Sang Ratu Salon, Berikan Kesempatan Transpuan untuk Berkarya

Bisnis

Sang Ratu Salon, Berikan Kesempatan Transpuan untuk Berkarya

Transgender perempuan atau transpuan merupakan salah satu kelompok yang acap kali dipandang sebelah mata serta diskriminasi dan memicu mereka masuk ke dalam kelompok yang termarjinalkan. Sayangnya hal ini kerap kali membuat mereka kesulitan untuk berkarya serta ikut bersaing di dalam ranah pekerjaan layaknya masyarakat pada umumnya. Citra inilah yang berusaha diubah oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) serta Pusat Penelitian HIV & AIDS (PPH) Universitas Katolik Atma Jaya.

Langkah yang dipilih oleh lembaga yang berada di bawah naungan Universitas Atma Jaya itu adalah melalui proyek bertajuk Yes I Can yang sudah berjalan sejak tahun 2017. Di mana pihak Yes I Can merangkul beberapa organisasi yang menaungi anak jalanan, mantan pekerja seks komersial, dan transgender.

Program Yes I Can, Buktikan Kaum Marginal Bisa Bekerja Secara Profesional

Setelah melewati proses panjang, dari mulai seleksi, pelatihan, hingga konsep usaha, Yes I Can telah berhasil merealisasikan visinya dalam menunjukkan bahwa kelompok termarjinalkan pun mampu menunjukkan profesionalitas tinggi bila diberikan kesempatan. Dengan salah satu realisasinya adalah Sang Ratu Salon.

Sang Ratu Salon merupakan unit usaha yang dikelola oleh para transpuan yang ikut dalam proyek Yes I Can. Di mana modalnya berdirinya diberikan oleh pihak Yes I Can dengan pihak Universitas Atma Jaya yang meminjamkan lokasinya selama setahun. Dari salon berukuran 2,5 x 7 meter persegi inilah, pihak Yes I Can dapat melihat bagaimana visi mereka berusaha direalisasikan untuk para transpuan.

[Baca Juga: Program Yes I Can, Buktikan Kaum Marginal Bisa Bekerja Secara Profesional]

“Sebelum mendirikan klinik usaha ini, mereka diberikan pelatihan entrepreneurship. Pada sesi terakhir, teman-teman itu mempunyai target tadi awalnya untuk membuat usaha jenisnya apa, kemudian mereka presentasi. Jadi setiap tiga kelompok tadi (transpuan, anak jalan, dan mantan PSK) memberikan nama (bisnisnya) masing-masing,” ungkap Project Officer Yes I Can Ary Bumi Kartini kepada PingPoint.co.id di HIV/AIDS Research Center Universitas Atma Jaya, Gedung K2, Jalan Jenderal Sudirman No.51, Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan (17/2/2020).

Dari segi lokasi, Sang Ratu Salon berdiri di lokasi Sport Hall Kampus Universitas Atma Jaya yang tepatnya berada di dekat pintu samping kampus yang bersebelahan dengan Plaza Semanggi. Walau berbentuk sederhana dengan hanya tersedia tiga kursi untuk tiga kapster yang akan memberikan pelayanan kecantikan untuk pelanggan tapi salon ini memiliki makna tersendiri untuk kelompok transpuan. Pasalnya, sebanyak enam transpuan yang digandeng oleh Yes I Can mampu menunjukkan kebolehan mereka sekaligus memperlihatkan hasil pelatihan yang selama mereka ikuti.

Sang Ratu Salon, Berikan Kesempatan Transpuan untuk Berkarya

Berbicara mengenai pelatihan kecantikan yang telah dilalui para peserta Yes I Can, mereka bukan hanya sekadar menjalani pelatihan biasa. Mengingat para transpuan disekolahkan di Puspita Martha Beauty School dan lulus dengan sertifikat. Sehingga kemampuannya dalam memberikan layanan rumah kecantikan tidak perlu diragukan lagi. Bahkan dari segi penamaan dari Sang Ratu Salon sendiri, para peserta Yes I Can sendirilah yang menentukannya.

Menariknya walau belum dipromosikan secara besar-besaran, sejak pekan lalu, tepatnya dua hari sebelum peresmian Sang Ratu Salon, pengunjung sudah mulai berdatangan. Dengan konsumennya yang rata-rata merupakan mahasiswa Unversitas Atma Jaya serta masyarakat yang memang mendengar mengenai bagaimana visi dan misi Yes I Can yang direalisasikan dengan salon melalui media sosial.

[Baca Juga: Ketahui Perbedaan Antara Salon dan Klinik Kecantikan]

“Mahasiswa kayaknya hampir setiap hari ada. Kalau misalnya masyarakat luar, kalau saya bilang banyak, ada saja,. Dan mereka tahunya dari Twitter katanya,” tutur Community Representatif Transpuan Titin.

Salah satu kapster yang sempat berdialog dengan PingPoint.co.id, Rere menjelaskan, dirinya merasa senang diberikan kesempatan untuk dapat berkarya oleh Yes I Can. Karena sebelum mengikuti program ini, ia tak memiliki pekerjaan tetap dengan menjadi penonton bayaran di stasiun televisi serta bekerja paruh waktu di restoran.

Ketika ia bergabung dan mengikuti berbagai rintangan hingga pelatihan panjang, semuanya berbuah manis saat akhirnya Rere menerima sertifikat dari Puspita Martha Beauty School. Hal yang membuatnya merasa bangga juga ketika para konsumen yang datang ke Sang Ratu Salon bukan untuk memberikan simpati kepada para transpuan tapi memang untuk benar-benar menerima layanan kecantikan secara profesional layaknya salon komersial pada umumnya. Bahkan respons yang sangat baik juga ditunjukkan oleh pihak universitas dan mahasiswanya pada momen valentine kemarin dengan para kapster yang diberikan coklat.

[Baca Juga: Perempuan Berdaya Melalui Program Warrior Woman Avrist]

“Karena ini benar-benar buat masa depan saya, meskipun sulit, karena sangat sulit. Karena saya yang tadinya tidak pernah megang kuas makeup, akhirnya harus pegang dan ini itu, benar-benar ini menjadi awal bagi saya. Teman-teman saya sudah ada bekal sebelumnya, kalau saya benar-benar dari nol. Ketika masuk pelatihan terus sekolah juga, saya benar-benar belajar dari awal. Untuk bisa pegang kuas, saya bisa makeup, bikin alis, ini benar-benar harus saya harus perjuangin,” tambah Rere

Read More

Artikel Lainnya

Manners Dipandang Penting Dipupuk untuk Anak Sedini Mungkin.jpg

Pendidikan

Manners Dipandang Penting Dipupuk untuk Anak Sedini Mungkin

04 July 2020, 19:35

Menurut penulis Manners Matter No Matter What, manners merupakan aspek yang dipupuk sedini mungkin untuk buah hati dan ini dimulai dari rumah.

Chef Chitra Kreasikan Menu Fusion Barat dan Indonesia di Soul Cafe.jpg

Kuliner

Chef Chitra Kreasikan Menu Fusion Barat dan Indonesia di Soul Café

04 July 2020, 18:00

Terdapat makanan yang terbilang unik di dalam daftar menu Soul Café yang di mana merupakan hasil kreasi Chef Chitra demi menghadirkan menu sehat yang enak.

Soul Café Hadirkan Menu Sehat nan Nikmat ala Chef Chitra .jpg

Kuliner

Soul Café Hadirkan Menu Sehat nan Nikmat ala Chef Chitra

04 July 2020, 16:00

Chef Chitra belum lama ini menghadirkan kafenya yang berkonsep menu sehat di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Tanggung Jawab Sosial Apa dan Siapa yang Mesti Menjalaninya

Bisnis

Tanggung Jawab Sosial: Apa dan Siapa yang Mesti Menjalaninya?

04 July 2020, 10:00

Tanggung jawab sosial ternyata bukan hanya kewajiban yang mesti dijalankan oleh kelompok seperti instansi atau perusahaan. Akan tetapi, setiap individu juga harus menjalankannya.


Comments


Please Login to leave a comment.

  • Asyifa 4 months, 2 weeks lalu
    asyifa

    QQHarian,info merupakan situs betting online yang aman dan terpercaya. Menyediakan Promo Bonus yang Wow dan tidak pernah anda jumpai di tempat lain. Buruan bergabung dan Buktikan sekarang juga serta Menangkan JackPot 100%. Cukup 1 user id saja anda bisa banyak bermain game. Minimal DP/WD hanya 20k/50k saja. Proses pencairan dana cukup dengan waktu max3 menit hingga ratusan juta rupiah. Anda Menang, Kami Bayar. Anda Kalah, Kami Ganti.!!! Untuk info lebih lanjut bisa hub cs kami di livechat/Wa : +63 9954825268 | Line : qqharian | Refferal Code : 8FE83FDE