MATRAMAN_KESEHATAN_RSUD MATRAMAN LUNCURKAN LAYANAN KHUSUS UNTUK PENDERITA TUBERKULOSIS_IVAN_REVISI 01-01.jpg

Kesehatan

RSUD Matraman Luncurkan Layanan Khusus Penderita Tuberkulosis

Berdasarkan laporan organisasi kesehatan dunia atau WHO tahun 2017, diperkirakan ada lebih dari satu juta kasus tuberkulosis di Indonesia. Namun, yang baru terlaporkan ke Kementerian Kesehatan sebanyak 420.000 kasus. Kendati demikian, angka ini tetap membuat Indonesia menduduki peringkat tiga dunia dalam kategori penduduk dengan jumlah penderita tuberkulosis terbanyak di dunia. Untuk ambil bagian dalam menekan jumlah penderita tuberkulosis itu, RSUD Matraman meluncurkan layanan khusus.

“Indonesia merupakan salah satu negara dengan jumlah penderita tuberkulosis yang cukup banyak. Saat ini kita berada di nomor tiga setelah China dan India. Angka ini harus kita turunkan," kata Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan Anung Sugihantono, seperti dikutip dari idntimes.com, Selasa (10/7/2018).

Sementara terkait layanan khusus di RSUD Matraman itu adalah Tuberculosis Resisten Obat. Direktur RSUD Matraman Opy Dyah Paramita mengatakan, selain untuk membantu menekan angka penderita tuberkulosis di Indonesia, layanan ini juga dihadirkan sebagai salah satu wujud partisipasi RSUD Matraman untuk mencapai Sustainable Development Goals (SDGs) dalam bidang kesehatan, khususnya penekanan jumlah penderita tuberkulosis di dunia.

[Baca Juga : Fasilitas Kesehatan Tanpa Antre di Puskesmas Kelapa Gading]

Lebih jauh, Opy Dyah menjelaskan kalau tuberkulosis resisten sendiri sebenarnya adalah kondisi di mana kuman tuberkulosis tidak dapat lagi dibunuh oleh obat anti tuberkulosis. Maka, dibutuhkan beberapa obat tambahan dalam pengobatan yang diberikan. Di sisi lain, angka tuberkulosis resisten ini terus meningkat. Sebab itulah harus mendapat penanganan yang optimal dan disertai dengan pemantauan yang sangat serius.

"RSUD Matraman menjadi salah satu rumah sakit di Jakarta Timur yang dapat menangani tuberkulosis resisten obat dengan pemantauan dari Dinas kesehatan dan suku dinas Jakarta timur," ujarnya seperti dilansir dari tribunnews.com.

Diluncurkan Bersama 2 Layanan Lain

Tuberculosis Resisten Obat sejatinya diluncurkan RSUD Matraman bersamaan dengan dua layanan baru lainnya. Kedua layanan itu adalah Clinical Reminder System (CRS) dan Mesin Anjungan Pendaftaran Mandiri. CRS adalah suatu sistem aplikasi yang memuat tentang tindakan dokter, terapi, dan pemeriksaan penunjang untuk satu diagnosa. Diagnosanya adalah Diabetes Melitus (DM), Hipertensi, dan Demam Berdarah.

"Diharapkan, dengan menggunakan sistem (aplikasi) tersebut, pelayanan dan pembiayaan rumah sakit menjadi bermutu, efisien, dan efektif sesuai dengan ilmu kedokteran terbaru. Selanjutnya, seluruh diagnosa akan memakai CRS," terang Opy Dyah.

Adapun mengenai Mesin Anjungan Pendaftaran Mandiri, ini merupakan mesin yang berfungsi sesuai namanya. Mesin ini dihadirkan untuk menjawab kemajuan zaman dan perkembangan teknologi. Dengan kata lain, keberadaan mesin ini merupakan bagian dari modernisasi RSUD Matraman.

"Guna meningkatkkan pelayanan kepada pasien dan seiring bertambahnya jumlah pasien, maka RSUD Matraman melakukan inovasi dengan Anjungan Pendaftaran Mandiri, di mana pendaftaran pasien, jadwal praktek dokter, jumlah tempat tidur tersedia, dan keluhan pelanggan dapat diakses melalui mesin tersebut," tandas Opy dyah.

[Baca Juga : RS Tebet Melayani Pengobatan Holistik untuk Diabetes]

Intinya, dengan adanya berbagai layanan baru yang telah disebutkan di atas, pelayanan di RSUD Matraman akan meningkat, dan itu sudah pasti memudahkan masyarakat atau pasien dalam mendapat penanganan masalah kesehatan. Bahkan, penderita tuberkulosis juga tidak perlu repot lagi mencari rumah sakit yang mampu menangani penyakit tersebut.


Read More

Artikel Lainnya

Karedok Jadi Metode Penguatan Literasi untuk Anak Sekolah di Jakarta Utar a.jpg

Pendidikan

Karedok Jadi Metode Penguatan Literasi untuk Anak Sekolah di Jakarta Utara

09 December 2022, 15:51

Pemkot Jakarta Utara memiliki program bernama Karedok yang pada dasarnya menggabungkan kegiatan edukatif seru untuk menguatkan literasi bagi anak-anak sekolah di wilayahnya.

Suasana Kemeriahan Natal 2022 Terlihat di Kota Sol o.jpg

Berita Kawasan

Suasana Kemeriahan Natal 2022 Terlihat di Kota Solo

09 December 2022, 13:49

Sejak awal Desember 2022, suasana perayaan Natal sudah bisa dilihat di Kota Solo dengan lampu-lampu yang menghiasi jalan bahkan dibentuk ala pohon Natal.

Mulai Dijual Hari Ini, Infinix Note 12 2023 Dibanderol dari Rp2,6 Jutaa n.jpg

Bisnis

Mulai Dijual Hari Ini, Infinix Note 12 2023 Dibanderol dari Rp2,6 Jutaan

09 December 2022, 11:46

Infinix Indonesia pada pekan ini secara resmi meluncurkan Note 12 2023 dan sudah bisa dibeli dalam momen first sale pada hari ini 9 Desember 2022.

Cianjur Berduka, Tim Fakultas Keperawatan Unpad Berikan Layanan untuk Korban Gem pa.jpg

Kesehatan

Cianjur Berduka, Tim Fakultas Keperawatan Unpad Berikan Layanan untuk Korban Gempa

08 December 2022, 15:41

Selama tiga hari, relawan dari Fakultas Keperawatan Unpad berada di lokasi posko korban gempa Cianjur untuk memberikan layanan kesehatan fisik dan mental bagi para korban.


Comments


Please Login to leave a comment.