positif dari fashionista di Tanah Air.


Comments


Please Login to leave a comment.