Saruga Package Bintaro Zero Waster Store 1.jpg

Bisnis

Saruga Package Bisnis yang Peduli dengan Lingkungan

Untuk memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat saat belanja, tidak pernah lepas dari kantong plastik untuk membawa barang belanjanya sampai ke rumah. Pilihan praktis ini pun jika tidak dikendalikan akan membahayakan lingkungan.

Saruga Package Bintaro Zero Waster Store

Plastik tidak mudah diurai dengan cepat, karena bumi membutuhkan waktu puluhan hingga ratusan tahun. Data dari Dirjen Pengelolaan Sampah, Limbah, dan B3 KLHK menyebutkan, total jumlah sampah di Indonesia di 2019 akan mencapai 68 juta ton. Dan, sampah plastik diperkirakan akan mencapai 9,52 juta ton atau 14 persen dari total sampah yang ada.

Banyaknya plastik yang diproduksi dan digunakan masyarakat Indonesia di tiap tahunnya, sampah plastik jadi menumpuk banyak. Bahkan sampah plastik bisa saja sampai ke laut sehingga mencemari ekosistem laut. Melansir laman forbes.com (21/04/2018) Indonesia merupakan salah satu dari 15 negara di Asia yang membuang sampah plastik terbanyak ke laut.

[Baca Juga: Inspiratif! Warga Meruya Utara Olah Sampah Jadi Energi]

Kini, ada model bisnis nonlimbah dengan konsep yang ditawarkan adalah bebas sampah, yakni Saruga Package. Saruga Package menjual berbagai bahan makanan tanpa brand, tanpa kemasan. Anda bisa membelinya dengan membawa wadah yang bisa Anda bawa pulang sampai ke rumah. Hal ini merupakan salah satu solusi terbaik untuk mengurangi limbah plastik. Saruga adalah toko pangan yang 100 persen tidak menggunakan kemasan pertama di Jakarta.

Salah satu founder Saruga Adi Asmawan mengatakan, bisnis ini berawal dari setelah melihat perjuangan teman-teman dalam meminimalisir sampah terutama sampah dalam rumah tangga. “Akhirnya saya mempelajari dari mana sih sampah itu asalnya dan kenapa harus ada sampah,” lanjutnya.

[Baca Juga: Baru Memulai Gaya Hidup Zero Waste? Ikuti Langkah Ini]

Ketertarikan, Adi dalam membuat Saruga yang peduli lingkungan ini karena terdorong untuk ikut berkontribusi gerakan teman-teman.

Adi mengatakan, Saruga berasal dari Bahasa asli Kalimantan (Dayak) yang berarti surga. Target pasar Saruga yang berada di Jalan Taman Bintaro, Sektor 1, Jakarta Selatan ini adalah semua strata, baik pelaku zero waste living maupun yang baru mau mengamalkan gaya hidup minim sampah itu.

Adi Berharap, Saruga Package dapat menjangkau konsumen agar lebih dekat lagi dengan memperluas jaringan bisnis ini.

Read More

Artikel Lainnya

Pelebaran Kreteg Wesi Sampangan, Kota Semarang Selesai Akhir November

Berita Kawasan

Pelebaran Kreteg Wesi Sampangan, Kota Semarang Selesai Akhir November

26 September 2020, 17:46

Menelan anggaran sebesar 20 milyar rupiah, pelebaran akses yang menghubungkan Gunungpati dan Gajahmungkur itu ditargetkan rampung November 2020.

Serunya Nonton Film Bareng di Drive-In Senja Bandung

Hobi dan Hiburan

Serunya Nonton Film Bareng di Drive-In Senja Bandung

26 September 2020, 11:39

Ini dilakukan outdoor. Mudah-mudahan tidak terlalu khawatir juga sama COVID-19. Karena kita berada di mobil sendiri relatif lebih aman.

Di Bawah Rp500 Ribuan, Amazfit Neo Siap Diluncurkan .jpg

Bisnis

Di Bawah Rp500.000-an, Amazfit Neo Siap Diluncurkan

25 September 2020, 18:43

Perusahaan Huami siap meramaikan pasar jam tangan pintar di Indonesia dengan produk Amazfit Neo yang memiliki harga tak sampai Rp500 ribuan.

Memadukan Seni, Sains, dan Teknologi dalam Batik Fractal

Kecantikan dan Fashion

Memadukan Seni, Sains, dan Teknologi dalam Batik Fractal

25 September 2020, 16:06

Ternyata algoritma matematika bisa menghasilkan corak batik. Begini cara membuat batik frctal dengan apliksi yang diciptakan anak bangsa.


Comments


Please Login to leave a comment.