Ini Perbedaan Psikolog dan Psikiate

Kesehatan

Sebelum Berkonsultasi, Kenali Perbedaan Psikolog dan Psikiater

Jika Anda memiliki masalah gangguan kesehatan mental, Anda harus segera mencari bantuan profesional. Namun, Anda masih sering bingung, baiknya konsultasi ke psikolog atau psikiater ya?

Tak heran, banyak orang di luar sana yang juga masih sering kebingungan membedakan antara psikolog dengan psikiater walaupun sama-sama dalam menangani masalah gangguan kesehatan mental, tapi keduanya juga memiliki tugas yang berbeda. Biar Anda tidak bingung lagi, berikut penjelasan perbedaan psikiater dengan psikolog, seperti dilansir webmd.com (31/10/2019).

Ini Perbedaan Psikolog dan Psikiater

Baik psikiater dan psikolog biasanya dilatih untuk berlatih psikoterapi, yaitu berbicara dengan pasien tentang masalah mereka. Psikiater dan psikolog sama-sama membantu Anda menangani masalah kesehatan mental. Keduanya ada untuk membicarakan masalah kesehatan mental yang mengganggu Anda. Bertujuan untuk memberi Anda sarana dalam mengelola masalah yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam masalah pendidikan, Psikiater adalah dokter medis (MDs) yang lulus dari sekolah kedokteran, memiliki tahun magang medis dan memiliki 3 tahun residensi dalam penilaian dan perawatan gangguan kesehatan mental.

[Baca Juga: Mari Ubah Stigma Negatif Terhadap Layanan Kesehatan Jiwa]

Sedangkan psikolog, memiliki gelar doktor di bidang psikologi, studi tentang pikiran dan perilaku manusia. Mereka bukan dokter medis. Seorang psikolog dapat memiliki gelar PhD dalam bidang filsafat atau PsyD dalam psikologi klinis atau konseling. Biasanya, mereka melakukan 1-2 tahun magang. Tidak seperti psikiater, psikolog juga terlatih dalam memberikan tes psikologi (seperti tes IQ atau tes kepribadian).

Karena pelatihan medis mereka, psikiater dapat meresepkan obat. Namun, di beberapa negara mengizinkan psikolog untuk meresepkan obat psikiatrik dalam jumlah terbatas jika mereka telah mengambil kursus dalam psikofarmakologi.

[Baca Juga: Buku Ini Ulas Layanan Kesehatan Jiwa di Indonesia]

Psikolog akan melihat secara dekat dan intens tentang bagaimana perilaku Anda. Psikolog akan menganalisa pola tidur, pola makan, dan pikiran negatif yang mungkin hal itulah penyebab munculnya gangguan kesehatan mental Anda.

Sementara psikiater, memiliki keahlian untuk mendiagnosa kesehatan pasien dari dalam, yaitu tentang kerja otak dan saraf manusia. Kerja seorang psikiater juga dapat memberikan resep obat bila gangguan kesehatan mental Anda terlalu parah sehingga pemberian obat itulah yang dapat membuat kesehatan mental Anda menjadi lebih baik dari sebelumnya.

Itulah perbedaan antara psikolog dengan psikiater yang dapat membantu Anda memutuskan untuk menangani masalah gangguan kesehatan mental yang Anda rasakan.

Read More

Artikel Lainnya

JOOX Siap Manjakan Penggemar K-Pop dari Juni Hingga Agustus.jpg

Hobi dan Hiburan

JOOX Siap Manjakan Penggemar K-Pop dari Juni Hingga Agustus

03 June 2020, 21:00

Dengan program terbarunya, JOOX ingin memanjakan para penggemar K-Pop di Tanah Air sekaligus berikan kesempatan berinteraksi dengan idola.

Di Antara Hewan Peliharaan, Kucing Disinyalir Paling Berpotensi Terkena COVID-19.jpg

Kesehatan

Kucing Disinyalir Hewan Peliharaan Paling Berpotensi Terkena COVID-19

03 June 2020, 20:00

Berdasarkan penelitian ahli, di antara semua hewan peliharaan yang dapat terinfeksi COVID-19, kucing berpotensi paling besar terkena.

sejarah KA semarang_1.jpg

Berita Kawasan

Menelusuri Jejak Stasiun Kereta Api Pertama di Semarang

03 June 2020, 19:47

Stasiun Semarang Gudang merupakan stasiun yang dibangun kala penjajahan Belanda. Namun, stasiun tersebut bukanlah stasiun kereta api pertama di Semarang.

Tes Swab di Pasar Perumnas Klender Kedua Temukan 15 Kasus Positif

Kesehatan

Tes Swab di Pasar Perumnas Klender Kedua Temukan 15 Kasus Positif

03 June 2020, 19:30

Pengetesan kedua ini dilakukan karena ditemukan kasus positif sebelumnya, kini ditemukan 15 orang yang positif COVID-19.


Comments


Please Login to leave a comment.