RS Lapangan Beroperasi Harapan Kota Bogor yang Kritis

Kesehatan

RS Lapangan GOR Pajajaran Beroperasi, Harapan Kota Bogor yang Kritis

Pemerintah Kota Bogor meresmikan rumah sakit lapangan GOR Pajajaran untuk pasien bergejala ringan dengan penyakit penyerta pada Senin, 18 Januari 2021. Pemerintah setempat masih akan menyiapkan tambahan fasilitas seperti gedung dan hotel sebagai ruang isolasi untuk antisipasi lonjakan kasus. Saat ini, penambahan kasus positif di Kota Bogor, Jawa Barat, sudah mencapai rata-rata 80 kasus dalam sepekan.

Wali Kota Bima Arya mengatakan, sejak akhir tahun, kasus harian positif COVID-19 terus meningkat hingga pertengahan Januari 2021. Penambahan kasus itu berdampak pada kritisnya ruang isolasi dan ICU di rumah sakit sehingga banyak warga yang terkonfirmasi positif tidak mendapat perawatan.

RS Lapangan Beroperasi Harapan Kota Bogor yang Kritis

Berdasarkan pembaruan data pada Senin pukul 16.30, kasus harian positif Kota Bogor memecahkan rekor mencapai 90 kasus. Total kasus positif mencapai 6.816 orang, pasien sakit 1.224 kasus, meninggal 146 kasus, dan pasien sembuh 5.446 kasus. Dalam sepekan, rata-rata kasus harian mencapai 80 kasus.

Tingginya jumlah kasus, kata Bima, membuat banyak warga yang terpapar COVID-19 sulit mendapatkan akses kesehatan serta ruang perawatan. Oleh karena itu, beroperasinya rumah sakit lapangan GOR Pajajaran diharapkan bisa menurunkan tingkat okupansi tempat tidur dan warga bisa mendapatkan perawatan.

Seperti diberitakan kompas.id (19/1/2021), Bima menuturkan, sejumlah rumah sakit sudah menambah ruang isolasi atau tempat tidur dan ruang ICU. Penambahan tersebut cukup mengurangi okupansi tempat tidur. Meski begitu, Kota Bogor masih dalam kondisi kritis.

[Baca Juga: Jokowi Hadiri Simulasi Vaksinasi COVID-19 di Kota Bogor]

Di awal Januari, okupansi tempat tidur mencapai lebih dari 80 persen dan ruang ICU bahkan pernah mencapai 100 persen. Sementara data pada Kamis (14/1/2021), tempat tidur isolasi yang terisi sebanyak 546 dari total 722 tempat tidur atau persentase keterisian mencapai 75,6 persen. Ketersediaan ruang ICU di 21 rumah sakit mencapai 78,1 persen. Adapun data pada Minggu (17/1/2021), dari total 766 tempat tidur, keterisian mencapai 552 tempat tidur (72,1 persen); dan dari 36 tempat tidur di 21 rumah sakit, keterisian mencapai 25 persen (69, 4 persen).

”Setiap hari saya mendapatkan keluhan warga yang putus asa. Mereka meminta dengan sangat akses kamar atau tempat tidur. Saya tahu rumah sakit bekerja keras semaksimal mungkin. Namun, fakta menunjukkan tingkat keterisian tempat tidur jauh di atas normal. Untuk itu, mutlak menambah tempat tidur, tenaga kesehatan, dan fasilitas kesehatan. Ini menjadi ihktiar kita bersama menyelamatkan banyak nyawa di Kota Bogor,” Bima menambahkan.

Pentingnya Fasilitas Tambahan

Rumah sakit lapangan GOR Pajajaran menyediakan 56 tempat tidur dan 8 tempat tidur di IGD dengan 44 perawat, 10 dokter spesialis paru, dan 10 dokter umum. Rumah sakit lapangan itu diperuntukan bagi 70 persen Kota Bogor dan 30 persen bagi warga luar Kota Bogor. Mereka yang mendapat perawatan adalah warga yang terkonfirmasi positif bergejala ringan dengan penyakit penyerta.

”Kita dalam kondisi kritis dan darurat. Kita prihatin. Setiap hari banyak warga yang harus difasilitasi. Ada juga warga yang tidak mendapat perawat sehingga meninggal. Oleh karena itu, warga yang masih tidak taat protokol kesehatan dengan berkumpul, bepergian, dan jalan-jalan mengakibatkan jumlah kasus tinggi. Kami melarang keras. Acara dikurangi, kurangi mobilitas, dan kerumunan. Ini pesan untuk kita semua. Kasihan nakes kita. Liburan berbanding lurus dengan bertambahnya korban tenaga kesehatan. Ini ironis,” tegas Bima dengan nada tinggi.

RS Lapangan Beroperasi Harapan Kota Bogor yang Kritis

Bima melanjutkan, setelah BNN Lido dan rumah sakit lapangan GOR Pajajaran, pihaknya saat ini sedang berusaha menyiapkan tambahan fasilitas non-kesehatan untuk pasien tanpa gejala guna menghadapi situasi terburuk jika terjadi lonjakan kasus. Berdasarkan perkiraan, hingga Desember 2021, jumlah akumulatif mencapai 11.000 kasus dengan asumsi efektivitas vaksin mencapai 80 persen. Dari angka tersebut, pemerintah setempat setidaknya harus menyiapkan penambahan tempat tidur sekitar 12 persen.

”Ke depan kami masih berusaha secepat mungkin untuk menyiapkan tempat isolasi orang tanpa gejala. Dalam kondisi seperti ini kami tindak ingin main-main. Kami siapkan skenario untuk penyiapan tempat lain. Harus kita siapkan sekarang daripada nanti kita tidak siap dan kekurangan,” kata Bima.

Bima juga sepakat kepatuhan protokol kesehatan harus semakin ketat. Pihaknya bersama TNI, Polri, dan Satpol PP akan menindak tegas pelanggar aturan PPKM. ”Kami tidak main-main terhadap pelanggar protokol kesehatan. Jika ada pelanggaran seperti melanggar pembatasan 25 persen, tidak ada peringatan, langsung kami tutup. Kemarin ada tempat usaha yang langsung kami tutup. kepolisian sisir jalan untuk menindak kedisplinan. Jalan Sudirman sudah kita tutup. Akan menyusul titik-titik lainnya,” tutup Bima.

Read More

Artikel Lainnya

Pelepasan Perdana! UGM Gelar Peresmian Pengiriman Ribuan GeNose C19t.jpg

Pendidikan

Pelepasan Perdana! UGM Gelar Peresmian Pengiriman Ribuan GeNose C19

01 March 2021, 19:25

UGM secara resmi melepaskan ribuan GeNose C19 ke distributor untuk mulai dijual ke berbagai layanan kesehatan, institusi pendidikan hingga perusahaan.

Sebelum Terlalu Berharap, Ini 4 Hal yang Perlu Anda Tahu Tentang Vaksin Mandiri

Kesehatan

Sebelum Terlalu Berharap, Ini 4 Hal yang Perlu Anda Tahu Tentang Vaksin Mandiri

01 March 2021, 18:15

Pendanaan vaksinasi mandiri dibebankan kepada perusahaan sehingga semua penerima vaksinasi tidak dipungut biaya. Program ini diharapkan mempercepat terbentuknya kekebalan komunitas.

Wisata Kuliner Kota Malang Belum Lengkap Tanpa Sate Gebug 1920

Kuliner

Wisata Kuliner Kota Malang Belum Lengkap Tanpa Sate Gebug 1920

01 March 2021, 16:16

Saat memasuki warung sate legendaris ini, terdengar suara orang sedang menggebuk-gebuk sesuatu. Suara itu akan terdengar jelas saat Anda memasuki warung.

ASN, Pedagang Hingga Wartawan di Kota Bogor Siap Divaksin

Kesehatan

ASN, Pedagang Hingga Wartawan di Kota Bogor Siap Divaksin

01 March 2021, 15:17

Khusus untuk lansia kata Retno, masih diprioritaskan di ibu kota provinsi. Sementara, Kota Bogor belum mendapat alokasi vaksin.


Comments


Please Login to leave a comment.