Metropole, Gedung Bioskop Tua yang Tak Lekang Dimakan Usia

Hobi dan Hiburan

Sambut Hari Film, Inilah Sejarah Bioskop Indonesia dari Masa ke Masa

Peran bioskop di era digital seperti saat ini masih belum tergantikan. Banyaknya film yang tayang di berbagai platform digital pun tidak mengurangi minat masyarakat untuk pergi menonton film ke bioskop.

Hal itu terbukti dari jumlah penonton film di bioskop yang angkanya terus naik. Contohnya beberapa film seperti Warkop DKI Reborn, Dilan, Laskar Pelangi, Pengabdi Setan dan masih banyak film lain yang mampu mencatatkan lebih dari 4 juta penonton.

[Baca Juga: Kinosaurus, Wadah Bertemunya Sineas dengan Penikmat Film]

Itu menandakan bahwa bioskop tidak hanya dimanfaatkan sebagai tempat untuk menonton film, namun juga telah menjadi gaya hidup masyarakat di kota-kota besar. Selain dapat membantu Industri perfilman, menonton di bioskop juga secara tidak langsung “menaikkan derajat sosial” seseorang, khususnya bagi mereka yang ingin selalu ingin dibilang up to date terkait dunia perfilman.

Mereka yang suka menonton di bioskop pun juga pasti merasa bangga telah melihat aksi idolanya di layar lebar ‘lebih dulu’ dibanding orang-orang yang menunggu film tersebut rilis di berbagai platform. Apalagi jika yang ditonton adalah film-film yang berpotensi menjadi box office internasional. Hal itu menjadi 'prestasi' tersendiri yang bisa diceritakan kepada orang-orang di lingkungan sekitar.

Ada Bioskop Gratis Untuk Rakyat di Jakarta Timur

Tidak berbeda seperti zaman sekarang, di awal-awal munculnya bioskop di Indonesia juga dimanfaatkan masyarakat untuk ‘adu gengsi’. Sebab, hanya masyarakat kelas atas saja yang mampu menonton film di bioskop.

Seperti pada tahun 1900 di mana pada saat itu hanya ada satu bioskop yang beroperasi di Indonesia (dulu Hindia Belanda) bernama Talbot (sesuai nama pemiliknya). Bioskop Talbot ini pun menjadi rebutan bangsa kulit putih yang tinggal di Batavia.

Setiap pertunjukannya tidak pernah sepi penonton. Padahal harga tiket yang ditawarkan bioskop Talbot tergolong mahal yakni 2 Gulden untuk tiket kelas 1 dan setengah Gulden untuk tiket kelas dua. Di zaman itu, bahkan setengah Gulden saja sudah bisa mendapatkan 10 kg beras.

Film-film yang ditawarkan pun merupakan film bisu seperti film Fantomas, Zigomar, Tom Mix, Edi Polo, dan film lucu yang dibintangi Charlie Chaplin, Max Linder, Arsene Lupin dengan iringan pertunjukan live orkes musik di dalam bioskop.

Metropole, Gedung Bioskop Tua yang Tak Lekang Dimakan Usia

Bioskop inilah yang menjadi pelopor munculnya bioskop-bioskop lain di Indonesia. Seperti bioskop Schwarz yang malah berakhir tragis setelah gedung bioskopnya hangus terbakar serta bioskop Jules Francois de Calonne yang memopulerkan pemutaran film di lapangan terbuka atau istilah kerennya bioskop misbar (gerimis bubar).

Semenjak itu, kehadiran bioskop di Batavia semakin menjamur seperti bioskop Rex di Kramat Bunder, Cinema di Krekot, Astoria di Pintu Air, Centraal di Jatinegara, dua bioskop masing-masing di Senen dan Tanah Abang (Surya). Kemudian bioskop Thalia di Jl. Hayam Wuruk, Olimo, Orion di Glodog, dan Al Hambra.

Namun, baru di tahun 1951 pemerintah meresmikan bioskop pertama di Indonesia yakni bioskop Metropole yang terletak di dekat persimpangan antara Jalan Pangeran Diponegoro, Jalan Pegangsaan Timur, dan Jalan Proklamasi, di kawasan perumahan mewah Menteng, di Jakarta Pusat.

[Baca Juga: Metropole, Gedung Bioskop Tua yang Tak Lekang Dimakan Usia]

Sampai saat ini, Metropole masih menjadi salah satu bioskop terbesar dan tertua yang masih tersisa di Jakarta. Gedung bioskop Metropole juga telah dinyatakan sebagai Bangunan Cagar Budaya Kelas A yang dilindungi dan tidak boleh dibongkar berdasarkan instruksi Gubernur DKI Jakarta pada 1993.

Ke depannya diprediksi, jumlah bioskop di tanah air akan terus bertambah. Terlebih untuk saat ini bioskop mudah dijumpai karena lokasinya yang berada di titik-titik keramaian seperti di mal, restoran, pusat perbelanjaan, dan pertokoan. Selain itu, banyaknya film yang diproduksi tiap tahunnya membuat eksistensi bioskop akan terus terjaga.


Read More

Artikel Lainnya

tiket.com Buka Pemesanan Konser Internasional Perdana BCL.jpg

Hobi dan Hiburan

tiket.com Buka Pemesanan Konser Internasional Perdana BCL

16 August 2022, 17:28

Pada pekan ini penyanyi Bunga Citra Lestari siap manggung di konser internasional perdananya melalui BCL Blossom Intimate Concert di Singapura dan tiketnya sudah bisa dipesan melalui tiket.com.

Perdana Pasca-Pandemi, Paskibraka di Kota Surabaya Dikukuhkan dengan Formasi Lengkap.jpg

Pendidikan

Perdana Pasca-Pandemi, Paskibraka Surabaya Dikukuhkan dengan Formasi Lengkap

16 August 2022, 15:27

Setelah selama dua tahun upacara HUT RI di Kota Surabaya dihadiri dengan pasukan Paskibraka di bawah 10 orang, untuk upacara besok, formasi 99 anggota telah kembali diterapkan.

Guna Kembangkan Metode WGS, East Ventures Dukung Peluncuran BGSi Kemenkes.jpg

Kesehatan

East Ventures Dukung Peluncuran BGSi Kemenkes

16 August 2022, 13:25

Demi mendorong pengembangan Whole Genome Sequencing di Indonesia, East Ventures memberikan dukungan program BGSi dari Kemenkes RI.

Dijual Tepat Momen HUT RI ke-77, Ini Harga Infinix Smart 6 Plus.jpg

Bisnis

Dijual Tepat Momen HUT RI ke-77, Ini Harga Infinix Smart 6 Plus

16 August 2022, 11:22

Infinix Indonesia kembali umumkan ponsel pintar yang ramah di kantung dan siap dijual perdana di momen 17 Agustus besok.


Comments


Please Login to leave a comment.

  • Suki 2 years, 4 months lalu
    suki

    sini yuuukk pada merapat... asik main game dapat hadiah bonus, dan bisa jadi jutawan juga... hanya di dupa88,net rasakan sensasinya guuuys...... <a href="https://dupa88.co/" rel="nofollow noopener" title="dupa88.net">Click Disini</a>