Rapid Test Diprioritaskan untuk Tenaga Kesehatan di Jakarta

Kesehatan

Ribuan Warga Depok Sudah Lakukan Rapid Tes Corona

Berdasarkan data yang diperbarui melalui situs resmi Pemerintah Kota (Pemkot Depok) ccc-19.depok.go.id, per Selasa 31 Maret 2020, jumlah terkonfirmasi positif COVID-19 di Kota Depok sebanyak 43 orang. Sementara jumlah pasien yang sembuh sebanyak 10 orang dan pasien meninggal dunia 5 orang.

Kemudian, untuk Pasien dalam Pengawasan (PDP), terdapat sebanyak 330 orang. Dengan rincian, yang sudah ditangani sebanyak 38 orang dan 292 orang masih dalam pengawasan. Selanjutnya, untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 1.232 orang. Sebanyak 204 orang di antaranya telah ditangani dan 1.028 orang masih dalam pemantauan.

Tangani COVID-19, Pemkot Depok Bentuk Gugus Tugas

Untuk menekan kenaikan angka tersebut, Pemkot Depok berupaya melakukan tes cepat atau Rapid Test virus Corona (Covid-19) sejak tanggal 25 Maret lalu di sejumlah rumah sakit dan Puskesmas. Hingga hari ini, tercatat sebanyak 1.443 orang yang diperiksa.

"Jumlah yang telah menjalani rapid test di rumah sakit, Puskesmas dan Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) hingga hari ini sebanyak 1. 443 orang. Dengan prioritas untuk PDP, ODP, Tenaga Kesehatan, dan Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu (SPGDT)," ujar Wali Kota Depok Mohammad Idris, dilansir depok.go.id (01/04/2020).

[Baca Juga: Lakukan Disinfeksi Cegah Covid-19, Ini Alokasi Biaya PMI Depok]

Mengutip kemkes.go.id (01/04/2020), Pemerintah telah menentukan siapa saja yang diprioritaskan untuk dilakukan Rapid Test Corona atau COVID-19. Yang pertama adalah orang yang telah kontak dekat pasien positif baik yang dirawat di RS maupun yang mengisolasi diri di rumah, kedua adalah tenaga kesehatan (Nakes). Rapid Test dilakukan menggunakan metode pemeriksaan antibody, bukan melakukan pemeriksaan langsung terhadap virusnya.

Jubir Pemerintah untuk Covid-19 dr. Achmad Yurianto menjelaskan metode Rapid Test digunakan untuk skrining terhadap adanya kasus positif di masyarakat. Oleh karena itu yang diperiksa pada Rapid Test ini adalah antibody nya yang ada di dalam darah, sehingga spesimen yang diambil adalah darah

Sementara itu, Mohammad Idris menyebutkan hasil dari rapid test, tercatat ada 40 orang. Namun, hasil ini harus ditindaklanjuti dengan pemeriksaan SWAB Polymerase Chain Reaction (PCR) untuk diagnosa pasti adanya virus COVID-19. Dari hasil PCR ini, baru dapat dipastikan terkonfirmasi positif atau tidak.


Read More

Artikel Lainnya

Terus Dorong Geliat Pariwisata Ibu Kota, Jakarnaval Digelar di Sirkuit E-Prix Jakarta.jpg

Berita Kawasan

Terus Dorong Geliat Pariwisata Ibu Kota, Jakarnaval Digelar di Sirkuit E-Prix Jakarta

12 August 2022, 16:43

Pada 14 Agustus 2022, Sirkuit Internasional E-Prix Jakarta akan menjadi lokasi acara puncak karnaval bernama Jakarnaval yang digelar untuk geliatkan wisata di Ibu Kota.

Dinkes Kota Tangerang Edukasi Warganya Terkait Obat Kadaluars a.jpg

Kesehatan

Dinkes Kota Tangerang Edukasi Warganya Terkait Obat Kadaluarsa

12 August 2022, 14:41

Setelah ramainya kabar mengenai balita di wilayahnya yang diberikan obat kadaluarsa, Dinkes Kota Tangerang berikan edukasi publik

KFC Hadirkan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum di Gerai Jakarta Barat Ini.jpg

Bisnis

KFC Hadirkan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum di Gerai Jakarta Barat Ini

12 August 2022, 10:30

Pada pekan ini, berkat kolaborasi PT Fast Food Indonesia dan PT Agra Surya Energi, KFC Indonesia meresmikan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum di salah satu gerainya.

Jelang HUT RI ke-77, Ini Gedung Saksi Sejarah Perobekan Bendera Belanda di Bandun g.jpg

Properti dan Solusi

Jelang HUT RI ke-77, Ini Gedung Saksi Sejarah Perobekan Bendera Belanda di Bandung

11 August 2022, 17:17

Jika Anda berencana wisata sejarah di Kota Bandung jelang HUT RI ke-77 maka gedung yang berada di area Jalan Braga ini menjadi salah satu objek yang bisa Anda kunjungi.


Comments


Please Login to leave a comment.