Rumah Sakit Perlu Lakukan 10 Langkah Ini untuk Dukung Ibu Menyusui

Kesehatan

Rumah Sakit Perlu 10 Langkah Ini untuk Dukung Busui (Bagian 2)

Baca sebelumnya Bagian 1

5. Mempertahankan Menyusui

Langkah mendukung Inisiasi Menyusu Dini, diikuti langkah kelima yaitu mendukung ibu untuk menginisiasi, mempertahankan menyusui, dan membantu menangani tantangan yang umum dihadapi ibu di awal masa menyusui. Ini berarti rumah sakit wajib membantu semua ibu untuk menyusui bayinya, dan ketika bayi butuh penanganan medis lanjutan sehingga terpisah dari ibunya, rumah sakit wajib membantu ibu untuk bisa mempertahankan menyusui.

[Baca Juga: UI Bangun Rumah Sakit PTN Pertama di Indonesia]

6. Menghindari Asupan Selain ASI Kecuali atas Indikasi Medis

Langkah keenam adalah tidak memberikan asupan selain ASI, kecuali atas indikasi medis seperti bayi dengan penyakit galaktosemia, maple syrup urine disease atau kelainan fenilketonuria yang menyebabkan bayi membutuhkan suplementasi susu formula baik untuk jangka waktu sementara maupun permanen.

Rumah Sakit Perlu Lakukan 10 Langkah Ini untuk Dukung Ibu Menyusui

7. Rawat Gabung Ibu dan Anak

Berikutnya, rumah sakit wajib memberikan bantuan dan edukasi agar ibu mau dan mampu merawat bayinya sepanjang 24 jam selama dirawat di rumah sakit. Artinya, rumah sakit wajib mengizinkan bayi bergabung di kamar rawat inap ibunya sepanjang 24 jam selama ibu berada di bawah perawatan fasilitas kesehatan. Kenyataannya di Indonesia, banyak rumah sakit yang tidak mengizinkan atau hanya mengizinkan rawat gabung apabila ibu memilih kamar perawatan kelas 1 atau di atasnya sehingga ibu yang memilih kamar perawatan kelas 2 atau 3 tidak bisa melakukan rawat gabung.

8. Bantu Ibu Kenali Tanda Lapar Bayi

Langkah kedelapan adalah mendukung ibu untuk mengenali dan merespons tanda lapar bayinya. Tanda lapar bayi selama ini hanya diartikan bila bayi menangis, padahal menangis adalah tanda paling akhir. Tanda awal bayi lapar antara lain tangan bayi mengepal, kepala menoleh kiri kanan, dan bibir mulai mencecap. Dikombinasikan dengan langkah ketujuh, ibu yang rawat gabung akan lebih mudah mempelajari tanda lapar bayinya.

[Baca Juga: 5 Manfaat Buah Naga untuk Ibu Hamil]

9. Beri Konseling Tentang Risiko Penggunaan Dot

Rumah sakit wajib memberikan konseling ibu atas risiko penggunaan dot, botol susu dan empeng. Meski yang diberikan adalah ASI, tapi tidak direkomendasikan untuk menggunakan dot. Penggunaan dot dapat mengintervensi daya hisap bayi sehingga mempengaruhi produksi ASI. Selain itu di negara berkembang di mana tempat ketersediaan air bersih tidak merata, dot lebih sulit untuk dibersihkan.

10. Dukungan Menyusui Setelah Keluar dari Rumah Sakit

Langkah terakhir adalah mengkoordinasikan kepulangan ibu dari rumah sakit sehingga ibu dan anaknya mendapat dukungan menyusui yang berkelanjutan meski telah keluar dari rumah sakit.

[Baca Juga: Pentingnya Ayah Bisa Meramu MPASI]

Pada 1989, Badan Kesehatan Dunia (WHO) dan United Nations International Children’s Emergency Fund (UNICEF) meluncurkan kebijakan 10 Langkah Menuju Keberhasilan Menyusui (10 LMKM) atau Ten Steps to Successful Breastfeeding untuk memastikan seluruh layanan maternitas memberikan dukungan menyusui secara memadai kepada ibu.

Di Indonesia, 10 LMKM versi 1989 telah diadopsi dalam Peraturan Pemerintah No. 33 Tahun 2012 tentang Air Susu Ibu Eksklusif dan beberapa peraturan Menteri Kesehatan. Dengan adanya PP ini, seluruh pelayanan kesehatan yang menyediakan pelayanan kehamilan dan persalinan wajib menerapkan 10 LMKM.

Read More

Artikel Lainnya

Java Aquatic, Hobi Biota Laut yang Dikembangkan Jadi Bisnis   .jpg

Bisnis

Java Aquatic, Hobi Biota Laut yang Dikembangkan Jadi Bisnis

28 September 2020, 20:19

Berkat hobi biota laut, Nico dan rekannya berhasil dirikan toko Java Aquatic yang berlokasi di kawasan Kebayoran Lama Jakarta Selatan

Cegah Banjir, Pemkot Jakarta Utara Gelar Gerebek Lumpur.jpg

Berita Kawasan

Cegah Banjir, Pemkot Jakarta Utara Gelar Gerebek Lumpur

28 September 2020, 16:55

Pada akhir pekan kemarin, Pemkot Jakarta Utara memanfaatkannya untuk mengadakan kegiatan demi mencegah terjadinya banjir di musim hujan.

Setelah Viral di Medsos, Kafe di Galaxy Bekasi Disegel.jpg

Berita Kawasan

Setelah Viral di Medsos, Kafe di Galaxy Bekasi Disegel

28 September 2020, 14:41

Pada akhir pekan kemarin, jagat medsos Jabodetabek dihebohkan dengan pengunjung kafe di area Galaxy Kota Bekasi yang ramai berjoget tanpa mengindahkan protokol kesehatan.

Gantikan Mohammad Idris, Dedi Supandi Jabat Pjs Wali Kota Depok.jpg

Berita Kawasan

Gantikan Mohammad Idris, Dedi Supandi Jabat Pjs Wali Kota Depok

28 September 2020, 13:43

Resmi mulai menjalani cuti untuk Pilkada Depok 2020, jabatan Mohammad Idris untuk sementara digantikan Dedi Supandi.


Comments


Please Login to leave a comment.