ads
PURI_PENDIDIKAN_SEKOLAH DENGAN KURIKULUM INTERNATIONAL BACCALAUREATE IB DI MERUYA UTARA_OCI-01.jpg

Pendidikan

Sekolah dengan Kurikulum International Baccalaureate di Meruya Utara

Kurikulum International Baccalaureate (IB) adalah salah satu kurikulum internasional yang banyak diterapkan oleh sekolah internasional. Kurikulum IB adalah sistem pendidikan yang memungkinkan setiap anak dapat melanjutkan ke perguruan tinggi di mana pun. Salah satu sekolah internasional yang menerapkan kurikulum ini adalah Tunas Muda International School (TMIS) di Jalan Meruya Utara No. 71, Kembangan, Jakarta Barat.

TMIS adalah sekolah berbasis agama Katolik yang didirikan pada tahun 1994. Tunas Muda telah diotorisasi sebagai IB World School. Tersedia pendidikan bagi siswa-siswi mulai dari taman kanak-kanak (TK) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) dengan dasar pendidikan internasional kurikulum berbasi IB.

IB adalah sistem pendidikan internasional dengan pusat di Genewa Swiss. Pada tahun 1948, Marie-Thérèse Maurette, pendiri IB, menulis “Educational Techniques for peace. Do they exist?” yang menjadi awal mula terciptanya kerangka program IB.

Pada pertengahan 1960-an, sekumpulan guru dari Sekolah Internasional Jenewa (Ecolint) membuat Sindikat Ujian Sekolah Internasional (International Schools Examinations Syndicate) yang menjadi cikal bakal International Baccalaureate Organization (IBO) yang lalu berubah menjadi International Baccalaureate (IB) pada tahun 2007. Pada tahun 1968, program IB DP mulai digunakan di sekolah-sekolah.

[Baca Juga : Mengenal Metode Pendidikan Montessori untuk Anak]

Seperti dikutip dari cnnindonesia.com, International Baccalaureate lahir untuk mendorong setiap anak berpikir bebas, kreatif, berkarakter, dan berwawasan global. Kurikulum ini membagi siswanya dalam tiga program pendidikan:

1 Primer Years Programme untuk 3-12 Tahun

Program ini dirancang agar anak mengembangkan diri dan aktif belajar. Bidang studi yang dipelajari adalah yaitu language, social study, mathematic, art, science, dan physical education.

2 Middle Years Programme untuk 11-16 Tahun

Anak diajarkan untuk menjadi warga dunia dan memiliki karakter positif. Bidang studi yang diajarkan adalah mother tongue, second language, humanities, science, mathematics, art, physical education, dan technology

3 IB Diploma Programme, 16-19 Tahun

Program diploma ini berlangsung selama dua tahun untuk mempersiapkan anak memasuki perguruan tinggi. Dalam tahap ini anak akan memilih salah satu dari enam program yang disediakan dalam bidang matematika, seni, pelajaran sosial, bahasa serta pengalaman eksperimental.

Banyak yang membandingkan perbedaan mencolok antara kurikulum nasional Indonesia dengan kurikulum IB. Kurikulum nasional Indonesia menekankan pada banyaknya pengetahuan (knowledge based). Sedangkan kurikulum IB menekankan pada pemahaman konsep (concept based) sehingga seringkali terdapat kesulitan pada murid yang harus berpindah sekolah antara dua kurikulum tersebut. Kurikulum nasional mengevaluasi murid melalui pekerjaan rumah (PR) dan ulangan, sedangkan IB mengevaluasi murid melalui tugas pribadi dan kelompok serta kemampuan mempresentasikan ide.

Cambridge, kurikulum internasional yang juga banyak dipakai di Indonesia, mendapatkan momentum yang lebih bagus untuk diadopsi oleh murid-murid di Indonesia karena konsepnya mirip dengan kurikulum nasional Indonesia, yaitu, berbasis pengetahuan.

[Baca Juga : Cara Belajar Ilmu Pengetahuan Alam di SMA Plus Pembangunan Jaya]

Saat ini, di Indonesia sudah banyak sekolah yang telah menerapkan sistem pendidikan ini. Kelebihannya tentu membuat anak berwawasan global dan berkesempatan melanjutkan studi di luar negeri. Kelemahannya, pendidikan diploma belum diakui jika melanjutkan studi di dalam negeri. Biaya yang relatif mahal, bahkan beberapa sekolahnya hanya menerima pembayaran dengan mata uang dolar Amerika.

Beberapa contoh sekolah yang telah menerapkan sistem ini adalah Jakarta International School atau JIS, Bandung International School, Bali International School, Sekolah Ciputra, Binus International School, dan Tunas Muda International School di Jalan Meruya Utara, Jakarta Barat.

ads
ads
ads

Artikel Lainnya

Perhatikan Hal ini Ketika Membuat Taman di Rumah.jpg

Properti dan Solusi

Perhatikan Hal ini Ketika Membuat Taman di Rumah

20 February 2019, 4 a.m.  |  4 Views

Banyak manfaat miliki taman di halaman rumah. Taman memberikan sirkulasi udara yang baik. Memandanginya juga baik untuk mata lelah.

Eka Kurniawan Jaga Kesehatan dengan Bersepeda.jpg

Kesehatan

Eka Kurniawan Jaga Kesehatan dengan Bersepeda

20 February 2019, 5 a.m.  |  6 Views

Mengetik berjam-jam di depan layar komputer dapat mengganggu kesehatan. Sastrawan Eka Kurniawan mengatasinya dengan rajin bersepeda.

Ngopi Instagramable di Serpong 1.jpg

Kuliner

4 Tempat Ngopi Instagramable di Serpong

20 February 2019, 3 a.m.  |  4 Views

Secangkir kopi panas jadi kenikmatan hakiki yang tak terbantahkan. Tak ayal, tempat ngopi juga hadir dengan interior instagramable.

Taman Bacaan Inovator.jpg

Pendidikan

Taman Baca Inovator Lahir Atas Nama Literasi

19 February 2019, 4 a.m.  |  48 Views

Gerakan taman bacaan mungkin sudah banyak ditemukan. Namun, Yayasan Taman Baca Inovator punya sentuhan berbeda.


Comments

Please Login to leave a comment.

ads