TEBET_KESEHATAN_RS TEBET SADARI PENTINGNYA PENGOBATAN HOLISTIK UNTUK DIABETES_OCI_REVISI 01-01.jpg

Kesehatan

RS Tebet Melayani Pengobatan Holistik untuk Diabetes

Jumlah penderita diabetes mellitus atau diabetes setiap tahunnya terus meningkat. Penyakit ini tidak bisa disembuhkan, tapi bisa dikontrol dengan penerapan pola makan dan gaya hidup sehat. Pemahaman ini yang membuat RS Tebet menerapkan pengobatan holistik untuk diabetes. RS Tebet yang berada di bawah naungan Yayasan Bina Sehat Interna ini dikenal dalam pelayanan penyakit dalam, termasuk diabetes.

Atas dasar itu, maka didirikanlah Klinik Diabetes Serebrokardiovaskular sebagai bagian dari pelayanan holistik untuk penderita diabetes. RS Tebet didukung tim dokter yang secara holistik dan komprehensif melayani dan merawat pasien agar mampu hidup dengan kualitas yang baik. Dengan demikian, mereka pun memiliki harapan hidup yang lebih tinggi.

Rumah sakit ini didirikan oleh Profesor Dr. Wilfried Herdin Sibuea dan Marie Soemarsih Subuea. Berawal dari klinik praktik bersama dokter spesialis di Tebet pada 2 April 1982, RS Tebet kini selain memiliki learning center dan dua Klinik Pratama yang memberikan pelayanan kesehatan bermutu, holistik, kompetitif dan terpercaya.

Dr. Wilfried Herdin Sibuea mendalami penyakit diabetes sejak 1965, kemudian juga mempelajari penyakit kanker payudara dan kanker hati di Belanda dan Wina. Maka itu rumah sakit ini sangat dikenal keunggulannya dalam penanganan penyakit dalam seperti diabetes, stroke, gagal ginjal, dan gangrene.

Penanganan Diabetes

Data dari Indonesia Diabetes Federation (IDF) menunjukkan, pada 2015, 10 juta masyarakat Indonesia telah mengidap diabetes. Bagi para penderita Diabetes, perlu memahami bagaimana cara mengontrol kadar gula darah agar selalu dalam kondisi normal. Glukosa tetap dibutuhkan tubuh, karena glukosa termasuk salah satu sumber energi utama tubuh.

Bila kondisinya tidak normal, berbagai masalah kesehatan dapat terjadi. Penyakit diabetes memang bersifat genetic, tapi pengaruh gaya hidup, seperti diet, istirahat, dan kebiasaan olahraga, juga memiliki pengaruh yang besar pada penyakit ini.

Pada dasarnya, diabetes melitus atau diabetes merupakan penyakit kronis yang ditandai dengan gangguan metabolisme akibat produksi insulin yang tidak mencukupi. Diabetes juga terjadi ketika pankreas tidak bisa lagi memproduksi insulin dalam jumlah cukup.

Gejala diabetes mellitus mulai muncul saat kadar gula dalam darah sudah mencapai lebih dari 200 mg/dl atau dikenal juga dengan hiperglikemia. Hal itu bisa terjadi secara tiba-tiba, tapi dalam kebanyakan kasus gula darah tinggi berkembang selama beberapa hari.

Hiperglikemia atau glukosa tinggi dalam darah dapat menyebabkan berbagai penyakit serius terkait karena dapat mempengaruhi organ tubuh lainnya. sebut saja gangguan seperti kerusakan pembuluh darah, serangan jantung atau penyakit jantung, kerusakan saraf (neuropati), gagal ginjal, kerusakan kulit dan jaringan organ yang sulit disembuhkan (gangrene), hingga stroke dan koma.

Senam untuk Pencegahan

Ada tiga faktor yang bisa dilakukan untuk mencegah diabetes, yakni istirahat cukup, menjaga pola makan yang baik, serta secara rutin melakukan olahraga. Terakhir adalah olahraga yang seringkali sulit dilakukan karena kesibukan membuat seseorang tak memiliki waktu untuk berolahraga. Padahal, rutinitas olahraga minimal dua hingga tiga jam per minggu mampu membuat Anda terhindar dari diabetes.

Itulah mengapa Klinik Diabetes Serebrokardiovaskular, RS Tebet secara rutin mengadakan senam diabetes. Sebenarnya bukan senam untuk penderita diabetes saja, tapi senam sebagai pencegahan juga. Penderita diabetes dianjurkan untuk melakukan senam diabetes atau olahraga dengan gerakan ringan dan cepat.

Olahraga yang baik setidaknya selama 150 menit setiap minggunya untuk membakar kalori dalam tubuh dan meningkatkan kepekaan tubuh terhadap insulin. Sebuah studi klinis terkait program pencegahan diabetes mengungkapkan, perubahan gaya hidup dan berolahraga 150 menit per minggu dapat menurunkan risiko diabetes tipe 2-58 persen.

Agar hasil maksimal dan meminimalisir risiko, berkonsultasilah terlebih dahulu ke dokter sebelum melakukan berbagai aktivitas olahraga, baik senam diabetes atau latihan pendukung lainnya. RS Tebet melayani konsultasi seputar diabetes dan perubahan gaya hidup sehat secara keseluruhan. Jika dibutuhkan ada pula konsultasi gizi yang akan memberikan layanan holistik untuk pengobatan diabetes.

Read More

Artikel Lainnya

Kampung Kepo Dukung Wanita Lebih Peduli dengan Kanker Serviks

Kesehatan

Kampung Kepo Dukung Wanita Lebih Peduli dengan Kanker Serviks

18 August 2019, 20:00  |  3 Views

Untuk meningkatkan kepedulian serta mendorong wanita untuk melakukan deteksi dini kanker, Kampung Kepo diresmikan.

Ampas Kopi Ternyata Punya Manfaat Istimewa

Properti dan Solusi

Ampas Kopi Ternyata Punya Manfaat Istimewa

18 August 2019, 19:00  |  3 Views

Biasanya ampas kopi selalu berakhir di tempat sampah, namun ternyata endapan hasil akhir dari minuman lezat ini masih dapat Anda manfaatkan.

Bayar Ongkos Kirim Barang di Gerai JNE Kini Bisa Pakai GoPay

Bisnis

Bayar Ongkos Kirim Barang di Gerai JNE Kini Bisa Pakai GoPay

18 August 2019, 18:00  |  6 Views

GoPay menjadi uang elektronik pertama yang dapat menjadi opsi pembayaran biaya kirim barang melalui JNE. Kirim barang pun jadi lebih praktis.

Kader JKN Dekatkan BPJS Kesehatan untuk Pelayanan Masyarakat

Kesehatan

Kader JKN Dekatkan BPJS Kesehatan untuk Pelayanan Masyarakat

18 August 2019, 17:00  |  5 Views

Kader JKN berperan aktif menyukseskan Program JKN-KIS. Selain itu, berbagi informasi dan membawa manfaat kepada masyarakat.


Comments


Please Login to leave a comment.