Sebaiknya Perusahaan Fokus Penataan Ruang Sebelum Kembali Beroperasi1.jpg

Properti dan Solusi

Sebaiknya Perusahaan Fokus Menata Ruang Sebelum Kembali Beroperasi

Pemerintah kembali melaporkan perkembangan dari penyebaran virus SARS-CoV-2 di Tanah Air. Hingga Jumat (5/6/2020) melalui situs covid19.go.id, pemerintah mencatat kasus positif COVID-19 di tanah air telah mencapai angka 29.521 kasus dengan rincian 9.443 pasien sembuh dan 1.770 pasien meninggal dunia. DKI Jakarta masih menjadi provinsi dengan angka kasus tertinggi yakni 7.766 kasus. 2.751 pasien diantaranya dinyatakan sembuh, sedangkan pasien meninggal dunia sebanyak 524 orang.

Kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang dijalankan di beberapa wilayah—termasuk DKI Jakarta—di Indonesia kurun waktu lebih dari satu bulan belakangan ini, telah menghasilkan dampak sosial ekonomi bagi masyarakat.

Sebaiknya Perusahaan Fokus Penataan Ruang Sebelum Kembali Beroperasi2.jpg

Sejatinya, Kamis (4/6/2020) kemarin adalah hari terakhir pemberlakuan PSBB di Ibukota. Namun Gubernur Anies Baswedan memutuskan untuk memperpanjangnya kembali sekaligus menetapkan bulan Juni sebagai masa transisi warga Jakarta menuju kenormalan baru atau new normal.

Senada, pemerintah pusat pun melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 juga mengumumkan tahapan rencana pembukaan sektor ekonomi di skala nasional. Dengan demikian, sudah jelas bahwa PSBB akan mulai dilonggarkan.

Kabar ini pun merupakan sinyal bagi seluruh perusahaan untuk bersiap kembali beroperasi, para pekerja pun juga sudah mulai bisa kembali beraktivas ke kantor di tengah pelonggaran pembatasan sosial dan menghadapi kenormalan baru ini.

Meski begitu, para pemilik perusahaan sebaiknya tidak terburu-buru memutuskan untuk segera mengoperasikan perusahaannya kembali, lantaran banyak aspek—khususnya kesehatan—yang perlu dipertimbangkan dan persiapkan. Sebab, situasi new normal yang akan terbentuk harus menyesuaikan berbagai aktivitas.

Sebaiknya Perusahaan Fokus Penataan Ruang Sebelum Kembali Beroperasi3.jpg

Hasil studi yang diterbitkan perusahaan riset, konsultan, dan manajemen properti global, Jones Lang Lasalle atau JJL, menyebut lebih dari 80 persen kliennya yang berada di kawasan Asia Pasifik telah memulai mencari alternatif untuk menjaga bisnis tetap sehat atau melakukan berbagai modifikasi tertentu pada penerapan kantornya, termasuk menyiapkan beberapa panduan baru.

Hal ini termasuk pada perencanaan ruang, fungsi operasional yang didukung dengan penggunaan teknologi, fungsi operasional untuk menavigasi proses kembali ke kantor, skenario desentralisasi atau mendesain ulang untuk melindungi bisnis dan karyawan dalam jangka panjang, dan sebagainya.

“Aktivitas kembali ke kantor akan menjadi langkah bertahap dengan proses multi fase yang kemungkinan akan berevolusi ketika ekonomi terbuka kembali. Ketika orang-orang kembali ke kantor maka prioritas nomor satu adalah memastikan mereka semua bisa kembali ke lingkungan yang aman dan sehat,” ujar Martin Hinge, Executive Managing Director, Project & Development Services JLL Asia Pasifik, dalam keterangan tertulisnya, Jumat (5/6/2020) silam.

Menurutnya, dalam jangka pendek, setiap perusahaan perlu memiliki cara untuk mengadaptasi tempat kerja dengan cepat dan memastikan keselamatan dan kenyamanan karyawan. Dia pun juga memberikan panduan tentang bagaimana menyiapkan ruang kerja pribadi yang tertutup, merancang ruang bersama, hingga ruang terbuka dengan label dan pemisah ruang. Penerapan lainnya, sambung dia, adalah pemasangan teknologi thermal imaging di lobi gedung dan area resepsionis untuk memudahkan pengukuran suhu tubuh.

Sebaiknya Perusahaan Fokus Penataan Ruang Sebelum Kembali Beroperasi4.jpg

Sementara itu, untuk jangka panjang perusahaan harus memiliki perencanaan dan cara memaksimalkan ruang kantor supaya bisa menghemat pengeluaran. Hal ini akan mempermudah karyawan bekerja dari manapun, mengurangi waktu perjalanan ke kantor, dan meningkatkan kenyamanan karyawan.

“Perusahaan bisa mulai memindahkan pekerjaan dari kantor pusat ke tempat-tempat kerja yang lebih kecil dan lebih memadai di sekitar kota. Tempat kerja yang dilengkapi dengan teknologi yang diperlukan ini dapat ditemukan di area yang memiliki infrastruktur yang baik, konektivitas transportasi umum, dan yang menawarkan harga sewa yang lebih rendah,” saran dia.

Seperti diketahui, PSBB pertama kali dijalankan Pemerintahan Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta pada 10 April sampai 24 April 2020 lalu. Kemudian diperpanjang sebanyak dua kali, 24 April sampai 7 Mei dan diundur lagi hingga 22 Mei.

Terakhir perpanjangan PSBB disebut hingga 4 Juni, tapi kembali lagi diperpanjang sebagai masa transisi menuju kenormalan baru. Lantas kapan PSBB benar-benar berakhir? Gubernur Anies tidak memberikan kepastian tanggal definitif. Yang jelas masa transisi ini akan berakhir di pengujung Juni, namun dengan syarat mengikat, yakni, angka indikator penyebaran COVID-19 dalam posisi stabil.


Read More

Artikel Lainnya

Konser Full Team Dewa 19 Siap Digelar di Solo.jpg

Hobi dan Hiburan

Konser Full Team Dewa 19 Siap Digelar di Solo

23 September 2022, 15:57

Setelah sukses digelar di Candi Prambanan, konser Dewa 19 yang menghadirkan full team akan kembali manggung bersama dan kali ini digelar di wilayah Solo.

Perkuat Kehadirannya di Jawa Timur, Amartha Kolaborasi dengan BPR Jatim.jpg

Bisnis

Perkuat Kehadirannya di Jawa Timur, Amartha Kolaborasi dengan BPR Jatim

23 September 2022, 13:56

Baru-baru ini Amartha dan BPR Jatim resmi berkolaborasi dalam upaya menyalurkan Rp250 miliar untuk membantu pengembangan bisnis perempuan pengusaha mikro di wilayah Jawa Timur serta Jawa Tengah.

Ini Pandangan Pakar Unpad Terkait Pencegahan HIVAIDS.jpg

Kesehatan

Ini Pandangan Pakar Unpad Terkait Pencegahan HIV/AIDS

23 September 2022, 11:54

Setelah bulan lalu sempat ramai pembahasan kabar ribuan orang di Kota Bandung yang menderita HIV/AIDS, pakar Universitas Padjadjaran memberikan masukan terkait metode pencegahannya, khususnya di wilayah kampus.

Konsistensi Bambang Suprapto dalam Berkarya Melalui Solo Exhibition Uncertainty

Hobi dan Hiburan

Konsistensi Bambang Suprapto dalam Berkarya Melalui Solo Exhibition ‘Uncertainty’

22 September 2022, 18:20

Seniman muda Kota Malang, Bambang Suprapto, menggelar pameran tunggal yang bertajuk ‘Uncertainty’ di Kedai Lantjar Djaya, Kota Malang.


Comments


Please Login to leave a comment.