Terkait Kekerasan, Komnas Perempuan KDRT Masih yang Tertinggi

Pendidikan

#SafeHome: WHO + FIFA Cegah Kekerasan Domestik Kala Pandemi

Seiring bertambahnya kasus COVID-19, angka kekerasan terhadap perempuan dan anak-anak juga meningkat. Hal ini sebagaimana data dari World Health Organization (WHO), sejumlah negara seperti China, Inggris dan Amerika Serikat menunjukkan adanya peningkatan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) sejak pandemi Covid-19.

Hal itu terjadi sebagai dampak dari imbauan stay-at-home. Menurut data WHO, hampir satu dari tiga perempuan di dunia mengalami kekerasan fisik dan seksual oleh pasangannya atau orang lain. Sebagian besar kekerasan tersebut dilakukan oleh orang yang tinggal di rumah mereka.

Data menunjukkan kalau 38 persen dari kasus pembunuhan terhadap perempuan dilakukan oleh pasangan mereka. Tak hanya itu, diperkirakan setengah dari anak-anak atau sekitar satu miliar anak berusia 2-17 tahun telah mengalami kekerasan fisik, mental atau seksual pada tahun lalu.

Menurut WHO, masa pandemi Covid-19 ini pun kian membuat anak-anak dan perempuan rentan mengalami kekerasan domestik. Beberapa faktor yang menyebabkan terjadinya hal tersebut yakni akibat ketidaksetaraan gender, penggunaan alkohol, stres akibat pandemi dan instabilitas ekonomi.

Terkait problem tersebut, WHO bersama FIFA dan European Commission bekerja sama untuk membuat kampanye #SafeHome. Pembuatan kampanye ini sejalan dengan sulitnya bagi perempuan dan anak-anak untuk mendapatkan dukungan dan perlindungan langsung dari keluarga, teman dan pekerja kesehatan karena kebijakan distancing.

“Kami sangat senang bahwa mitra kami hari ini bergabung dengan kami untuk menarik perhatian pada masalah kritis ini. Karena orang terisolasi di rumah akibat COVID-19, risiko kekerasan dalam rumah tangga secara tragis diperburuk,” Kata Direktur Jenderal WHO Dr Tedros Adhanom Ghebreyesus, dilansir dari laman WHO (27/5/2020).

Senada dengan Tedros, FIFA President Gianni Infantino mengatakan pihaknya meminta komunitas sepak bola untuk meningkatkan kesadaran terhadap KDRT yang mengancam anak-anak dan perempuan. Apalagi hal ini berdampak negatif bagi mereka.

“Kekerasan tidak memiliki tempat di rumah, sama seperti tidak ada tempat dalam olahraga. Sepak bola memiliki kekuatan untuk menyampaikan pesan sosial yang penting, dan melalui kampanye #SafeHome, kami ingin memastikan bahwa orang-orang yang mengalami kekerasan memiliki akses ke layanan dukungan yang mereka butuhkan,” ujarnya.

Commissioner for Innovation, Research, Culture, Education and Youth Mariya Gabriel turut mengatakan pentingnya perlindungan bagi hak-hak perempuan. Menurutnya selama ini perempuan dan anak-anak yang mengalami kekerasan enggan mengungkapkan karena rasa takut dan malu.

“Faktanya, di beberapa negara, kami telah melihat peningkatan laporan kekerasan dalam rumah tangga sejak terjadi COVID-19. Adalah tanggung jawab kita sebagai masyarakat, sebagai lembaga untuk berbicara bagi para wanita ini (korban KDRT). Untuk memberi mereka kepercayaan dan dukungan bagi mereka. Ini adalah tujuan dari kampanye bersama ini, saya merasa terhormat menjadi bagian didalamnya,” katanya.

Presiden FIFA menambahkan, pihaknya meminta anggota asosiasi mereka untuk merilis rincian bantuan nasional atau lokal dan layanan dukungan yang diperuntukkan bagi korban kekerasan di wilayah mereka.

"Kami juga meminta anggota kami untuk meninjau langkah-langkah perlindungan mereka sendiri menggunakan toolkit Penjaga FIFA untuk memastikan bahwa sepak bola itu menyenangkan dan aman bagi semua orang dalam permainan kami, terutama anggota termuda dari keluarga sepakbola," tutupnya.

[Baca Juga: Terkait Kekerasan, Komnas Perempuan: KDRT Masih yang Tertinggi]

[Baca Juga: Hari Kartini dan Nasib Pekerja Perempuan Di Tengah Pandemi]


Read More

Artikel Lainnya

Unik! Brand Ini Hadirkan Produk Sepatu dari Ceker Ayam.jpg

Kecantikan dan Fashion

Unik! Brand Ini Hadirkan Produk Sepatu dari Ceker Ayam

03 October 2022, 17:32

Alih-alih menggunakan kulit sapi, kambing, atau reptil, salah satu brand di Kota Bandung menggunakan ceker ayam sebagai bahan baku produk sepatunya.

Melalui Buku Ini, Masyarakat Diajak Sajikan dan Lestarikan Kuliner Asli Betawi.jpg

Kuliner

Lestarikan Kuliner Asli Betawi Melalui Buku

03 October 2022, 14:30

Belum lama ini Yayasan Nusa Gastronomi Indonesia, istri Gubernur DKI Jakarta dan istri mantan Sekda DKI Jakarta berkolaborasi guna menghasilkan buku yang mengulas resep tradisional khas Betawi.

3 Startup Naungan East Ventures Ini Dukung Ekosistem Kopi Tanah Air.jpg

Bisnis

3 Startup Naungan East Ventures Ini Dukung Ekosistem Kopi Tanah Air

03 October 2022, 11:28

East Ventures setidaknya telah mendanai tiga perusahaan startup yang mendukung perkembangan ekosistem kopi di Tanah Air.

Semarakan 2022 PMPL SEA Championship, realme Gelar Esports Week.jpg

Bisnis

Semarak 2022 PMPL SEA Championship, realme Gelar Esports Week

30 September 2022, 15:45

Untuk merayakan pertandingam 2022 PMPL SEA Championship, realme memutuskan menghadirkan promo lucky draw bertajuk realme Esports Week.


Comments


Please Login to leave a comment.