Rumah Berbasis Komunitas Terus Didorong Kementerian PUPR 2.jpg

Properti dan Solusi

Rumah Berbasis Komunitas Terus Didorong Kementerian PUPR

Subsidi rumah dapat melalui program Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dapat melalui tiga jenis fasilitas, yaitu Likuiditas Pembiayaan Perumahan (KPR FLPP), Subsidi Selisih Bunga (SSB), dan Subsidi Bantuan Uang Muka (SBUM). Tiga fasilitas ini diberlakukan untuk meluaskan jangkauan pada masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Selain itu, penyediaan rumah berbasis komunitas juga terus digalakkan.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan salah satu yang terus didorong adalah penyediaan rumah berbasis komunitas. “Melalui skema ini, pekerja non formal yang selama ini kesulitan akses KPR ke Bank, kini tetap bisa mendapatkan subsidi rumah.” Seperti dilansir laman jpp.go.id (06/03/2019)

[Baca Juga: Apa Bisa Over Kredit Rusunami?]

Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Khalawi AH dalam acara PUPR EXPO 4,0 mengatakan, pembangunan perumahan berbasis komunitas diperuntukan bagi komunitas profesi tertentu dan belum pernah mendapatkan program subsidi pembiayaan perumahan dari pemerintah.

“Hingga kini sudah ada sekitar 12 komunitas yang mengajukan untuk dibangunkan perumahan dan saat ini sedang dalam tahap proses verifikasi. Karena prinsipnya pembangunan perumahannya harus betul-betul berada di satu lokasi,” ucapnya.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono Dorong Rumah Berbasis Komunitas

Payung Hukum Sedang Disiapkan

Khalawi mengatakan secara paralel payung hukum pelaksanaan pembangunan perumahan berbasis komunitas sedang disiapkan dan dibahas. Saat ini menurutnya syarat pengajuannya masih serupa dengan pengajuan KPR FLPP bagi MBR. “Yang terpenting komunitas profesi pekerja non formal tersebut mempunyai lembaga yang menaungi mereka seperti berbentuk koperasi atau paguyuban, sesuai dengan peraturan yang berlaku. Kami juga akan melakukan verifikasi terhadap kebenaran keberadaan komunitas tersebut,” ujarnya.

Usulan dapat disampaikan baik kepada pemerintah pusat, daerah, dan melalui perbankan yang bekerja sama dengan asosiasi seperti Real Estat Indonesia (REI) dan Asosiasi Pengembang Perumahan dan Pemukiman Seluruh Indonesia (Apersi).

[Baca Juga: Komunitas Film Ambil Andil dalam Film Lagi-lagi Ateng]

Khalawi mengungkapkan, program ini juga akan melibatkan perguruan tinggi sebagai lembaga untuk mengkaji desain tata ruang sesuai dengan rencana tata ruang wilayah (RTRW) di suatu daerah.

Sebelumnya telah dimulai proyek percontohan pembangunan rumah berbasis komunitas dengan didukung KPR FLPP dan SBUM yakni pembangunan perumahan komunitas pencukur rambut yang tergabung dalam Persaudaraan Pemangkas Rambut Garut (PPRG) di Desa Sukamukti, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Peletakan batu pertamanya (groundbreaking) dilakukan oleh Presiden Joko Widodo pada 19 Januari 2019 lalu.

“Kami juga mendorong pola Academy Business Community Government atau ABCG untuk pembangunan perumahan berbasis komunitas. Saat ini sudah mulai dilaksanakan di Kendal, di Desa Curug Sewu. Kerjasama antara Undip, Pemerintah Pusat dan Pemkab Kendal, Bank BTN, pengembang, dan komunitas,” ujarnya.

[Baca Juga: 4 Perumahan di Cibubur untuk Berpenghasilan Rp4 Juta]

Sementara itu, Sekretaris Ditjen Pembiayaan Perumahan Dadang Rukmana yang menjadi narasumber mini talkshow PUPR EXPO 4.0 menyatakan pembangunan di Garut dan Kendal akan dijadikan percontohan untuk nantinya bisa direplikasi di kota-kota lain. “Inovasinya seperti di Kendal, kita akan mendorong komunitas untuk ikut merancang serta melaksanakan pembangunan rumah sehingga rasa memiliki untuk merawatnya lebih besar,” ujarnya.

“Kementerian PUPR melalui Ditjen Penyediaan Perumahan akan melanjutkannya di provinsi lain dengan komunitas berbeda,” jelas Menteri Basuki.

Arsitek Indonesia Daliana Suryawinata menjelaskan setiap komunitas mempunyai karakteristik tersendiri sehingga dalam pembangunan perumahannya juga diperlukan desain ruang publik yang berbeda.

“Ruang publik untuk berkumpul bersama sangat diperlukan dalam membangun perumahan berbasis komunitas, agar kebersamaan mereka selalu terjaga,” ujarnya.


Read More

Artikel Lainnya

Astralife Hadirkan Apps MyAstraLife Guna Permudah Akses Bagi Nasabahny a.jpg

Bisnis

Astra Life Hadirkan Apps MyAstraLife Guna Permudah Akses Bagi Nasabahnya

19 August 2022, 15:55

Dalam upaya mendorong proses digitalisasi untuk mempermudah para nasabah serta calon nasabahnya, Astra Life secara resmi meluncurkan aplikasi MyAstraLife.

Tablet Mini Mumpuni dengan Harga Terjangkau, realme Pad Mini Resmi Diluncurkan.jpg

Bisnis

Peluncuran realme Pad Mini, Tablet Mumpuni dengan Harga Terjangkau

19 August 2022, 13:53

Dengan harga yang masih di kisaran Rp2 jutaan, realme Indonesia menghadirkan produk tablet mini dengan jeroan yang mumpuni.

Dilengkapi 7.421 Rusunawa, JAKHABITAT Diresmikan Anies.jpg

Properti dan Solusi

Dilengkapi 7.421 Rusunawa, JAKHABITAT Diresmikan Anies

19 August 2022, 11:51

Dalam rangka memberikan akses pemukiman berkualitas dengan biaya terjangkau untuk warganya, Anies Baswedan meresmikan ribuan Rusunawa dalam program JAKHABITAT.

Veteran Kemerdekaan Naik Podium di Upacara HUT RI ke-77 Kota Bekas i.jpg

Berita Kawasan

Veteran Kemerdekaan Naik Podium di Upacara HUT ke-77 RI Kota Bekasi

18 August 2022, 15:41

Dalam upacara HUT RI ke-77 kemarin di Kota Bekasi terdapat momen menarik ketika seorang veteran perang kemerdekaan Indonesia turut diundang untuk memberikan pesan kepada generasi penerus.


Comments


Please Login to leave a comment.