Sebelum Resmi Buka Kembali Rumah Ibadah, Kecamatan Depok Ini Adakan Rapat .jpg

Berita Kawasan

Sebelum Buka Kembali Rumah Ibadah, Kecamatan Depok Ini Adakan Rapat

Pada 3 Juni 2020, sejumlah pihak mengadakan rapat koordinasi (rakor) di Kantor Kecamatan Limo, Kota Depok. Dalam rapat yang dihadiri Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Puskesmas Limo, Satuan Tugas Siaga COVID-19, dan tim optimalisasi PSBB Tahap ke-3 dibahas mengenai langkah persiapan untuk membuka kembali rumah ibadah di wilayah mereka. Pasalnya, PSBB Kota Depok berakhir pada 4 Juni 2020.

Pada rakor itu, hal yang menjadi agenda pembahasan adalah mengenai identifikasi wilayah RW yang telah ditentukan Pemerintah Kota (Pemkot) Depok terkait penerapan Pembatasan Sosial Kampung Siaga atau PSKS. Menurut Kepala UPTD Puskesmas Limo Winarni Naweng, ada sekitar 31 RW dari 19 kelurahan di Kota Depok yang terdapat kasus konfirmasi aktif COVID-19 sama dengan atau lebih besar dari enam. Dengan semua RW di Kecamatan Limo tidak masuk ke dalam daftar puluhan RW tersebut.

[Baca Juga: Tangkal COVID-19, Depok Larang Ibadah Berjamaah dan Merazia Warnet]

Dengan terbebasnya semua RW di sini, maka Kecamatan Limo sudah mulai bisa membuka tempat ibadahnya. Dengan semua pihak yang hadir di rakor tersebut akan langsung menggelar koordinasi dengan perwakilan Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) di Kecamatan Limo.

Sebelum Resmi Buka Kembali Rumah Ibadah, Kecamatan Depok Ini Adakan Rapat.jpg

“Maka kami di wilayah langsung melakukan koordinasi bersama perwakilan beberapa DKM dari perwakilan 40 masjid dan musala agar mempersiapkan rumah ibadah dengan protokol kesehatan yang diatur oleh MUI maupun pemerintah. Sedangkan untuk rumah ibadah lainnya seperti gereja, kami akan kembali lakukan koordinasi besok,” sebut Winarni, sebagaimana dikutip dari berita.depok.go.id (3/6/2020).

Pemkot Depok sendiri sudah mengumumkan bahwa per hari ini masjid-masjid di wilahnya sudah bisa digunakan untuk kegiatan keagamaan, termasuk salat berjamaah. Namun tetap ada protokol kesehatan yang harus dijaga ketat agar memastikan ibadah tetap berjalan aman dari ancaman COVID-19. Dengan hal yang digarisbawahi Pemkot Depok adalah terkait pembatasan usia jamaah yang boleh datang ke masjid.

Sebagaimana dilansir dari metro.tempo.co (4/6/2020), Wali Kota Depok Mohammad Idris menyebut, anak-anak dengan usia di bawah 12 tahun dan lansia disarankan untuk tidak datang ke masjid. Sedangkan untuk jamaah di luar usia tersebut, mereka dapat menjalankan ibadah secara normal tapi dengan syarat tetap harus menjaga jarak antara satu dengan yang lainnya sekitar 1,5 meter. Selain itu untuk mencegah kemungkinan adanya orang luar yang membawa virus SARS-CoV-2, maka masjid hanya diperbolehkan untuk warga setempat.

Sanitasi diri dan masker juga menjadi poin penting bagi jamaah yang ingin menjalankan ibadah di masjid Kota Depok di tengah pandemi COVID-19. Di mana pihak DKM harus memastikan semua jamaah mencuci tangan dengan sabun dan selalu mengenakan masker, jika dilanggar maka pelanggarnya harus siap menerima sanksi.


Read More

Artikel Lainnya

Sentuhan Airy Matte Finish dari Y.O.U Cloud Touch Fixing Tint

Kecantikan dan Fashion

Sentuhan Airy Matte Finish dari Y.O.U Cloud Touch Fixing Tint

17 August 2022, 09:57

Y.O.U Cloud Touch Fixing Tint hadir untuk menambah pilihan bagi para perempuan yang ingin merasakan lip tint dengan formulasi low transfer dengan matte finish yang tahan lama.

tiket.com Buka Pemesanan Konser Internasional Perdana BCL.jpg

Hobi dan Hiburan

tiket.com Buka Pemesanan Konser Internasional Perdana BCL

16 August 2022, 17:28

Pada pekan ini penyanyi Bunga Citra Lestari siap manggung di konser internasional perdananya melalui BCL Blossom Intimate Concert di Singapura dan tiketnya sudah bisa dipesan melalui tiket.com.

Perdana Pasca-Pandemi, Paskibraka di Kota Surabaya Dikukuhkan dengan Formasi Lengkap.jpg

Pendidikan

Perdana Pasca-Pandemi, Paskibraka Surabaya Dikukuhkan dengan Formasi Lengkap

16 August 2022, 15:27

Setelah selama dua tahun upacara HUT RI di Kota Surabaya dihadiri dengan pasukan Paskibraka di bawah 10 orang, untuk upacara besok, formasi 99 anggota telah kembali diterapkan.

Guna Kembangkan Metode WGS, East Ventures Dukung Peluncuran BGSi Kemenkes.jpg

Kesehatan

East Ventures Dukung Peluncuran BGSi Kemenkes

16 August 2022, 13:25

Demi mendorong pengembangan Whole Genome Sequencing di Indonesia, East Ventures memberikan dukungan program BGSi dari Kemenkes RI.


Comments


Please Login to leave a comment.