Sebelum Syuting Film Baru, Ladya Cheryl Selesaikan Film Pendeknya

Hobi dan Hiburan

Sebelum Syuting Film Baru, Ladya Cheryl Selesaikan Film Pendeknya

Pemain sekaligus pembuat film Ladya Cheryl akan menyelesaikan film pendek terbarunya I Had a Dream, sebelum syuting Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas pada akhir tahun ini. Ladya merencanakan I Had a Dream akan selesai pada April mendatang.

“Tahun ini seharusnya udah selesai, tapi kalo film tuh suka detail yang mesti diberesin. Harusnya sih Bulan April sudah selesai”, kata calon pemeran Iteung dalam film yang merupakan adaptasi novel Eka Kurniawan dengan judul yang sama itu. Hal tersebut disampaikan Lidya setelah acara tanya jawab tentang film pendeknya di Kinosaurus, Kemang (22/2/2020).

Menonton Film Ladya Cheryl Kala Sore Hari Seperti Dendam

I Had a Dream memotret ketakutan seorang perempuan yang sedang menjalani kehidupan di negara lain. Ditulis dan disutradarai olehnya sendiri, Ladya memilih aktor utama diperankan oleh seorang perempuan warga negara Jepang.

Pemain Alya dalam Ada Apa Dengan Cinta (2002) itu menjelaskan film pendek yang berdurasi 9-10 menit tersebut terinspirasi dari pengalamannya. “Pengalaman, ketakutan-ketakutan. Tapi kan film itu suka dilebih-lebihkan ya. Jadi ya dari experience ketakutan itu tinggal dilebih-lebihkan aja,” ujarnya disusul dengan tawa.

Sebelum Syuting Film Baru, Ladya Cheryl Selesaikan Film Pendeknya

Proses Produksi

I Had a Dream merupakan salah satu tugasnya saat menjalani studi di The New York School. Jurusan Film Production Certificate mengharuskan Ladya menulis film naratif. Oleh karenanya I Had a Dream akan menjadi film naratif, berbeda dengan film-film pendek sebelumnya seperti Vulgar dan Rial The Real yang merupakan film ekperimental. Namun, wanita penyuka film eksperimental itu tetap memasukkan bumbu-bumbu eksperimental ke dalamnya.

Proses pembuatan film dimulai dari penulisan naskah, dilanjutkan tahap produksi. Pada tahap produksi, filmmaker yang juga pernah menjadi bintang beberapa music video itu pun mulai menyiapkan keperluan seperti lokasi dan casting pemain. Beruntungnya, terdapat situs yang memudahkan para murid perfilman di New York untuk mencari pemain.

[Baca Juga: Cerita Sore Hari Ladya Cheryl Tentang Film Pendek dan Film Barunya]

“Di sana itu salah satu wadah yang mudah untuk mencari pemain, namanya backstage.com. Di situ kita bisa positng sinopsis, karakter yang dibutuhkan, waktu syutingnya, casting-nya hari apa” terangnnya.

Melalui situs itu, Ladya bisa melihat banyak sekali profil orang-orang yang terbiasa bermain film, mulai dari rentang umur, ras, pengalamannya di dunia film, dan sebagainya. Sistemnya, si calon pemain dapat mendekati produser, atau sebaliknya. Mereka yang tertarik ikut casting dapat langsung datang ke tempat casting.

“Lalu [saya] tinggal tunggu aja di ruang casting waktu itu. Kita biasanya kasih slot jam 9-10 pagi, 10-11, jadi mereka tinggal approach di waktu itu. Kita bisa update lagi di jam sekian sampai sekian slot-nya udah nggak ada, mereka bisa isi di slot yang lain. Semudah itu” papar Ladya lebih lanjut.

[Baca Juga: Menilik Perjalanan Pengembangan Film Sonic the Hedgehog]

Untuk lokasi pun demikian. Ladya hanya perlu mendatangi film office, mengisi daftar tempat publik apa saja yang ingin digunakan beserta waktunya, dan syuting dapat dilakukan tanpa membayar sewa. Apabila ada polisi yang bertanya soal perizinan, Ladya tinggal menunjukkan surat yang dikeluarkan oleh film office.

Soal kru, Ladya dibantu oleh teman-teman satu jurusannya. Namun, dirinya tetap mencari kru dari luar teman sekolah.

Sebelum Syuting Film Baru, Ladya Cheryl Selesaikan Film Pendeknya

Aktivitas Saat Ini

Ladya Cheryl dikenal lewat perannya sebagai Alya di Film Ada Apa Dengan Cinta (AADC) pada tahun 2002. Ia lanjut membintangi Biarkan Bintang Menari (2003), Banyu Biru (2005), dan Fiksi (2008), dan terakhir adalah Postcard from The Zoo (2012).

Selain mendalami seni peran, Ladya aktif membuat film pendeknya sendiri. Ia menjadi produser, sutradara, sekaligus penulis Film Pendek Vulgar , Run to Your Mama, Rial The Real, dan Drunk Alien.

Perempuan kelahiran 11 April 1981 itu pun juga pernah menjadi co-writer Cleaning The Fish. Diarahkan oleh Sutradara Myrna Paramita, film garapan Rumah Produksi Buttonijo tersebut berhasil ditayangkan di Festival Film Busan.

[Baca Juga: Prince Claus Award Celebration, Rayakan Karya Eka Kurniawan]

Kini, Ladya tengah menyelesaikan proses produksi I Had a Dream dan sibuk riset untuk mendalami perannya sebagai Iteung di Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas. Film arahan Sutradara Edwin itu merupakan adaptasi dari novel karya Eka Kurniawan yang terbit tahun 2014.

Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas dijadwalkan memasuki proses syuting pada akhir 2020 dan akan tayang di tahun 2021.


Read More

Artikel Lainnya

Semarakan 2022 PMPL SEA Championship, realme Gelar Esports Week.jpg

Bisnis

Semarak 2022 PMPL SEA Championship, realme Gelar Esports Week

30 September 2022, 15:45

Untuk merayakan pertandingam 2022 PMPL SEA Championship, realme memutuskan menghadirkan promo lucky draw bertajuk realme Esports Week.

Peresmian Selma Ciledug, Konsumen Diberikan Edukasi Kesehatan Jantung - Copy.jpg

Bisnis

Peresmian Selma Ciledug, Konsumen Diberikan Edukasi Kesehatan Jantung

30 September 2022, 13:44

Pada momen pembukaan cabang Selma terbaru di daerah Ciledug, ritel mebel di bawah naungan Kawan Lama Group itu menggelar program edukasi kesehatan jantung.

Romokalisari Adventure Land Bawa Berkah untuk UMKM Setempat - Copy.jpg

Bisnis

Romokalisari Adventure Land Bawa Berkah untuk UMKM Setempat

30 September 2022, 11:42

Ternyata Romokalisari Adventure Land yang belum lama ini diresmikan disebut berhasil meningkatkan pemasukan para pelaku UMKM di sana.

Rayakan Peningkatan Okupansi Berkat tiket.com, RedDoorz Berikan Penghargaa n.jpg

Bisnis

Rayakan Peningkatan Okupansi Berkat tiket.com, RedDoorz Berikan Penghargaan

29 September 2022, 19:46

Usai berkolaborasi selama empat tahun terakhir, tiket.com baru-baru ini mendapatkan penghargaan dari RedDoorz yang memandang perusahaan OTA itu berhasil membantu peningkatan industri pariwisata di Tanah Air.


Comments


Please Login to leave a comment.