Saladstop Gunakan 60 Persen Bahan Lokal Berkualitas di Seluruh Gerai

Kuliner

Saladstop Buka Gerai Ke-14 yang Lebih Besar di PIK Avenue

Saladstop yang merupakan gerai makanan dengan spesialisasi di makanan sehat ini se Asia dan Eropa, baru saja membuka gerai terbaru di Jakarta Utara, tepatnya di Pantai Indah Kapuk. Gerai Saladstop yang terletak di PIK Avenue, Penjaringan ini baru beroperasi pada 14 Februari ini merupakan gerai terbesar, karena terdapat 42 kursi untuk menampung konsumen.

Gerai terbaru Saldstop ini juga bernuansa baru, karena tampak lebih cerah dan asri. Sejak tahun 2009, Saladstop berhasil memiliki 65 gerai di sembilan negara. Rencananya di tahun 2020 ini, Saladstop Indonesia akan membuka 25 outlet. Saat ini, Saladstop baru memiliki 14 gerai di Jakarta dan Surabaya.

Saladstop Buka Gerai Ke-14 yang Lebih Besar di PIK Avenue

Marketing Manager Saladstop Rendy Lukita menyebutkan, Saladstop juga akan fokus melebarkan sayap ke luar Jakarta seperti Surabaya dan Bali. Kemudian pada bulan Mei mendatang, Saladstop akan mengeluarkan konsep baru yang lebih lengkap.

Sesuai namanya, Saladstop konsisten menyajikan salad segar. Lewat slogan Eat Wide Awake dan Trust Food Again, Saladstop mengajak para konsumennya untuk lebih peduli dengan produk yang digunakan khususnya makanan. Maka dari itu, Saladstop selalu berusaha untuk menyajikan informasi nutrisi dari setiap bahan makanan yang digunakan dan produk yang ditawarkan dengan seakurat mungkin. Dengan fitur kalkulator nutrisi di situs saladstop.co.id.

[Baca Juga: Sensory Lab, Tempat Brunch & Coffee Ala Australia di PIK Avenue Mall]

Co-Owner dan Director Saladstop Katherine Desbaillet-Braha mengucapkan, sejak pertama memulai bisnis ini, kdirinya telah mengembangkan usaha dengan mengintegrasikan aspek sustainability ke dalam strategi jangka panjang, dengan berusaha berkontribusi secara positif dalam menjawab tantangan global paling mendesak.

Saladstop Buka Gerai Ke-14 yang Lebih Besar di PIK Avenue

“Saladstop ingin memberikan edukasi kepada konsumen bahwa kita harus tahu dan sadar dari mana asal makanan kita, bagaimana diproduksinya ataupun bagaimana cara makanan tersebut diproses. Bukan hanya itu, Saladstop juga mengedukasi masyarakat di Singapura, untuk mengurangi masalah sampah plastik misalnya, melalui program Borrow Tree,” cerita Katherine saat ditemui Pingpoint di Saladstop PIK Avenue.

[Baca Juga: Nikmati Buah Segar di Fruit & Wine Festival di PIK Avenue]

Ia pun menjelaskan, apa yang ingin di sampaikan dari program Borrow Tree adalah Saladstop ingin mengajak para konsumen untuk terbiasa menggunakan ulang tas belanja saat berkunjung ke Saladstop agar mengurangi sampah kantong plastik.

“Kalau di Singapura, kantong belanja sudah kita kenakan biaya. Tapi, para pengunjung bisa meminjam tas belanja yang ada di Borrow Tree dan bisa mengembalikannya saat berkunjung ke gerai Saladstop,” katanya.

Read More

Artikel Lainnya

Warga Tambakrejo Dapat Segera Tempati Kampung Nelayan Semarang

Properti dan Solusi

Warga Tambakrejo dapat Segera Tempati Kampung Nelayan Semarang

26 January 2021, 20:09

Kini sesuai janji Wali Kota Semarang, Kampung Nelayan sekarang telah didirikan Pemerintah Kota Semarang yang diperuntukkan bagi warga Tambakrejo.

Di Bawah Rp2 Jutaan! Realme Watch S Pro Sudah Bisa Dibeli Hari Ini.jpg

Properti dan Solusi

Di Bawah Rp2 Jutaan! Realme Watch S Pro Sudah Bisa Dibeli Hari Ini

26 January 2021, 19:09

Hadir dengan desain yang lebih premium serta fitur yang lebih oke dibandingkan pendahulunya, realme Watch S Pro dibanderol di bawah Rp2 jutaan.

Krematorium Wahana Mulia Abadi Beroperasi Kebali dengan Alat Ramah Lingkungan

Berita Kawasan

Krematorium di Yogyakarta Gunakan Alat Ramah Lingkungan

26 January 2021, 18:09

Wali kota pun sangat mengapresiasi keberadaan krematorium dan berharap tempat tersebut memang disiapkan sehingga bermanfaat untuk masyarakat, khususnya di Kota Yogyakarta.

Penambahan Satu Jam Operasional untuk Mal di Jakarta Tak Berdampak

Bisnis

Penambahan Satu Jam Operasional untuk Mal Tidak Tingkatkan Bisnis

26 January 2021, 18:05

Penambahan jam operasi pusat perbelanjaan dan restoran sebanyak satu jam di PPKM tahap dua dinilai tidak akan membawa dampak signifikan.


Comments


Please Login to leave a comment.