Menerka-nerka Nasib Tradisi Mudik Lebaran Kala Pandemi COVID-19

Berita Kawasan

Resmi! Jokowi Akhirnya Larang Kegiatan Mudik Lebaran

Setelah berbagai polemik mengenai mudik di tengah pandemi COVID-19 simpang siur, akhirnya Presiden Joko Widodo memutuskan untuk melarang warganya untuk melakukan mudik lebaran 2020. Di tengah masa pandemi seperti ini, mudik berpotensi membawa virus dan menyebarkan virus ke daerah lain. Maka dari itu, larangan tersebut dibuat untuk memutus mata rantai penyebaran Virus Corona atau SARS-COV-2.

Pada rapat terbatas yang diselenggarakan hari ini (21/4/2020), usai survei yang dilakukan Kementrian Perhubungan pada pertengahan April lalu, ada 20 persen lebih warga yang bersikeras untuk mudik Lebaran mendatang, selain itu tujuh persen di antaranya sudah mudik, walaupun sebelumnya sudah ada imbauan untuk tidak mudik.

[Baca Juga: Survei LIPI: Persentase Masyarakat Mudik Saat Pandemi Masih Tinggi]

Larangan mudik ini tentunya berpengaruh terhadap arus keluar masuk Jabodetabek. Pelarangan ini akan mulai efektif pada 24 April mendatang dan terdapat sanksi untuk siapa saja yang melanggar. Langkah ini diambil usai pemerintah melakukan pelarangan yang sama untuk para pekerja di institusi pemerintahan, yaitu Aparatur Sipil Negara (ASN) dan juga jajaran TNI/Polri.

Pelaksana Tugas Menteri Perhubungan Luhut Binsar Pandjaitan menyebutkan sanksi tersebut akan efektif mulai tanggal 7 mei 2020 mendatang. Walaupun begitu, payung hukum untuk pemberian sanksi tersebut belum rampung, kini pemerintah secara bertahap sedang menggodok aturan saksi.

Menko Maritim dan Investasi selaku Plt Menhub Luhut Binsar Pandjaitan

Melansir dari cnnindonesia, Direktur Riset KIC Mulya Amri menyebutkan jumlah pemudik pada tahun 2019 lalu sebanyak 18,3 juta orang maka pada tahun ini, jumlah pemudik berpotensi hingga 3 juta orang di tengah wabah COVID-19 ini.

Lembaga Hasil Ilmu Pengetahuan (LIP) juga melakukan survey lewat media sosial kepada 3.853 responden pada 28-30 Maret 2020. Dari hasil survey tersebut, masih ada 43,78 persen yang memilih untuk tetap mudik, sementara 56,22 persen di antaranya menyatakan untuk tidak mudik.

[Baca Juga: Aturan Mudik 2020 di Tengah Pandemi COVID-19]

Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri pun akan menyekat sejumlah ruas jalan sebagai tindak lanjut dari larangan mudik Lebaran 2020 yang diumumkan Jokowi. Rencananya penyekatan tersebut akan dilakukan di sejumlah jalan tol an non-tol.

Kabag Ops Korlantas Polri Kombes Benyamin lewat kompas.com menyebutkan, Korlantas sudah buat skenario beberapa jalan keluar tol yang akan disekat antara lain tol Cikampek ke tol Jagorawi dan juga Merak. Selain itu, jalur Pantura, jalur Cibinong, Parung, maupun ke arah Tangerang. Walaupun begitu, kendaraan yang membawa BBM, sembako, ternak, dan kendaraan umum masih bisa beroperasi.


Read More

Artikel Lainnya

Tak Sampai Rp2 Juta! Redmi 10A Resmi Hadir di Indonesi a.jpg

Hobi dan Hiburan

Tak Sampai Rp2 Juta! Redmi 10A Resmi Hadir di Indonesia

20 May 2022, 18:40

Xiaomi Indonesia secara resmi meluncurkan produk entry-level mereka yang terbaru dengan kehadiran Redmi 10A.

East Ventures Suntik Pendanaan Awal ke Startup Pendidikan MySkill.jpg

Bisnis

East Ventures Suntik Pendanaan Awal ke Startup Pendidikan MySkill

20 May 2022, 16:37

Startup yang berfokus meningkatkan skill para pencari kerja di Tanah Air, My Skill, disebut meraih pendanaan awal dari East Ventures.

Sampai 29 Mei 2022, Toys Kingdom Gandaria City Adakan Diskon Hingga 90 %.jpg

Bisnis

Sampai 29 Mei 2022, Toys Kingdom Gandaria City Diskon Hingga 90%

20 May 2022, 14:36

Bagi Anda yang berniat membelikan mainan untuk buah hati maka bisa memanfaatkan momen Crazy Sale di Toys Kingdom Mall Gandaria City.

CFD Akan Kembali Digelar di Wilayah Ibu Kot a.jpg

Berita Kawasan

CFD Akan Kembali Digelar di Wilayah Ibu Kota

20 May 2022, 11:34

Pemprov DKI Jakarta mengumumkan akan melakukan uji coba penerapan CFD alias Hari Bebas Kendaraan Bermotor di wilayahnya pada akhir pekan ini.


Comments


Please Login to leave a comment.