Sejarah Berdirinya Palang Merah Indonesia

Berita Kawasan

Sejarah Berdirinya Palang Merah Indonesia

Awalnya, Pemerintah Belanda yang mendirikan Palang Merah di Indonesia (PMI) dengan nama Nederlandsche Roode Kruis Afdeeling Indie (NERKAI) lalu dibubarkan pada saat penjajahan Jepang. Inilah sejarah PMI yang dilansir laman pmi.or.id (12/09/2019).

Pada tahun 1932 inilah awal mulanya PMI bangkit yang dipelopori Dr. R. C. L. Senduk dan Dr. Bahder Djohan dengan membuat proposal pendirian yang diajukannya pada kongres NERKAI tahun 1940 sayangnya proposal itu ditolak. Walau ditolak, perjuangan para pemuda dan pelopor PMI tidak berhenti. Mereka kembali mencoba mengajukannya pada saat penjajahan Jepang, namun hasilnya tetap sama, pengajuan proposal mereka kembali ditolak.

Sejarah Berdirinya Palang Merah Indonesia

Proses pembentukan PMI dimulai 3 September 1945. Saat itu Presiden Soekarno memerintahkan Menteri Kesehatan RI Kabinet, Dr. Boentaran I untuk membentuk suatu badan Palang Merah Nasional. Pada 5 September 1945 dibantu panitia lima orang yang terdiri dari Dr. R. Mochtar sebagai Ketua, Dr. Bahder Djohan sebagai Penulis, dan tiga anggota panitia yaitu Dr. R. M. Djoehana Wiradikarta, Dr. Marzuki, dan Dr. Sitanala untuk mempersiapkan terbentuknya Palang Merah Indonesia.

[Baca Juga: Sebelum Donor Darah, Ketahui Dulu Beberapa Syarat Ini]

Akhirnya, pada 17 September 1945, terbentuklah Pengurus Besar Palang Merah Indonesia dengan melantik Presiden Drs. Moh. Hatta sebagai Ketuanya. Dari sinilah Bung Hatta mendapat julukan Bapak PMI.

Di suatu negara hanya ada satu perhimpunan nasional. Tepatnya tanggal 16 Januari 1959, Pemerintah Belanda dengan sukarela membubarkan NERKAI dan menyerahkan asetnya kepada PMI. Saat itu, pihak NERKAI diwakili dr. B. Van Trich dan dari PMI diwakili dr. Bahder Djohan. PMI terus melakukan pemberian bantuan hingga akhirnya Pemerintah Republik Indonesia Serikat mengeluarkan Keppres No. 25 tanggal 16 Januari 1950 dan dikuatkan dengan Keppres No. 246 tanggal 29 November 1963.

[Baca Juga: Manfaat Donor Darah Rutin 2 Bulan Sekali di RS PMI Bogor]

Setelah dikeluarkannya Keppres tersebut, Pemerintah Indonesia mengakui keberadaan PMI dan PMI memiliki peran utamanya untuk memberikan bantuan pertama pada korban bencana alam dan korban perang sesuai dengan isi Konvensi Jenewa 1949.

Pada 15 Juni 1950, secara Internasional keberadaan PMI telah diakui Komite Palang Merah Internasional (ICRC). Setelah itu, PMI diterima menjadi anggota Perhimpunan Nasional ke-68 Liga Perhimpunan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah (Liga) yang sekarang disebut Federasi Internasional Perhimpunan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah (IFRC) pada Oktober 1950.


Read More

Artikel Lainnya

Semarakan 2022 PMPL SEA Championship, realme Gelar Esports Week.jpg

Bisnis

Semarak 2022 PMPL SEA Championship, realme Gelar Esports Week

30 September 2022, 15:45

Untuk merayakan pertandingam 2022 PMPL SEA Championship, realme memutuskan menghadirkan promo lucky draw bertajuk realme Esports Week.

Peresmian Selma Ciledug, Konsumen Diberikan Edukasi Kesehatan Jantung - Copy.jpg

Bisnis

Peresmian Selma Ciledug, Konsumen Diberikan Edukasi Kesehatan Jantung

30 September 2022, 13:44

Pada momen pembukaan cabang Selma terbaru di daerah Ciledug, ritel mebel di bawah naungan Kawan Lama Group itu menggelar program edukasi kesehatan jantung.

Romokalisari Adventure Land Bawa Berkah untuk UMKM Setempat - Copy.jpg

Bisnis

Romokalisari Adventure Land Bawa Berkah untuk UMKM Setempat

30 September 2022, 11:42

Ternyata Romokalisari Adventure Land yang belum lama ini diresmikan disebut berhasil meningkatkan pemasukan para pelaku UMKM di sana.

Rayakan Peningkatan Okupansi Berkat tiket.com, RedDoorz Berikan Penghargaa n.jpg

Bisnis

Rayakan Peningkatan Okupansi Berkat tiket.com, RedDoorz Berikan Penghargaan

29 September 2022, 19:46

Usai berkolaborasi selama empat tahun terakhir, tiket.com baru-baru ini mendapatkan penghargaan dari RedDoorz yang memandang perusahaan OTA itu berhasil membantu peningkatan industri pariwisata di Tanah Air.


Comments


Please Login to leave a comment.