DUREN SAWIT-PROPERTI-RUMAH PERLU DIRENOVASI INI TANDA TANDANYA-RACHLI-1100 px X 600 px-01.jpg

Properti dan Solusi

Rumah Perlu Direnovasi, Ini Tanda-Tandanya

Setiap pemilik rumah tentu menginginkan huniannya bersuasana nyaman untuk ditinggali. Akan tetapi, seiring dengan berjalannya waktu hunian yang awal dirasa nyaman nantinya akan berubah menjadi tidak nyaman. Hal itu terjadi karena banyak sebab, mulai dari setiap bagian hunian akan mengalami perubahan seperti cat tembok memudar, bocor, hingga desain rumah sudah ketinggalan zaman.

Tentunya, renovasi menjadi jalan satu-satunya untuk mengembalikan kenyamanan hunian. Mengutip culturedstone.com (8/1/2019), berikut ini adalah tanda-tanda kenyamanan hunian mulai menurun sehingga diperlukan renovasi.

Rumah Menunjukan Tanda Kerusakan

Merenovasi rumah sudah menjadi keharusan. Banyak yang menjadi penyebabnya, seperti masalah struktural yakni atap bocor, ubin lantai lepas dan sebagainya. Masalah kerusakan rumah tersebut tidak boleh diabaikan, karena nantinya bisa memperparah keadaan dan memakan biaya yang besar, dan utamanya adalah suasana rumah akan menjadi tidak nyaman.

[Baca Juga: Investasi Reksa Dana Yang Cocok Untuk Anak Muda]

Butuh Ruangan Tambahan

Salah satu penyebab harus menambah ruang di rumah adalah terasa sumpek karena banyaknya barang di dalam rumah. Tidak ada salahnya untuk merenovasi rumah agar barang-barang tersebut bisa ditata dengan baik, atau dengan menambah gudang pada rumah Anda.

Tak hanya itu, seiring dengan berjalannya waktu, jumlah anggota keluarga akan bertambah. Mungkin itu anak yang tumbuh dewasa, adanya saudara, ataupun menantu. Melihat kondisi itu, tentunya akan merenovasi rumah guna menambahkan ruang baru. Penambahan ruang baru ini nantinya akan menjaga privasi masing-masing anggota keluarga sesuai dengan kebutuhan penghuni rumah.

Rumah Terasa Ketinggalan Zaman

Jika merasa rumah ketinggalan zaman, maka kemungkinannya adalah merombaknya. Seperti bagian dapur yang direnovasi dengan meng-upgrade cabinet hingga perlengkapannya. Merenovasi ini tidak hanya sekadar lebih terlihat baru dan modern, namun juga membuat penghuni rumah merasa lebih nyaman saat berada di dalamnya. Hal ini nantinya juga akan membantu penghuni rumah meningkatkan nilai hunian.

Tidak Sesuai dengan Diri Sendiri

Merasa ada yang mengganjal ketika berada di rumah? Jika ya, itu menjadi tanda bahwa rumah perlu direnovasi. Hal ini biasa terjadi saat membeli rumah dari developer atau tangan orang lain. Desain, tata letak, dan material terkadang tidak sesuai dengan karakter pemilik rumah. Jika kondisinya seperti ini dianjurkan melakukan renovasi sesuai dengan karakter kamu sebagai pemilik rumah.

[Baca Juga: Membuat Rumah Terasa Sejuk Tanpa AC]

Itulah beberapa kondisi bahwa rumah Anda perlu direnovasi. Merenovasi tidak sekadar mengganti dengan yang baru, tetapi bisa juga menciptakan konsep hingga suasana rumah yang baru.

Read More

Artikel Lainnya

Aman di Masa Pandemi, Terminal Jatijajar Sudah Terapkan Tiket Elektronik .jpg

Berita Kawasan

Aman di Masa Pandemi, Terminal Jatijajar Sudah Terapkan Tiket Elektronik

29 September 2020, 16:08

Salah satu inovasi yang diterapkan di Terminal Jatijajar di masa pandemi seperti sekarang adalah pemberlakukan sistem e-ticketing.

Musim Hujan, Wali Kota Tangerang Persiapkan Langkah Antisipasi Banjir.jpg

Berita Kawasan

Musim Hujan, Wali Kota Tangerang Persiapkan Langkah Antisipasi Banjir

29 September 2020, 15:03

Wali Kota Tangerang memastikan pihaknya sudah mempersiapkan skenario antisipasi terhadap potensi terjadinya banjir akibat musim hujan.

Pemkot Semarang Kejar Target Zona Hijau COVID-19 pada Desember.jpg

Berita Kawasan

Pemkot Semarang Kejar Target Zona Hijau COVID-19 pada Desember

29 September 2020, 14:02

Pemkot Tangerang saat ini tengah bekerja keras untuk mengubah status wilayahnya dari zona orange menjadi zona hijau COVID-19.

Pedagangnya Positif COVID-19, Pasar Ciplak Ditutup Sampai 30 September .jpg

Berita Kawasan

Pedagangnya Positif COVID-19, Pasar Ciplak Ditutup Sampai 30 September

29 September 2020, 13:01

Pasar Ciplak di wilayah Jakarta Selatan disebut ditutup pada pekan ini usai ada pedagang yang positif COVID-19.


Comments


Please Login to leave a comment.